Aplikasi Deteksi Khasiat Tumbuhan Herbal

Suara Muhammadiyah

14 November 2023

2260
UMM

UMM

MALANG, Suara Muhammadiyah - Berdasarkan data yang diterbitkan oleh IPB, Indonesia menjadi rumah bagi 80% dari seluruh tanaman obat di dunia. Terdapat sekitar 25.000 hingga 30.000 tanaman yang memiliki potensi sebagai bahan obat. Oleh karena itu, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri herbal. Namun, hingga sekarang untuk menjangkau akses informasi herbal secara luas masih sangat sulit. Hal ini dapat berdampak pada penyalahgunaan serta penurunan minat masyarakat pada produk herbal. 

Berangkat dari hal itu, tim yang beranggotakan enam mahasiswa dari empat kampus berbeda se-Malang Raya membuat aplikasi yang Bernama Herbify. Tim Herbify berhasil masuk dalam Top 20 Final Capstone Project Bangkit Academy Batch 1 2023, setelah menyisihkan 786 tim se-Indonesia. Atas prestasinya, mereka mendapatkan dana inkubasi dari Google dan Dikti sebesar Rp140 juta. 

Salah satu anggota tim dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Hania Pratiwi Ningrum mengatakan, Herbify bergerak untuk membantu masyarakat dalam mengakses informasi menyeluruh tentang semua hal yang berkaitan dengan herbal secara akurat. Herbify memiliki visi untuk membuka potensi pasar Indonesia dalam industri herbal. Caranya yakni dengan menjadikan Herbify sebagai central hub dari semua yang berkaitan dengan herbal. Herbify akan bekerja sama dengan berbagai praktisi herbal, pemerintah, produsen herbal, serta komunitas herbal untuk bersama-sama mewujudkan visi mulia tersebut. 

“Jadi terdapat tiga fitur yang diunggulkan pada aplikasi ini, yaitu Herbal Pedia, Herbal Talk, dan Herbal Store. Untuk saat ini, aplikasi masih dalam tahap pengembangan dan akan launching di google play sekitar Desember ini,” ucap mahasiswi informatika itu. 

Ada beberapa fitur dari Herbify, misalnya Herbal Pedia. Yakni kumpulan ensiklopedia mengenai tanaman, herbal dengan sumber terpercaya. Herbify akan bekerja sama dengan herbal Materia Medica Batu (MMB). Konten yang dimuat yaitu seputar pengetahuan mengenai tanaman, khasiat, manfaat, serta cara mengolah tanaman tersebut. Adapula Herbal Talk, layanan konsultasi dengan dokter yang memiliki keahlian di bidang herbal. Kemudian juga Herbal Store merupakan layanan yang menyediakan obat obatan herbal terpercaya. 

“Herbal pedia ini semacam scan deteksi tanaman herbal. Jadi misal kita tidak bisa membedakan mana kunyit dan mana kencur, nanti bisa di scan dan otomatis akan terdeteksi. Semisal tanaman kencur, otomatis akan diarahkan ke penjelasannya mengenai kencur,” jelasnya. 

Dengan adanya aplikasi Herbify ini, ia berharapa bisa lebih mengenal lagi tentang tumbuhan herbal yang ada di Indonesia. Hania menyayangkan kenyataan bahwa banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahui manfaat lain dari tanaman herbal. Padahal ada banyak tumbuhan herbal yang bisa dimanfaatkan dan diolah secara maksimal di Indonesia tanpa harus mengekspornya ke luar negeri. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Ratusan hasil penelitian tentang bahasa, sastra, pembelajaran, ....

Suara Muhammadiyah

8 August 2026

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Jogja Expo (MJE)#4 2025 yang diinisiasi Pimpinan Wilayah M....

Suara Muhammadiyah

14 September 2025

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Banjir yang melanda kecamatan Karanganyar Demak dan sekitarnya mengakiba....

Suara Muhammadiyah

13 February 2024

Berita

PURBALINGGA, Suara Muhammadiyah – Menjadi seorang pemimpin bukan soal jabatan yang mentereng, ....

Suara Muhammadiyah

29 June 2026

Berita

Mahasiswa KKN-Dik UMS Gelar Sosialisasi di Kelurahan Langkai Palangka Raya SURAKARTA, Suara Muhamma....

Suara Muhammadiyah

11 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah