Berdakwah dengan Gembira Bersama PRM Tirtonirmolo Barat

Publish

12 October 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
1320
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tirtonirmolo Barat Kasihan Bantul menggelar Pengajian Khusus, Kamis (10/10). Pengajian ini dipusatkan di Masjid Al-Muttaqien Menayu Kulon, salah satu masjid kebanggaan di wilayah Tirtonirmolo Barat.

Ketua PRM Tirtonirmolo Barat H Sofriyanto SM mengatakan, ajaran Islam yang ditanamkan dalam Muhammadiyah adalah mental suka memberi, berbagi, dan ta’awun (tolong menolong dalam kebajikan). Ini menjadi salah satu ajaran luhur yang sudah semestinyalah diejawantahkan oleh seluruh pimpinan, baik dari tingkat pusat hingga ranting cum warganya di akar rumput.

“Banyak contoh kisah teladan dari Kyai Ahmad Dahlan dan penerusnya secara pribadi mencontohkan kepada kita bagaimana mental memberi, berbagi, dan menolong itu tertanam dalam jiwanya,” tuturnya.

Disambung Sofri, mental memberi, berbagi, dan ta’awun itu direaktualisasikan secara kelembagaan di amal usaha. Antara lain pendidikan, kesehatan, sosial, dan masih banyak lagi. Seluruh masyarakat merasakan dampak dan kemanfaatan yang nyata dari kiprah Muhammadiyah tersebut.

“Bisa dilihat betapa banyak program bantuan dan kepedulian Muhammadiyah terhadap bencana alam maupun bencana kemanusiaan serta bencana sosial yang sudah ditunjukkan oleh Muhammadiyah dan amal usahanya,” katanya.

Sementara, Ketua Majelis Tabligh PWM DIY Miftahulhaq didapuk sebagai narasumber dalam pengajian kali ini. Menurutnya, Muhammadiyah adalah gerakan Islam dakwah amar makruf nahi mungkar yang punya tujuan besar mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Ia menegaskan, Muhammadiyah terus berupaya sedemikian rupa agar bisa mewujudkan cita-cita mulia tersebut.

“Muhammadiyah menjadikan organisasi sebagai media atau alat perjuanganya. Setiap anggota atau siapa saja yang bergabung di Muhammadiyah tidak perlu merasa ragu atau khawatir karena dengan bergabung Muhammadiyah berarti menjalankan ajaran Islam dengan benar, mengingat Muhammadiyah adalah gerakan Islam, dakwah amar makruf nahi munkar dan tajdid, bersumber pada Al-Qur`an dan As-Sunnah,” ujarnya.

Miftahulhaq melanjutkan, Muhammadiyah mengajak seluruh warganya menjalankan dakwah dengan senang dan bergembira. Dakwah berkemajuan yang melahirkan kehidupan mencerahkan.

“Itulah pentingnya Kiai Ahmad Dahlan membentuk Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah, karena kebaikan/amal saleh/dakwah yang dilaksanakan dengan tidak terorganisasi seperti orang menyapu halaman rumah menggunakan sapu lidi yang tidak diikat kencang akibatnya sapu lidi tercerai berai, membuat capek, lidinya mudah patah, dan akhirnya tidak maksimal kebersihannya,” tandasnya. (Fri/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Ibnu Juraimi Yogyakarta me....

Suara Muhammadiyah

21 June 2025

Berita

TUBABA, Suara Muhammadiyah - Bentuk kepedulian nyata ditunjukkan oleh Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan....

Suara Muhammadiyah

18 March 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta menyelenggarakan pentas seni sebagai ....

Suara Muhammadiyah

20 February 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag,....

Suara Muhammadiyah

24 March 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah — Upaya penguatan dakwah dan kaderisasi umat terus digiatkan melalu....

Suara Muhammadiyah

30 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah