BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Aisyiyah Ranting Kembaran Kabupaten Banyumas pada tanggal 14 April 2026 mengadakan pengajian rutin sebagai sarana pertemuan dengan warga secara rutin. Pengajian kali ini mengambil tema doa-doa dalam Al Quran. Pengajian ini diisi oleh Ustadzah Umi Anjar.
Ketua Ranting Aisyiyah Kembaran Sri Rejeki dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan pengajian ini dapat terus istiqomah dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi seluruh jamaah. Disampaikan juga bahwa melalui pengajian ini diharapkan ibu-ibu jamaah semakin memahami makna doa dalam Al-Qur’an dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ustadzah Umi dalam tausiyahnya menjelaskan bahwa doa-doa dalam Al-Qur’an tidak hanya sebagai bacaan, tetapi juga sebagai pedoman hidup yang mengandung nilai-nilai keimanan, kesabaran, serta keteguhan hati dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Menurut Ustadzah Al-Qur’an adalah hudan (petunjuk) bagi manusia. Membacanya bukan sekadar melafalkan huruf, tetapi juga membuka jalan untuk memahami arah hidup yang benar. Dalam keseharian, bacaan Al-Qur’an mengingatkan kita agar tidak tersesat oleh hawa nafsu dan godaan dunia.
Setiap bacaan Al-Qur’an adalah komunikasi langsung dengan Allah. Ia menjadi sarana mendekatkan diri, memperkuat iman, dan menumbuhkan rasa syukur. Hubungan vertikal ini memberi dampak positif pada hubungan horizontal dengan sesama manusia. OLeh karena itu membaca dan merenungkannya menumbuhkan sifat sabar, jujur, amanah, dan kasih sayang. Hal ini tercermin dalam interaksi sehari-hari: di rumah, di tempat kerja, maupun di masyarakat. Oleh karena itu ketika Al-Qur’an dibaca bersama dalam pengajian, keluarga, atau komunitas, ia mempererat ukhuwah. Bacaan Al-Qur’an menjadi perekat hati, menumbuhkan rasa kebersamaan, dan menguatkan solidaritas sosial.
Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu jamaah dengan penuh semangat dan kekhusyukan, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang memberikan pencerahan dan penguatan spiritual. Dengan terselenggaranya pengajian ini, diharapkan Ranting Aisyiyah Kembaran dapat terus menjadi wadah pembinaan keimanan dan kebersamaan bagi para jamaah. (Darmawan/Eka)
