PURBALINGGA, Suara Muhammadiyah - Bencana banjir dan tanah longsor terjadi pada Jum’at 23 Januari 2026 di Desa Serang, Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. Kejadian banjir dan tanah longsor ini sebagai akibat Hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan luapan aliran sungai sehingga mengakibatkan banjir bandang yang terjadi di beberapa desa yaitu di Kecamatan Karangreja Desa Serang dan Kutabawa, serta Kecamatan Mrebet di desa Sangkanayu.
Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan rumah cukup banyak yang berjumlah ratusan. Di Desa serang Kecamatan Karangreja saja rumah yang rusak berat sebanyak 44 rumah, rusak sedang 17 dan rusak ringan 45. Adapun korban yang terdampat sebanyak 1004 jiwa dan yang meninggal 1 orang. Belum termasuk desa-desa yang lain.
Guna membantu warga yang terkena banjir bandang tersebut MDMC UMP mengirim relawan psikososial untuk bergabung dengan tim MDMC Purbalingga, relawan KOKAM dan LAZISMU Purbalingga dan yang lain ke tempat terdampak banjir dan tanah longsor. Pengiriman relawan ini menjadi pengiriman relawan yang kesekian kalinya setelah pengiriman relawan ke Sumatra Barat, utamanya ke Tapanuli Selatan.
Dalam bencana di Purbalingga ini masyarakat sangat terbuka dalam hal kolaborasi kegiatan relawan. Guna membantu kebutuhan korban banjir bantuan disalaurkan melalui stocklogistik Pos Pelayanan Muhammadiyah Desa Serang. Adapun tim psikososial MDMC UMP membantu memulihkan kondisi psikologis para penyintas. Kondisi psikologis penyintas berada pada tingkat sedang hingga berat pada kelompok anakanak, remaja, ibu, dan bapak.
Tim Relawan Psikososial ditempatkan di Posko pengungsian Villa Sambas Dusun Kaliurip Dukuh. Adapun bantuan logistik berupa paket sembako dan kiychen set. Hal ini membuktikan bahwa MDMC UMP cepat tanggap dalam merespon kasus-kasus kejadian bencana yang betul-betul perlu mendapatkan bantuan dalam menangani penderitaan,termasuk beban psikologis yang dirasakan dengan menerjunkan tim relawan psikososial. (Eka)

