Baitul Arqam Pimpinan AUM Pekalongan, Perkuat Spirit Bermuhammadiyah

Suara Muhammadiyah

26 January 2026

620
Baitul Arqam dan Capacity Building Pimpinan AUM se-Kabupaten Pekalongan (24/1)

Baitul Arqam dan Capacity Building Pimpinan AUM se-Kabupaten Pekalongan (24/1)

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kabupaten Pekalongan mengikuti kegiatan Baitul Arqam dan Capacity Building yang berlangsung pada 24–25 Januari 2026 di SM Tower Malioboro, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ikhtiar penguatan ideologi, kepemimpinan, serta etos gerakan bagi pimpinan AUM agar semakin solid dalam menggerakkan Persyarikatan.

Salah satu narasumber utama, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan atau yang akrab disapa Gus Bach, menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang spirit kunci bermuhammadiyah sebagai fondasi dalam mengelola dan mengembangkan amal usaha.

Menurut Bachtiar, terdapat lima spirit utama yang harus terus dirawat oleh kader dan pimpinan AUM. Pertama adalah kesungguhan, yaitu komitmen total dalam berkhidmat tanpa setengah-setengah. Kedua, keikhlasan, sebagai ruh gerakan yang membebaskan Muhammadiyah dari kepentingan pribadi dan orientasi duniawi semata.

“Kesungguhan dan keikhlasan ini harus berjalan seiring. Amal usaha bukan sekadar institusi profesional, tetapi juga ladang dakwah dan pengabdian,” tegasnya.

Spirit ketiga yang tak kalah penting adalah kolaborasi. Bachtiar menegaskan bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut Muhammadiyah untuk memperkuat kerja kolektif, lintas struktur, dan lintas bidang. Tidak ada lagi ruang bagi ego sektoral dalam mengelola AUM.

Selanjutnya, ia menyoroti kesabaran sebagai sikap mental yang harus dimiliki pimpinan. Mengelola amal usaha, menurutnya, adalah proses panjang yang penuh dinamika, sehingga membutuhkan ketahanan, ketelatenan, dan keteguhan dalam menghadapi berbagai ujian.

Menariknya, Bachtiar juga menekankan kegembiraan sebagai spirit yang sering terlupakan. “Bermuhammadiyah itu harus bahagia. Jika dijalani dengan gembira, maka dakwah dan pengabdian akan terasa ringan dan penuh makna,” ujarnya.

Kegiatan Baitul Arqam dan Capacity Building ini diharapkan mampu melahirkan pimpinan AUM yang tidak hanya kompeten secara manajerial, tetapi juga kokoh secara ideologis dan spiritual. Dengan demikian, amal usaha Muhammadiyah di Kabupaten Pekalongan dapat terus tumbuh sebagai pilar dakwah, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan umat yang berkemajuan. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tim Pengabdian Masyarakat (PKM) Fakultas Teknologi, Industri dan Infor....

Suara Muhammadiyah

6 January 2026

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah - Kiai Haji Ahmad Dahlan selain telah memelopori jejak, langkah, legasi d....

Suara Muhammadiyah

5 December 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III adakan Ra....

Suara Muhammadiyah

17 June 2026

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 82 murid kelas II SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kotta....

Suara Muhammadiyah

12 September 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Musyawarah Kafilah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kafilah Penunt....

Suara Muhammadiyah

22 April 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah