Amal Usaha Muhammadiyah dan Tekad Untuk Menjadi yang Terbaik

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
579
Buya Anwar Abbas

Buya Anwar Abbas

Oleh: Buya Anwar Abbas, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Salah satu tantangan terberat yang dihadapi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti yang disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir adalah bagaimana membuat AUM tersebut menjadi yang terbaik di bidangnya sesuai dengan level atau tingkatannya. Kalau belum bisa menjadi yang terbaik di level asia tenggara misalnya minimal di level nasional atau propinsi atau kabupaten kota.

Hal ini harus menjadi azam dan cita-cita bagi setiap pimpinan amal usaha Muhammadiyah. Untuk itu beberapa hal yang perlu dan harus mendapat perhatian oleh masing-masing pimpinan AUM adalah: Pertama, menjaga persatuan dan kesatuan diantara civitas amal usaha dan antara civitas amal usaha dengan pimpinan Persyarikatan. 

Kedua, mengembangkan kepemimpinan yang visioner, terbuka , bertanggung jawab dan ramah sehingga bisa mendorong bagi terciptanya partisipasi aktif dari semua pihak untuk berkontribusi positif dalam memajukan amal usaha.

Ketiga, meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang ada di masing-masing amal usaha secara baik dan terukur.

Keempat, menerapkan sistem manajemen yang modern dan reward sistem yang baik. Hal yang terakhir ini tentu dengan memperhatikan tingkat pendapatan dan kemampuan dari masing-masing amal 6usaha.

Kelima, menghormati ide-ide dan gagasan-gagasan yang cemerlang dan berusaha untuk memajukan dan menerapkannya di masing-masing amal usaha.

Keenam, memiliki kemampuan yang baik dalam membangun hubungan dan komunikasi dengan berbagai pihak terutama dengan kelompok kepentingan yang ada serta responsive terhadap perubahan yang terjadi dalam berbagai bidang dan level kehidupan.

Ketujuh, memiliki kecerdasan finansial sehingga mampu mengatasi masalah-masalah yang terkait dengan dana dan keuangan.

Saya melihat jika hal-hal yang disampaikan ketua umum tersebut bisa direspon dan dilaksanakan dengan baik oleh masing-masing amal usaha maka tentu proses mobilitas vertikal dari masing-masing AUM akan terjadi sehingga amal-amal usaha Muhammadiyah akan bisa menjadi Top of Mind atau pilihan utama dan pertama bagi masyarakat. Untuk itu diperlukan kerja keras dan bersungguh-sungguh dari masing-masing pimpinan AUM yang kesemuanya kita harapkan digerakkan dan diorkestrasi oleh keinginan untuk berbakti dan mengabdi kepada Allah Swt. Semoga.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Takwa Dulu atau Syukur Dulu?; Refleksi QS. Ali Imran ayat 123 Oleh: Rais Yudistira, Pengajar M....

Suara Muhammadiyah

25 February 2026

Wawasan

Oleh Bahrus Surur-IyunkKetua Pimda 225 Tapak Suci Sumenep Madura  Hari itu, datang surat berbe....

Suara Muhammadiyah

21 August 2024

Wawasan

Oleh: Izza RohmanKetua Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah New South Wales Australia Alhamdulill....

Suara Muhammadiyah

4 January 2024

Wawasan

Menundukkan Ego dengan Puasa Oleh: Fathan Fari Saputro Puasa tidak hanya soal menahan lapar dan ha....

Suara Muhammadiyah

14 March 2024

Wawasan

Bersyukur dan Bangga ber-Tapak Suci, Renungan Milad ke-61 Tahun Oleh: Suprapto, S.H, M.M, P. Ka, Ke....

Suara Muhammadiyah

31 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah