PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Kalimantan Tengah menyelenggarakan kegiatan berbagi kado Ramadhan untuk anak panti asuhan Muhammadiyah Al- Maun serta para Dhuafa, serta Buka Puasa Bersama pada Rabu, 11 Maret 2026 di Panti Asuhan Muhammadiyah Al-Maun yang beralamatkan di jalan Melati No. 23, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas, menumbuhkan kepedulian sosial, sekaligus mempererat sinergi gerakan Nasyiatul Aisyiyah Wilayah Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini dipimpin langsung dan dibuka oleh Ketua PWNA Kalteng, Dwi Purbayanti, S.T., M.Si., Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa gerakan sosial yang hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat merupakan bagian penting dari syiar dakwah Muhammadiyah khususnya Nasyiatul Aisyiyah.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga tidak hanya menjadi momentum Ramadhan, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang konsisten memberi manfaat bagi masyarakat khususnya anak panti asuhan serta dhuafa sekitaran, anak panti asuhan jangan berkecil hati tapi kejarlah mimpi dan harapan setinggi langit sehingga menjadi orang yang sukses kedepannya.
“Teruslah bermimpi besar. Kalian tidak sendirian, kalian adalah bagian dari keluarga besar Muhammadiyah yang akan selalu mendukung kalian. Hari ini kami membawa "Kado Lebaran" Jangan dilihat dari nilainya, tapi lihatlah ini sebagai doa dan tanda cinta kami agar adik-adik bisa merayakan Idul Fitri dengan bergembira,” ungkapnya.
Ditegaskan oleh Dwi Purbayanti, inilah identitas Nasyiatul Aisyiyah sebagai gerakan perempuan yang berkemajuan, serta harus terdepan dalam perbuatan nyata terutama dalam kepedulian sosial yang berdampak dan berkelanjutan seperti yang dilakukan pada sore hari ini. "Jadikan setiap paket kado dan senyum yang kita bagikan sore ini sebagai penguat ukhuwah dan bukti bahwa Nasyiah hadir untuk mencerahkan semesta, dimulai dari kedekatan kita dengan mereka yang membutuhkan," tegasnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan perlombaan (kuis) dalam pembagian hadiah hiburan, dan ditutup dengan acara buka puasa dan sholat berjamaah yang dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan. (mf)
