Wisuda XXII UMGO, Mahasiswi Kristen Rasakan Kenyamanan Berkuliah di Muhammadiyah

Publish

24 December 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
465
Foto Istimewa

Foto Istimewa

GORONTALO, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan inklusivitas. Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan Wisuda UMGO ke-XXII yang berlangsung di Gedung Indoor David Bobihoe Akib, Selasa (23/12/2025).

Salah satu momen yang mencuri perhatian hadir dari Stevany Ruung,S.Kom., wisudawati Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Ilmu Komputer, yang merupakan mahasiswi Kristen. Dalam pidato pesan dan kesan yang disampaikannya mewakili wisudawan dan wisudawati, Stevany mengungkapkan rasa nyaman dan bangganya selama menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Gorontalo.

Stevany menuturkan bahwa keputusannya berkuliah di kampus Muhammadiyah pada awalnya diliputi berbagai keraguan. Sebagai mahasiswa non-Muslim, ia sempat mempertanyakan apakah dirinya akan diterima dan diperlakukan setara di lingkungan kampus berbasis nilai-nilai Islam. 

Namun, pengalaman akademik yang dijalaninya justru menjawab seluruh kekhawatiran tersebut.

“UMGO tidak hanya menjadi tempat saya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga rumah yang mengajarkan makna toleransi, kemanusiaan, dan kebersamaan,” ungkap Stevany dalam pidatonya.

Selama berkuliah, Stevany merasakan suasana akademik yang kondusif dan penuh penghargaan terhadap perbedaan. Ia menyampaikan bahwa keyakinannya dihormati, serta diberi ruang untuk bertumbuh dan berprestasi bersama mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Pengalamannya tinggal di Rusunawa UMGO dan mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan turut memperkuat kesan positif tersebut. Ia merasakan eratnya kebersamaan, saling menghargai, dan nilai persaudaraan yang tumbuh secara alami di lingkungan kampus.

Dalam kesempatan tersebut, Stevany juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang telah membimbing dan membekali mahasiswa dengan ilmu dan karakter, serta kepada orang tua dan keluarga yang senantiasa memberikan doa dan dukungan. 

Ia menegaskan bahwa gelar yang diraih merupakan hasil dari perjuangan bersama.
Di akhir pidatonya, Stevany menyampaikan harapan untuk dapat kembali mengabdi di Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Ia menyatakan keinginannya untuk menjadi bagian dari tenaga pendidik atau tenaga kependidikan sebagai bentuk rasa cinta dan pengabdian kepada kampus yang telah membesarkannya.

Momen tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin, menjadi bukti bahwa Universitas Muhammadiyah Gorontalo adalah ruang pendidikan yang inklusif, terbuka, dan berkomitmen mencetak lulusan yang berilmu, berakhlak, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam keberagaman.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah (PWPM Kalt....

Suara Muhammadiyah

3 March 2026

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali mengadakan Sosialisasi dan F....

Suara Muhammadiyah

19 May 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dengan penuh kegembiraan, keluarga besar PT Syarikat Cahaya M....

Suara Muhammadiyah

3 May 2025

Berita

Kolaborasi dengan Dinkes dan PDA untuk Jawab Krisis Kesehatan Remaja JEMBER, Suara Muhammadiyah - P....

Suara Muhammadiyah

28 July 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Milad ke 111 Muhammadiyah, sebagai kampus milik Persyarikatan, P....

Suara Muhammadiyah

18 November 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah