Bedah Buku Terbitan SM: Inspirasi Berwirausaha Lewat Jihad Ekonomi

Suara Muhammadiyah

5 October 2024

1450
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah – Buku karya Ketua Majelis Pimpinan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bambang Setiadji berjudul “Jihad Kewiraswastaan” dibedah pada Sabtu (5/10). Buku yang diterbitkan oleh Suara Muhammadiyah ini dibedah di Universitas Muhammadiyah Palembang yang dihadiri Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah Deni Asy'ari. Dan ini menjadi rangkaian dari kegiatan Suara Muhammadiyah Road To Sumatera.

Rektor UM Palembang Abid Djazuli mengapresiasi atas dibedahnya buku tersebut. Menurutnya, buku ini sangat penting dijadikan pegangan bagi mahasiswa, khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah. 

“Saya menyampaikan selamat atas pelaksanaan bedah buku ini. Semoga dapat menginspirasi kita dalam menumbuhkan berwirausaha sebagai bagian dari jihad guna mewujudkan Indonesia yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur,” ujarnya.

Abid mengatakan, wirausaha merupakan sebuah aktivitas yang tidak hanya mencari keuntungan finansial semata, tetapi sebagai manifestasi perjuangan untuk menciptakan perubahan positif dalam masyarakat. 

Dalam konteks Islam, Abid menjelaskan, berwirausaha meniscayakan pada perjuangan (jihad) untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan umat dan memperluas kebaikan.

“Dalam Islam jihad tidak hanya terbatas pada peran fisik atau bersenjata, jihad secara luas dimaknai sebagai usaha atau perjuangan dalam mencapai tujuan yang baik dan mulia. Ini mencakup beberapa aspek kehidupan termasuk sosial, spiritual, dan ekonomi,” katanya.

Salah satu aspek penting dari jihad yaitu memperjuangkan spiritual untuk meningkatkan keimanan, mengalahkan hawa nafsu, dan memperbaiki diri sendiri. “Ini bisa berusaha meningkatkan ibadah, dan memperdalam pengetahuan agama,” sebutnya.

Abid menambahkan, jihad yang bisa diimplementasikan yaitu jihad ekonomi. Yakni mencakup usaha untuk memperkuat ekonomi umat, memerangi kemiskinan, dan kesenjangan melalui berbagai ekonomi.

“Dalam hal ini, wiraswasta dapat dianggap sebagai jihad ekonomi. Di mana individu berjuang untuk menciptakan berbagai lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memberdayakan ekonomi umat secara keseluruhan,” tuturnya.

Abid mengetengahkan, implementasi jihad ekonomi harus berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian, dan keadilan. Baginya ini penting untuk diperhatikan secara saksama oleh seluruh masyarakat. 

“Ini berarti dalam berwirausaha sebagai jihad ekonomi setiap individu harus bertindak secara etis dalam berusaha menciptakan dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan,” imbuhnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - 137 siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Prambanan dinyatakan lulus pada t....

Suara Muhammadiyah

27 June 2026

Berita

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Bertempat di  Kampus STIKes Muhammadiyah Tegal aksi yang digelar ol....

Suara Muhammadiyah

7 May 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) di Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

2 March 2026

Berita

ASAHAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Asahan gelar kegiatan dialog Ideopolitor. ....

Suara Muhammadiyah

14 November 2023

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Takjil menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini. Bagaimana tidak, te....

Suara Muhammadiyah

18 March 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah