Aslama PTMA Perkuat AIK Multikultural dan Pusat Kaderisasi

Suara Muhammadiyah

31 August 2026

67
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SORONG, Suara Muhammadiyah — Asosiasi Pengelola Asrama Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (Aslama PTMA) bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong menyelenggarakan Seminar Nasional dan Best Practice Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Multikultural PTMA se-Indonesia, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang digelar secara daring ini diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari pengelola asrama, pondok pesantren, dan ma’had di lingkungan PTMA. Seminar menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus refleksi mengenai penguatan pendidikan AIK yang responsif terhadap keragaman budaya dan karakter mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia.

Seminar dibuka oleh Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si. Dalam paparannya, Bambang menekankan pentingnya PTMA memiliki keunggulan yang relevan dengan perubahan zaman, termasuk dalam membekali mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dan dinamika pasar kerja global.

Menurutnya, keberadaan asrama atau dismitori PTMA dapat menjadi kekuatan strategis apabila tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal mahasiswa, tetapi juga dilengkapi dengan program pendidikan, pengembangan bahasa asing, penguatan AIK, dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

“Dunia sudah semakin terbuka. Mahasiswa perlu dibekali agar mampu berkiprah tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global,” demikian pesan yang disampaikan Bambang dalam seminar tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan AI telah mengubah berbagai jenis pekerjaan dan pola kerja. Karena itu, perguruan tinggi perlu menyiapkan mahasiswa dengan kompetensi tambahan agar memiliki daya adaptasi, daya tahan, dan kemampuan bersaing di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat.

Sementara itu, Rektor Unimuda Sorong, Dr. Sirojjuddin, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan komitmen Unimuda untuk terus memberikan pelayanan pendidikan yang prima sekaligus mendorong mahasiswa tampil dan berkontribusi dalam berbagai forum publik.

Ia menilai pengembangan AIK multikultural perlu diperkuat melalui kolaborasi riset antara PTMA di berbagai wilayah Indonesia. Keragaman konteks sosial dan budaya antara kawasan Indonesia bagian Barat dan Timur, menurutnya, merupakan ruang penting untuk mengembangkan praktik pendidikan AIK yang kontekstual dan inklusif.

“Penting bagi kita untuk membangun kolaborasi riset AIK multikultural antara berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Asrama Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Ketua Aslama PTMA, Dra. Muamaroh, M.Hum., Ph.D., menegaskan bahwa PTMA merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari gerakan dakwah Muhammadiyah. Dalam konteks tersebut, asrama mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai ruang pembinaan sekaligus penyemaian kader persyarikatan, kader umat, dan kader bangsa.

Menurut Muamaroh, keberadaan asrama perlu diarahkan menjadi lingkungan pendidikan yang mampu mengintegrasikan pembinaan karakter, internalisasi nilai-nilai keislaman, pengembangan kapasitas mahasiswa, serta kaderisasi Muhammadiyah.

“Asrama mahasiswa tidak boleh hanya menjadi tempat tidur. Asrama harus menjadi ruang pendidikan dan pembinaan yang melahirkan kader persyarikatan, kader umat, dan kader bangsa,” tegasnya.

Ia menyebutkan bahwa lebih dari 56 PTMA di Indonesia telah memiliki asrama atau ma’had. Kondisi tersebut merupakan potensi besar yang perlu dikelola secara sistematis agar keberadaan asrama memberikan kontribusi nyata terhadap visi pendidikan Muhammadiyah.

Bagi Muamaroh, penguatan pengelolaan asrama tidak cukup dilakukan melalui aspek manajerial, tetapi juga memerlukan desain pembinaan yang mampu menjawab perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan keragaman latar belakang mahasiswa.

Belajar dari Praktik AIK Multikultural

Seminar nasional dan Best Practice AIK Multikultural tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang membagikan pengalaman pengembangan AIK di lingkungan PTMA, khususnya dalam konteks masyarakat yang multikultural.

Materi yang disampaikan antara lain “Best Practice AIK Multikultural: Membangun Harmoni dan Pendidikan Inklusif di Ujung Timur Indonesia” dari Unimuda Sorong serta praktik AIK Multikultural di Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin).

Narasumber yang hadir meliputi Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si.; Dra. Muamaroh, M.Hum., Ph.D.; Dr. Muhammad Muzakki, M.Pd., Kepala Lembaga AIK Unimuda Sorong; serta Dr. Ari Anang, M.Pd., Kepala Lembaga Pengembangan AIK Universitas Muhammadiyah Sorong.

Beragam praktik tersebut menunjukkan bahwa pembinaan AIK di PTMA perlu memperhatikan konteks sosial dan budaya setempat tanpa kehilangan prinsip-prinsip dasar Islam dan nilai-nilai Kemuhammadiyahan.

Dengan pendekatan tersebut, AIK diharapkan tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi berkembang menjadi proses pembentukan karakter, sikap keberagamaan yang inklusif, kemampuan hidup dalam keberagaman, dan kesiapan mahasiswa berkontribusi di tengah masyarakat.

Seminar nasional ini sekaligus mempertegas agenda Aslama PTMA untuk mendorong pengelolaan asrama yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada pembentukan mahasiswa yang Islami, unggul, berkemajuan, dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan global. (Supardi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Dalam konferensi Mufasir Muhammadiyah 3 yang berlangsung di Kulonp....

Suara Muhammadiyah

28 August 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Penutupan Darul Arqam Tahap IV bagi dosen Universitas Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

25 May 2026

Berita

Trisula Dasar Pemikiran di Persyarikatan Muhammadiyah: Bayani, Burhani, dan Irfani dengan Penekanan....

Suara Muhammadiyah

26 October 2023

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Lomba da'i dalam rangkaian kegiatan Amaliyah Ramadhan 1446 H, diadakan....

Suara Muhammadiyah

22 March 2025

Berita

MAMUJU, Suara Muhammadiyah - Nasyiatul Aisyiyah melaksanakan Sosialisasi terkait pola asuh oran....

Suara Muhammadiyah

14 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah