KLATEN, Suara Muhammadiyah - Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kecamatan Bayat, Klaten menggelar kajian buka bersama di Masjid Al-Hadi Paseban, Bayat pada Kamis sore (20/3). Kajian buka bersama ini merupakan agenda kedua setelah agenda bagi takjil yang telah dilaksanakan pada (14/3) sebelumnya.
Suparta selaku ketua PCM Bayat, menyampaikan dalam sambutannya pada kegiatan tersebut. “Sungguh luar biasa junior-junior kami di AMM Bayat, dengan kompak serta konsisten dalam melakukan kegiatan positif seperti ini, saya yakin PCM Bayat suatu saat nanti tidak kesulitan dalam melakukan perkaderan,” tuturnya.
Camat Bayat, Rhokmad Sya’bani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya, menurutnya kegiatan ini merupakan kegiatan yang baik dan perlu dicontoh di Kecamatan Bayat.
“Kegiatan-kegiatan positif seperti ini patut dimasifkan dan disebarluaskan agar menjadi insipirasi dan motivasi pemuda dan pemudi lainnya,” pesan Sya’bani.
Dalam rangkaian kajian kali ini, KH. Sholahuddin Sirizar mengisi kajian dengan mendakwahkan mengenai peran pemuda dan masjid. “Pemuda dan pemudi yang ideal diera kini adalah mereka yang aktivitasnya tersentral di masjid, berangkat dari masjid, pemuda
dan pemudi membangun peradaban yang cerah.” tutur KH. Sholahuddin Sirizar selaku Mudir Ponpes Imam Syuhodo Sukoharjo.
Agenda ini diikuti organisasi otonom yang ada di bawah naungan PCM Bayat, karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang ada di Kecamatan Bayat hingga jamaah masjid Al-Hadi Paseban. Ramai-ramai kebersamaan terlihat ketika para peserta kajian duduk bersama ketika berbuka. (Iks/m)