BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Masjid Al Muttaqiin di Perumahan Grand Tanjung Elok pada kajian Ahad pagi bakda subuh tanggal 25 Januari menghadirkan pembicara Ust.Drs.M Johar,MPd. Dalam kajian ini Ust.Johar menyampaikan mengenai amanah manusia saat diciptakan Allah di muka bumi. Kajian ini dihadiri oleh kurang lebih 200 jamaah.
Disampaikan oleh Ust.Johar dengan mengambil simpulan dari Quran bahwa manusia adalah makhluk yang paling sempurna di muka bumi. Allah telah banyak memberikan keistimewaan kepada manusia. Keistimewaan yang tentu saja tidak diberikan kepada makluk Allah yang lainnya. Manusia perlu menyadari bahwa keistimewaan Allah tersebut bukan tanpa maksud dan tujuan. Sesungguhnya dengan keistimewaan tersebut Allah bermaksud menjadikan manusia sebagai makhluk yang mampu mengemban amanah Allah. Apakah amanah Allah tersebut, dan mengapa harus manusia yang menanggungnya?
Disampaikan dari Quran bahwa ”Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya. Lalu, dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya ia (manusia) sangat zalim lagi sangat bodoh”. (QS. Al-Ahzab : 72 ). Selanjutnya disampaikan bahwa langit, bumi, dan gunung tidak sanggup memikul amanah, karena mereka telah memiliki tugas yang sangat berat, tugas itu harus dilaksanakan ilaa ajalin mutsamma ( sampai kepada janji yang ditentukan/qiyamat ). Bulan tetap mengelilingi bumi, dan bumi tetap mengelilingi matahari, Gunung tetap jadi pasak dari bumi, ada yang mengandung api ada yang tidak.
Dijelaskan seperti yang tercantum dalam surat Al Anbiyat ayat 31 yang berbunyi: “Kami telah menjadikan di bumi gunung-gunung yang kukuh agar (tidak) berguncang bersama mereka dan Kami menjadikan (pula) di sana jalan-jalan yang luas agar mereka mendapat petunjuk.”
Penjelasan ayat tersebut dijelaskan lebih lanjut dengan mengambil hadist Nabi yang diriwayatkan oleh HR At Tirmidzi : “Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyar, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun, telah menceritakan kepada kami al-Awam bin Khausyab, dari Sulaiman bin Abi Sulaiman, dari Anas bin Malik, dari Nabi Muhammad Saw, beliau bersabda, ‘ Begitu Allah usai menciptakan bumi, bumi ini berguncang (bergoyang), sehingga Allah segera menciptakan gunung-gunung, lalu berfirman kepada gunung-gunung tersebut, ‘jadilah dan menetaplah diatasnya’, lalu bumi pun tenang. Para malaikat takjub dengan kehebatan gunung dan berkata, ‘Ya Allah, apakah ada diantara makhluk-Mu yang lebih hebat daripada gunung?’, Allah menjawab, ‘ada ‘besi’ Malaikat bertanya lagi Apakah ada yang lebih hebat dari besi ? ada;api’, malaikat bertanya lagi, ‘Ya Allah, apakah ada diantara makhluk-Mu yang lebih hebat daripada api?’, Allah menjawab, ‘ada;air’, malaikat bertanya lagi, ‘Ya Allah, apakah ada diantara makhluk-Mu yang lebih hebat daripada air?’, Allah menjawab, ‘ada;angin’, malaikat bertanya lagi, ‘Ya Allah, apakah ada diantara makhluk-Mu yang lebih hebat daripada angin?’, Allah menjawab, ‘ada; anak keturunan Adam (Manusia) yang memberikan sedekah dengan tangan kanannya sambil menyembunyikan dari tangan kirinya
Ust.Johar menjelaskan lebih lanjut bahwa Paling tidak ada 4 amanah Allah yang Allah berikan kepada manusia, sebagaimana yang Allah sebutkan dalam ayat diatas: Amanah tauhid, Amanah jasad, Amanah syariah, dan Amanah khalifah.
Amanah tauhid adalah amanah iman yang Allah telah semayamkan kedalam dada/hati manusia, yang sesungguhnya telah Allah berikan semenjak manusia masih berada di rahim ibunya. Dan terhadap amanah tersebut, Allah juga memerintahkan agar manusia mau dan mampu menjaganya.Namun, ternyata betapa banyak manusia yang kemudian mengingkarinya dan kembali kepad Allah dalam kondisi merusak amanah tersebut.
Amanah kedua adalah amanah syariah. Syariah atau seperangkat hukum dan amanah yang harus dijalankan dan dipertanggungjawabkan oleh manusia. Manusia yang menjalankannya akan mendapatkan keselamatan, sedangkan aturan yang telah Allah turunkan melalui para Nabi dan Rasul-Nya adalah manusia yang mengingkarinya akan mendapatkan akibat (dunia) dan azab (akhirat).
Amanah keteriga adalah Amanah khalifah. Khalifah adalah tugas kemanusiaan yang Allah berikan kepada manusia dari proses penciptaan manusia. Manusia adalah makluk yang dipandang paling memungkinkan dan sanggup melaksanakan tugas kekhalifahan tersebut. Allah berfirman:
Secara ringkas Amanah yang diemban oleh manusia adalah Amanah terhadap Allah yaitu menyadari bahwa hidup adalah ujian, dan manusia diminta menjaga kesetiaan kepada Sang Pencipta. Contohnya adalah menjalankan shalat, puasa, zakat, haji, serta menjauhi larangan-Nya. Amanah untuk diri sendiri yaitu menjaga kesehatan, menghindari maksiat, menuntut ilmu, dan mengembangkan potensi diri. Amanah untuk sesama manusia karena manusia adalah khalifah di bumi, sehingga harus menjaga harmoni dan keadilan dalam masyarakat, misalnya menepati janji, berlaku adil, menjaga hak orang lain, serta menolong yang membutuhkan.Amanah keempat yaitu untuk lingkungan, karena alam adalah amanah yang harus dijaga demi keberlangsungan hidup generasi mendatang, misalnya tidak merusak lingkungan, menggunakan sumber daya secara bijak, serta melestarikan alam. (Eka)

