CERDAS DI MEDIA PUBLIK

Suara Muhammadiyah

2 October 2024

3054
Foto Istimewa

Foto Istimewa

CERDAS DI MEDIA PUBLIK

Beberapa minggu terakhir media sosial di tanah air diramaikan dengan ulah “Si Kacong”. Balita asal Ukraina yang dideportasi ke negara asalnya karena izin masa tinggal dia dan ibunya di Bali telah lama kadaluwarsa. Dengan menenteng kantong plastik lorek sederhana berisi mainannya dia berjalan di depan ibunya. Sedikit keterangan mengantarkan video yang merekam tangis polosnya menarik iba para netizen.

Begitulah media sosial sedemikian cepat membolak-balikkan hati dan mengaduk perasaan netizen. Persis seperti ketika media memberitakan keberhasilan Polisi menangkap Pegi Setiawan.Kuli bangunan yang oleh Polisi diyakini sebagai dalang terbunuhnya Vina dan Ekky delapan tahun yang lalu. Hampir semua netizen bersorak gembira. Beberapa media juga bertepuk tangan memberi aplaus pada Polisi. Namun, ketika ada narasi lain yang lebih kuat berhembus, banyak yang berbalik arah. Doa dan simpati malah didapat oleh Pegi yang terbukti menjadi korban kesembronoan oknum-oknum kepolisian. Apalagi setelah perjuangan Pegi berhasil meyakinkan hakim praperadilan. Kasus hukum yang telah berkekuatan hukum tetap delapan tahun yang lalu itu harus ditelusuri ulang.

Inilah kekuatan media. Dapat membentuk dan menggiring keyakinan mereka mengikuti pemberitaan itu. Di sini ada pertarungan wacana ada adu kekuatan narasi. Siapa yang lebih kuat narasinya akan memenangkan simpati publik. Benar dan salah narasi yang diusung bukan lagi menjadi faktor terpenting yang menentukan keberpihakan itu.

Sebagai pembaca kita harus selalu sadar bahwa di setiap pemberitaan tentang apapun akan selalu ada upaya pembingkaian dan penentuan sudut pandang dalam kepentingan penyampai berita. Inilah yang juga harus kita perhatikan setiap kali menerima atau membaca berita. Tanpa adanya kesadaran ini kita akan sangat mudah diombang-ambingkan dan dipermainkan para “pembuat kebenaran semu” yang piawai bermain dan memainkan narasi ini.

Selengkapnya dapat membeli Majalah Suara Muhammadiyah digital di sini Majalah SM Digital Edisi 17/2024


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Editorial

BERSAMA-SAMA MENYELAMATKAN BUMI Gelombang panas yang menyengat, cuaca ekstrem yang tak menentu, dan....

Suara Muhammadiyah

2 June 2026

Editorial

Buya Hamka: Nasionalisme dan Sedikit Cerita, Wawancara Abdul Hadi Hamka (Cucu Buya Hamka, Penul....

Suara Muhammadiyah

16 April 2024

Editorial

DILEMA ROHINGYA ANTARA KEMANUSIAAN DAN KEAMANAN Kapal demi kapal yang membawa warga Rohingya telah ....

Suara Muhammadiyah

23 February 2024

Editorial

KITA USAHAKAN RUMAH ITU Muhammadiyah sering dibanggakan sebagai organisasi kader. Sejarahnya penuh ....

Suara Muhammadiyah

20 November 2025

Editorial

BUKAN SEKADAR GERAKAN KAUM PEREMPUAN Salah satu harapan Kiai Dahlan adalah hadirnya banyak perempua....

Suara Muhammadiyah

1 July 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah