Wisuda XXII UMGO, Mahasiswi Kristen Rasakan Kenyamanan Berkuliah di Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

24 December 2025

572
Foto Istimewa

Foto Istimewa

GORONTALO, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan inklusivitas. Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan Wisuda UMGO ke-XXII yang berlangsung di Gedung Indoor David Bobihoe Akib, Selasa (23/12/2025).

Salah satu momen yang mencuri perhatian hadir dari Stevany Ruung,S.Kom., wisudawati Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Ilmu Komputer, yang merupakan mahasiswi Kristen. Dalam pidato pesan dan kesan yang disampaikannya mewakili wisudawan dan wisudawati, Stevany mengungkapkan rasa nyaman dan bangganya selama menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Gorontalo.

Stevany menuturkan bahwa keputusannya berkuliah di kampus Muhammadiyah pada awalnya diliputi berbagai keraguan. Sebagai mahasiswa non-Muslim, ia sempat mempertanyakan apakah dirinya akan diterima dan diperlakukan setara di lingkungan kampus berbasis nilai-nilai Islam. 

Namun, pengalaman akademik yang dijalaninya justru menjawab seluruh kekhawatiran tersebut.

“UMGO tidak hanya menjadi tempat saya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga rumah yang mengajarkan makna toleransi, kemanusiaan, dan kebersamaan,” ungkap Stevany dalam pidatonya.

Selama berkuliah, Stevany merasakan suasana akademik yang kondusif dan penuh penghargaan terhadap perbedaan. Ia menyampaikan bahwa keyakinannya dihormati, serta diberi ruang untuk bertumbuh dan berprestasi bersama mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Pengalamannya tinggal di Rusunawa UMGO dan mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan turut memperkuat kesan positif tersebut. Ia merasakan eratnya kebersamaan, saling menghargai, dan nilai persaudaraan yang tumbuh secara alami di lingkungan kampus.

Dalam kesempatan tersebut, Stevany juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang telah membimbing dan membekali mahasiswa dengan ilmu dan karakter, serta kepada orang tua dan keluarga yang senantiasa memberikan doa dan dukungan. 

Ia menegaskan bahwa gelar yang diraih merupakan hasil dari perjuangan bersama.
Di akhir pidatonya, Stevany menyampaikan harapan untuk dapat kembali mengabdi di Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Ia menyatakan keinginannya untuk menjadi bagian dari tenaga pendidik atau tenaga kependidikan sebagai bentuk rasa cinta dan pengabdian kepada kampus yang telah membesarkannya.

Momen tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin, menjadi bukti bahwa Universitas Muhammadiyah Gorontalo adalah ruang pendidikan yang inklusif, terbuka, dan berkomitmen mencetak lulusan yang berilmu, berakhlak, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam keberagaman.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Pada tahun 2024, Idul Adha di Arab Saudi berlangsung lebih awal ....

Suara Muhammadiyah

9 June 2024

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah t....

Suara Muhammadiyah

19 May 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Seruan keras untuk menghentikan penindasan global menjadi sorotan uta....

Suara Muhammadiyah

20 March 2026

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Ponpes Modern Assalaam Sukoharjo  melakukan kunjungan ke Obse....

Suara Muhammadiyah

15 September 2023

Berita

TANGSEL, Suara Muhammadiyah - Pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah Cirendeu Universitas Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

2 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah