Bukan Sekadar Tradisi, tapi Aktualisasi Pribadi Berstandar Tinggi

Suara Muhammadiyah

3 April 2026

522
Dr Siti Aisyah, MAg. Foto: Cris

Dr Siti Aisyah, MAg. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bulan Syawal telah berjalan sampai pertengahan bulan. Momen ini yang ditekankan Ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Siti Aisyah untuk diperhatikan secara saksama.

"Kita hari ini telah berada di tengah-tengah bulan Syawal," ujarnya, menyebut penting memanfaatkan bulan ini dengan sedemikian rupa.

"Masih ada beberapa hari berikutnya (bulan Syawal), yang mesti kita manfaatkan bersama," tuturnya, Jumat (3/4) saat Kajian Rutin dan Syawalan Jamaah Noor Hidayah Pingit di Masjid Adz-Dzakirin, Pingit, Bumijo, Kota Yogyakarta.

Hal yang dimanfaatkan itu, sebut Ais, berupaya tampil menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Salah satu implementasinya adalah dengan saling memberi maaf.

"Sudah menjadi tradisi di Indonesia, setiap bulan Syawal, kita saling memberi maaf dan saling memaafkan kepada sesama," ujarnya.

Meskipun tradisi ini tidak menjadi seruan Tuhan di bulan Syawal, tetapi, implikasinya sangat kongruen dengan maklumat-Nya di Qs ali-Imran ayat 133.

Redaksi ini mengonfirmasikan, kalau umat Islam, harus bersegera menuju ampunan-Nya dan surga yang luasnya seperti langit dan bumi. "Ini disediakan untuk orang-orang bertakwa," tambahnya.

Di sinilah relevansi dari puasa, yang segenap umat Islam bertungkus lumus mengerahkan seluruh pasokan tenaga untuk menjadi manusia berstandar tinggi; manusia bertakwa.

"Perjuangan selama puasa, menahan diri, dari segala hal yang tidak baik. Semua itu ditahan. Semuanya melakukan kebaikan-kebaikan akhirnya menjadi orang bertakwa," tegasnya.

Dan, salah satu karakteristik orang bertakwa, lakunya memantul selalu memaafkan kesalahan orang lain.

"Sejak puasa sudah dilatih tidak boleh marah. Tapi, harus saling memberi maaf. Meskipun tidak dicontohkan tetapi ada isyarat," ulasnya.

Karenanya, memasuki bulan Syawal, sebut Ais, umat Islam mesti tampil menjadi pribadi yang lebih baik. Pribadi takwa, yang memancarkan laku mulia; saling memaafkan, di samping meningkatkan kualitas hidup kian bernas. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Terima Kunjungan Kedutaan Besar Uni Emirat Arab, Soroti Isu Perdamaian d....

Suara Muhammadiyah

7 July 2026

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah -  Majelis Pembinaan Kader Dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan W....

Suara Muhammadiyah

7 September 2024

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah- Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) berkunjung ke Universitas Mu....

Suara Muhammadiyah

21 September 2023

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sewon Utara menggelar Baitul A....

Suara Muhammadiyah

19 April 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terus menggencarkan progr....

Suara Muhammadiyah

13 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah