CERDAS DI MEDIA PUBLIK

Suara Muhammadiyah

2 October 2024

3084
Foto Istimewa

Foto Istimewa

CERDAS DI MEDIA PUBLIK

Beberapa minggu terakhir media sosial di tanah air diramaikan dengan ulah “Si Kacong”. Balita asal Ukraina yang dideportasi ke negara asalnya karena izin masa tinggal dia dan ibunya di Bali telah lama kadaluwarsa. Dengan menenteng kantong plastik lorek sederhana berisi mainannya dia berjalan di depan ibunya. Sedikit keterangan mengantarkan video yang merekam tangis polosnya menarik iba para netizen.

Begitulah media sosial sedemikian cepat membolak-balikkan hati dan mengaduk perasaan netizen. Persis seperti ketika media memberitakan keberhasilan Polisi menangkap Pegi Setiawan.Kuli bangunan yang oleh Polisi diyakini sebagai dalang terbunuhnya Vina dan Ekky delapan tahun yang lalu. Hampir semua netizen bersorak gembira. Beberapa media juga bertepuk tangan memberi aplaus pada Polisi. Namun, ketika ada narasi lain yang lebih kuat berhembus, banyak yang berbalik arah. Doa dan simpati malah didapat oleh Pegi yang terbukti menjadi korban kesembronoan oknum-oknum kepolisian. Apalagi setelah perjuangan Pegi berhasil meyakinkan hakim praperadilan. Kasus hukum yang telah berkekuatan hukum tetap delapan tahun yang lalu itu harus ditelusuri ulang.

Inilah kekuatan media. Dapat membentuk dan menggiring keyakinan mereka mengikuti pemberitaan itu. Di sini ada pertarungan wacana ada adu kekuatan narasi. Siapa yang lebih kuat narasinya akan memenangkan simpati publik. Benar dan salah narasi yang diusung bukan lagi menjadi faktor terpenting yang menentukan keberpihakan itu.

Sebagai pembaca kita harus selalu sadar bahwa di setiap pemberitaan tentang apapun akan selalu ada upaya pembingkaian dan penentuan sudut pandang dalam kepentingan penyampai berita. Inilah yang juga harus kita perhatikan setiap kali menerima atau membaca berita. Tanpa adanya kesadaran ini kita akan sangat mudah diombang-ambingkan dan dipermainkan para “pembuat kebenaran semu” yang piawai bermain dan memainkan narasi ini.

Selengkapnya dapat membeli Majalah Suara Muhammadiyah digital di sini Majalah SM Digital Edisi 17/2024


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Editorial

Masalah dan Tantangan Tabligh Muhammadiyah Oleh Prof DR H Haedar Nashir, M.Si. Majelis tabligh mer....

Suara Muhammadiyah

18 January 2025

Editorial

BELAJAR DARI SEPAK BOLA Sepak bola adalah gambaran kecil kehidupan kita sebagai bangsa. Adalah gair....

Suara Muhammadiyah

3 January 2024

Editorial

BUKAN SEKADAR GERAKAN KAUM PEREMPUAN Salah satu harapan Kiai Dahlan adalah hadirnya banyak perempua....

Suara Muhammadiyah

1 July 2026

Editorial

Tonggak Sejarah Pers dan Cagar Budaya SM Oleh Prof Dr H Haedar Nashir, M Si. Majalah Suara Muhamma....

Suara Muhammadiyah

10 January 2025

Editorial

Oleh: Prof Dr H Haedar Nashir, MSi Alhamdulillah Muhammadiyah memperoleh kepercayaan publik dengan ....

Suara Muhammadiyah

14 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah