Baitul Arqam PDM Batam, Teguhkan Militansi Kader Persyarikatan

Publish

9 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
161
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BATAM, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batam melalui Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) sukses menggelar kegiatan Baitul Arqam pada Sabtu–Minggu, 7–8 Februari 2026, bertempat di Sekolah Muhammadiyah Plus II, Kecamatan Batam Kota.

Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan majelis, ortom, AUM serta pimpinan cabang dan ranting se-Kota Batam sebagai bagian dari upaya penguatan ideologi dan sistem perkaderan Muhammadiyah.

Ketua MPKSDI PDM Batam, Arif Yosrifani, S.Pd.I, yang juga Ketua Panitia, mengatakan Baitul Arqam merupakan jantung dari sistem perkaderan Muhammadiyah.

“Baitul Arqam ini diambil dari nama rumah Arqam bin Abi al-Arqam, tempat Rasulullah SAW membina para sahabat di awal dakwah. Hari ini kita hadir untuk melakukan hal yang sama, yaitu melakukan recharging energi spiritual dan intelektual sebagai penggerak dakwah di Kota Batam,” ujarnya.

Menurut Arif, Baitul Arqam kali ini dengan tema “Aktualisasi Ideologi Muhammadiyah dalam Membangun Kader”, menekankan pentingnya ideologi tidak hanya berhenti pada teks, tetapi mesti hidup dalam perilaku pimpinan.

“Seringkali ideologi hanya berhenti di tumpukan buku Manhaj Tarjih atau Muqaddimah AD. Padahal pimpinan harus mampu mengaktualisasikannya dalam bentuk integritas, militansi, dan kemandirian,” tegasnya.

Ia menambahkan, melalui Baitul Arqam diharapkan lahir kader yang cerdas secara intelektual, kokoh secara ideologis, matang secara spiritual, dan tangguh secara sosial.

“Batam tahun 2026 adalah kota dengan dinamika luar biasa cepat. Jika kader Muhammadiyah tidak memiliki ideologi yang kuat, kita akan tergerus oleh zaman,” katanya.

Sementara itu, Ketua PDM Kota Batam, H. Zarmi Mazridanto, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan, Baitul Arqam memiliki nilai strategis dalam menjaga arah gerak organisasi agar tetap berpijak pada ideologi Muhammadiyah.

“Baitul Arqam adalah ruang penting untuk membentuk cara berpikir dan cara bersikap pimpinan Muhammadiyah. Dari sinilah lahir kesadaran bersama tentang bagaimana berorganisasi yang benar,” paparnya.

Zarmi menilai tantangan dakwah di Kota Batam semakin kompleks seiring dengan dinamika sebagai kota industri dan digital. Karena itu, menurutnya, penguatan ideologi kader menjadi kunci agar Muhammadiyah tidak kehilangan arah.

“Kalau pimpinan tidak punya fondasi ideologi yang kuat, kita mudah tergerus oleh kepentingan sesaat. Muhammadiyah harus tetap hadir sebagai gerakan dakwah yang mencerahkan dan memberi solusi,” katanya.

Ia berharap Baitul Arqam tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi ditindaklanjuti dengan program nyata di cabang dan ranting, melalui Rencana Tindak Lanjut (RTL).

“Semangat dari forum ini harus diterjemahkan dalam gerakan riil di lapangan, baik dalam pembinaan kader maupun dakwah di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PWM Kepulauan Riau yang diwakili Ustaz Mashudi menyebut Kota Batam sebagai salah satu daerah yang paling aktif dalam aktivitas Muhammadiyah di tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, Batam memang sangat aktif. Dengan Baitul Arqam ini semoga lahir kader-kader yang betulan, bukan kader yang keder,” ujarnya.

Mashudi menekankan pentingnya membangun kader yang militan dan siap membawa bahtera Muhammadiyah, khususnya di wilayah Kepulauan Riau yang masih membutuhkan penguatan organisasi, terutama di pulau-pulau.

“Para pimpinan harus punya kesepahaman bersama tentang cara berorganisasi yang benar, menjadi teladan, dan mampu menggerakkan jamaah,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan berkesan dengan dukungan tim yang solid, dipimpin oleh Master of Training (MoT) Abdur Rauf, S.Th.I., M.Ag, didampingi Instruktur of Training (IoT) M. Faruq Rabbany, serta Sekretaris Panitia Ahmadi Irmansyah Lubis, S.I.Kom., M.I.Kom.. Turut memperkuat kepanitiaan Sekretaris MPKSDI Sucahyo Oktavian Mugihono, S.I.A.N., bersama sejumlah panitia dari PDM dan PDA Kota Batam.

Adapun para pemateri berasal dari tokoh-tokoh Muhammadiyah tingkat PWM Kepulauan Riau dan PDM Kota Batam, yang memberikan penguatan ideologis, wawasan keorganisasian, serta motivasi perkaderan kepada seluruh peserta. (Ifan) 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BATANGHARI, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Batanghari, ....

Suara Muhammadiyah

18 September 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Promosi dan Penerimaan Mahasiswa Baru ....

Suara Muhammadiyah

22 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Pengembangan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LPO PP),....

Suara Muhammadiyah

10 September 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Hari ini, 9 Zulhijah 2024 atau 15 Juni 2024, jemaah haji dari selur....

Suara Muhammadiyah

15 June 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Guru Besar dari Mesir, Maroko, Libya, Thailand dan Malaysia tampil se....

Suara Muhammadiyah

15 October 2025