Kuatkan Ideologi dan Tatakelola Organisasi di Wilayah

Publish

22 January 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1085
UMSU

UMSU

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Ideopolitor Zona 1 yang melibatkan lima Pimpinan Wilayah Muhammadiyah di Sumatera Bagian Utara dibuka secara resmi, Senin (20/1) sore. Ideopolitor dihadiri sekitar 65 utusan dari Aceh, Sumut, Sumbar, Riau dan Kepulauan Riau. Ideopolitor akan berlang secara maraton di enam zona lainnhya.

Enam zona kegiatan ideopolitor yang segera berlangsung di Palembang, Yogyakarta, Jakarta, Makassar, Sorong, dan nanti terakhir di Sidoarjo,” ungkap Sayuti.

Pada pembukaan ideopolitor itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumut (UMSU), Agussani menyampaikan selamat datang kepada semua peserta yang kurang lebih 65 orang. Pada kesempatan ini ia juga minta dukungan sukses Muktamar ke-49 pada 2027 mendatang.

“Mari kita bersama se-Sumatra siap untuk menyukseskan Muktamar ke-49. Kita saat ini sudah menyiapkan gedung Berkemajuan,” katanya. Agussani menuturkan, pada Muktamar ke-49 nanti akan diadakan di Sumut dan saat ini UMSU sedang membangun dua gedung yaitu Gedung Sport Hall Walidah dan Gedung Berkemajuan.

Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto menegaskan, Ideopolitor merupakan upaya pimpinan pusat untuk lebih menguatkan tatakelola organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan yang semakin besar. Muhammadiyah butuh spirit, solidatas dan energy yang besar dalam menjalankan program-program strategis. Hal yang sama disamapikan Sekretaris PP Muhammadiyah yang menyampaikan kata pengantar pada pembukaan ideopolitor zona 1 itu.

Ideopolitor Muhammadiyah Regional Sumatra 1 Resmi dibuka pada Senin (20/1) dengan tuan rumah Wilayah Sumatra Utara (SUMUT) di Hotel D’prima Hotel, Deli Serdang.

Hadir dalam pembukaan ini Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir,  Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Agung Danarto, SyuafiqMughni, Saad Ibrahim, Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti, dan ketua-ketua PW Muhammadiyah dari lima wilayah.

Muhammad Sayuti menyampaikan kegiatan ini adalah program prioritas Persyarikatan, yaitu untuk mengonsolidasikan ideologi dan organisasi gerakan Muhammadiyah untuk menghadapi tantangan ke depan yang kompleks.

Muhammad Sayuti menjelaskan bahwa Ideopolitor ini berbeda dengan penyelenggaraan sebelum-sebelumnya, Ideopolitor tahun ini diselenggarakan di tujuh lokasi.

“Kali ini kita berada di Sumut, Palembang, Yogyakarta, Jakarta, Makassar, Sorong, dan nanti terakhir di Sidoarjo,” ungkap Sayuti.

Sayuti menambahkan, saat ini PP Muhammadiyah ‘jemput bola’ mendekat langsung ke PWM. Oleh karena itu, peserta diharapkan bisa serius dan mengkonsolidasikan hati dan pikiran untuk gerakan Persyarikatan Muhammadiyah.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumut (UMSU), Agussani menyampaikan selamat datang kepada semua peserta yang kurang lebih 65 orang. Pada kesempatan ini ia juga minta dukungan sukses Muktamar ke-49 pada 2027 mendatang.

“Mari kita bersama se-Sumatra siap untuk menyukseskan Muktamar ke-49. Kita saat ini sudah menyiapkan gedung Berkemajuan,” katanya.

Agussani menuturkan, pada Muktamar ke-49 nanti akan diadakan di Sumut dan saat ini UMSU sedang membangun dua gedung yaitu Gedung Sport Hall Walidah dan Gedung Berkemajuan. (Syaifulh/Diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Takerharjo Solokuro Lamongan kekurangan air. Malahan beberapa su....

Suara Muhammadiyah

25 December 2023

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bantul telah dilaksanakan....

Suara Muhammadiyah

21 November 2023

Berita

SERANG, Suara Muhammadiyah - Dalam pembukaan Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah (NA) II di Serang Banten, ....

Suara Muhammadiyah

4 September 2025

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad), Prof Dr Sofyan Anif men....

Suara Muhammadiyah

13 September 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ikatan Alumni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Uhamka (IKAB....

Suara Muhammadiyah

7 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah