SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Guna menguatkan tata kelola data dan peningkatan mutu pendidikan anak usia dini (PAUD), Kemendikdasmen RI menggandeng Majelis PAUD Dasmen PP Aisyiyah menggelar Bimbingan Teknis di Hotel Wyndham Surabaya, Jawa Timur, Selasa-Kamis, 20-22 Oktober 2026.
Pembukaan kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rita Pranawati Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Pendidikan Inklusi dan Pemerataan Pendidikan Daerah 3T.
Dalam sambutannya Rita menyampaikan, bahwa kolaborasi untuk melahirkan tata kelola data yang baik tentu sejalan dengan upaya melesatkan mutu pendidikan.
Dalam hal ini, Rita melanjutkan, 'Aisyiyah adalah pionir penggerak PAUD di Indonesia. Maka kolaborasi ini menjadi penting.
Lebih lanjut, dengan adanya program 13 tahun wajib belajar, maka peran dan peluang 'Aisyiyah semakin terbuka lebar. Belum lagi soal pemerataan pendidikan yang secara data masih butuh banyak PR. “Ini peluang juga bagi 'Aisyiyah,” ujar Rita
Semuanya itu, Rita menambahkan, adalah untuk melahirkan generasi cerdas berkarakter. Cerdas penting bagi kemajuan bangsa, berkarakter atau berakhlak adalah pondasi.
Hal yang sama juga disampaikan Latifah Iskandar Ketua PP 'Aisyiyah yang hadir dalam kegiatan pagi ini. Ia menegaskan, data adalah eksistensi. Maksudnya data adalah sumber dan ukuran program dan kebijakan.
Selain itu, digitalisasi adalah untuk mengarahkan anak didik kepada penggunaan piranti digital yang tepat dan terukur.
“Ini tantangan untuk kita semua, melihat begitu dekatnya anak dengan gadget,” terang Latifah.
Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Ketua PWA Jatim Rukmini Amar, Ketua KPAI Diyah Puspita Rini, Wakil Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PP Muhammadiyah, juga Ketua Majelis PAUD Dasmen PP Aisyiyah Fitni Wilis.
Acara kolaborasi Kemendikdasmen dan PAUD Dasmen Aisyiyah ini berlangsung selama 3 hari dan diikuti oleh 80 peserta terdiri dari kepala sekolah dan operasi TK ABA se-Jatim. (gsh)

