Abdul Mu'ti: Tapak Suci Tak Sekadar Bela Diri, tetapi Jalan Dakwah dan Pembentuk Generasi Emas Indonesia

Suara Muhammadiyah

7 August 2026

147
Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI

Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, memberikan apresiasi tinggi kepada Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang dinilainya terus menorehkan berbagai prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Tapak Suci bukan sekadar organisasi bela diri, melainkan juga wahana pembentukan karakter, penguatan mental, dan media dakwah yang efektif. 

Dalam sambutannya pada Sidang Muktamar Tapak Suci Putera Muhammadiyah ke-16 di Universitas Muhammadiyah Semarang, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa kekuatan utama Tapak Suci terletak pada perpaduan antara nilai keimanan, akhlak, dan kemampuan bela diri. 

"Dengan iman dan akhlak kita menjadi kuat. Memang itulah kekuatan Tapak Suci. Tidak hanya membangun fisik yang kuat, tetapi juga menyiapkan mental dan karakter yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan," ujarnya. 

Ia menjelaskan bahwa Tapak Suci memiliki posisi strategis sebagai sarana olahraga sekaligus media dakwah. Melalui olahraga bela diri, pesan-pesan Islam dapat disampaikan dengan pendekatan yang lebih universal sehingga mampu diterima oleh berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. 

"Tapak Suci menjadi sarana olahraga sekaligus dakwah. Dakwah melalui bela diri sangat efektif karena mampu melintas batas dan diterima oleh semua kalangan. Dari olahraga, kita juga membangun generasi yang sehat, kuat, dan berkarakter," katanya. 

Abdul Mu'ti juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda Indonesia saat ini, terutama dalam aspek kesehatan mental. Mengutip data Kementerian Kesehatan, ia menyebutkan bahwa satu dari sepuluh anak muda Indonesia mengalami gangguan jiwa berat. Di sisi lain, angka bunuh diri juga menunjukkan tren peningkatan yang memprihatinkan. 

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa olahraga tidak hanya berfungsi menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi sarana membangun kesehatan mental, budaya hidup sehat, dan peradaban yang maju. 

"Olahraga sejatinya menjadi jalan untuk membangun budaya dan peradaban yang sehat. Karena itu, peran Tapak Suci menjadi semakin penting dalam membentuk generasi yang kuat, sehat, dan memiliki daya tahan menghadapi tantangan zaman," tuturnya. 

Lebih lanjut, Abdul Mu'ti mendorong Tapak Suci untuk terus memperluas kiprahnya di tingkat internasional. Ia berharap pencak silat Tapak Suci semakin dikenal dunia hingga pada akhirnya dapat menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Olimpiade. 

Menurutnya, internasionalisasi Tapak Suci harus menjadi agenda bersama Muhammadiyah. Saat ini Muhammadiyah telah memiliki 31 Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) yang tersebar di berbagai negara serta sekolah Muhammadiyah di Australia. Jaringan global tersebut dinilai menjadi modal besar untuk memperkenalkan Tapak Suci kepada masyarakat dunia. 

"Kita sudah memiliki 31 PCIM di berbagai negara dan sekolah di Australia. Ini menjadi agenda besar kita bersama. Berdakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah, tetapi juga dapat dilakukan melalui olahraga," ungkapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu'ti juga mengaitkan peran Tapak Suci dengan visi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, profil generasi Indonesia unggul hanya dapat diwujudkan melalui pengembangan manusia secara utuh yang memadukan tiga unsur penting, yakni olahraga, olah rasa, dan olah pikir. 

Ketiga aspek tersebut, lanjutnya, telah menjadi bagian dari proses pendidikan yang dijalankan Tapak Suci selama ini, sehingga organisasi ini memiliki kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi muda yang sehat secara fisik, matang secara emosional, cerdas secara intelektual, dan kokoh dalam nilai-nilai keislaman. 

Menutup sambutannya, Abdul Mu'ti mengajak seluruh kader Tapak Suci untuk terus menjadikan organisasi ini sebagai media dakwah yang mencerahkan sekaligus wadah mencetak generasi unggul yang akan membawa Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045. 

"Teruslah berdakwah melalui Tapak Suci dan bersama-sama membangun generasi Indonesia Emas melalui Tapak Suci," pesannya. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pemandangan berbeda terlihat di SD Muhammadiyah Program Khusus....

Suara Muhammadiyah

2 October 2023

Berita

Khutbah Idul Adha 1447 H di Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin Tekankan Makna Qurban di Tengah Tantang....

Suara Muhammadiyah

29 May 2026

Berita

LAMPUNG SELATAN, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka menyambut peserta LPCR CRM Award 2024 yang ....

Suara Muhammadiyah

3 November 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tim Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

16 November 2023

Berita

BUKITTINGGI, Suara Muhammadiyah – Suara Muhammadiyah berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Su....

Suara Muhammadiyah

8 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah