PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Orientasi merupakan tahap pengenalan awal untuk memahami situasi, penyesuaian diri di lingkungan baru, arah pandangan dan tujuan seseorang di lingkungan RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya. Orientasi pada tahun 2026 ini banyak diikuti dari berbagai bagian (divisi) diantaranya dokter umum, dokter gigi, perawat, petugas rekam medis, petugas radiologi serta bagian kebersihan (clening service), kegiatan dilaksanakan selama 3 (Tiga) hari Mulai hari Senin – Rabu, 27- 29 Juli 2026, Bertempat di Aula Syafi’i Maarif lantai III.
Acara diawali pembacaan Al – quran yang dibacakan oleh Ustazd hudaturrahman, S.Ag. dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars Muhammadiyah, lalu dilanjutnya sambutan dan paparan, direktur utama, dr. Lia Indriana, Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan langkah awal atau kerja ketika di lapangan (dunia kerja) dilingkungan rumah sakit misalkan cara membersihkan tangan (Hand Hygiene), pemberian bantuan hidup dasar (BHD) dalam menyelamatkan korban henti jantung atau henti napas, serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Rumah Sakit (K3RS).
“Semua pegawai wajib tahu (terdidik) serta terlatih dalam situasi apapun misalkan cara mencuci tangan yang baik dan benar, karena kita ketahui bahwa tangan merupakan media utama dalam penyebaran penyakit (kuman, bakteria, serta virus) apalagi kita yang bekerja di lingkungan rumah sakit. Bahkan kita juga harus belajar bagaimana cara melakukan pertolongan pertama pada pasien henti jantung, maka dari itu kita harus betul –betul mengikuti cara ini,” ujarnya.
Kegiatan dilakukan selama 3 (Tiga) hari, di hari pertama dan kedua paparan dari para pemateri mulai dari materi Al Islam dan ke-Muhammadiyahan, organisasi dan tata kelola rumah sakit, mutu rumah sakit, sasaran keselamatan pasien (SKP), sistem informasi rumah sakit, serta kesehatan dan keselamatan kerja rumah sakit (K3RS).
Di hari kedua pemateri melakukan paparan manajemen komunikasi efektif (MKE), hak dan kewajiban pasien (HPK) sebagai layanan kesehatan, pencegahan dan pengendalian (PPI), bantuan hidup dasar serta aturan dan etik dari pegawai rumah sakit Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya. Sedangkan di hari ketiga akan diadakan praktek bantuan hidup dasar (BHD), komunikasi efektif , cara memadamkan api menggunakan alat pemadam berupa apar beserta rambu-rambunya dalam kondisi kebakaran.
Kegiatan orientasi ini turut dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Kemuhammadiyahan Drs. Mulyono, M.Pd., kepala bagian sumber daya insani (SDI), Rahmawati, SE., serta tim pelaksana orientasi pegawai baru. (mf)

