Berdakwah dengan Gembira Bersama PRM Tirtonirmolo Barat

Suara Muhammadiyah

12 October 2024

1411
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tirtonirmolo Barat Kasihan Bantul menggelar Pengajian Khusus, Kamis (10/10). Pengajian ini dipusatkan di Masjid Al-Muttaqien Menayu Kulon, salah satu masjid kebanggaan di wilayah Tirtonirmolo Barat.

Ketua PRM Tirtonirmolo Barat H Sofriyanto SM mengatakan, ajaran Islam yang ditanamkan dalam Muhammadiyah adalah mental suka memberi, berbagi, dan ta’awun (tolong menolong dalam kebajikan). Ini menjadi salah satu ajaran luhur yang sudah semestinyalah diejawantahkan oleh seluruh pimpinan, baik dari tingkat pusat hingga ranting cum warganya di akar rumput.

“Banyak contoh kisah teladan dari Kyai Ahmad Dahlan dan penerusnya secara pribadi mencontohkan kepada kita bagaimana mental memberi, berbagi, dan menolong itu tertanam dalam jiwanya,” tuturnya.

Disambung Sofri, mental memberi, berbagi, dan ta’awun itu direaktualisasikan secara kelembagaan di amal usaha. Antara lain pendidikan, kesehatan, sosial, dan masih banyak lagi. Seluruh masyarakat merasakan dampak dan kemanfaatan yang nyata dari kiprah Muhammadiyah tersebut.

“Bisa dilihat betapa banyak program bantuan dan kepedulian Muhammadiyah terhadap bencana alam maupun bencana kemanusiaan serta bencana sosial yang sudah ditunjukkan oleh Muhammadiyah dan amal usahanya,” katanya.

Sementara, Ketua Majelis Tabligh PWM DIY Miftahulhaq didapuk sebagai narasumber dalam pengajian kali ini. Menurutnya, Muhammadiyah adalah gerakan Islam dakwah amar makruf nahi mungkar yang punya tujuan besar mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Ia menegaskan, Muhammadiyah terus berupaya sedemikian rupa agar bisa mewujudkan cita-cita mulia tersebut.

“Muhammadiyah menjadikan organisasi sebagai media atau alat perjuanganya. Setiap anggota atau siapa saja yang bergabung di Muhammadiyah tidak perlu merasa ragu atau khawatir karena dengan bergabung Muhammadiyah berarti menjalankan ajaran Islam dengan benar, mengingat Muhammadiyah adalah gerakan Islam, dakwah amar makruf nahi munkar dan tajdid, bersumber pada Al-Qur`an dan As-Sunnah,” ujarnya.

Miftahulhaq melanjutkan, Muhammadiyah mengajak seluruh warganya menjalankan dakwah dengan senang dan bergembira. Dakwah berkemajuan yang melahirkan kehidupan mencerahkan.

“Itulah pentingnya Kiai Ahmad Dahlan membentuk Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah, karena kebaikan/amal saleh/dakwah yang dilaksanakan dengan tidak terorganisasi seperti orang menyapu halaman rumah menggunakan sapu lidi yang tidak diikat kencang akibatnya sapu lidi tercerai berai, membuat capek, lidinya mudah patah, dan akhirnya tidak maksimal kebersihannya,” tandasnya. (Fri/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEMALANG, Suara Muhammadiyah - Pelaksanaan ujian Tahfidz Qur'an SMA Muhammadiyah 4 Belik gandeng Lem....

Suara Muhammadiyah

17 January 2024

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) sukses menyel....

Suara Muhammadiyah

16 January 2024

Berita

PONOROGO, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka refleksi Milad Muhammadiyah ke-113, Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Berita

Pendidikan Bermutu Untuk Semua Jadi Prioritas Nasional JAKARTA. Kementerian Pendidikan Dasar dan Me....

Suara Muhammadiyah

16 March 2026

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah - Rakyat Indonesia akan melangsungkan pesta demokrasi akbar pada pemil....

Suara Muhammadiyah

18 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah