CLAP Project PP IPM Bersama US Embassy Gelar STORY

Suara Muhammadiyah

20 December 2024

1546
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Tingkatkan literasi untuk Peradaban Islam

SOLO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) berkomitmen meningkatkan literasi untuk menyongsong peradaban Islam di masa depan melalui kegiatan STORY: Student Write-Art of Culture and Inclusivity di Solia Hotel Yosodipuro Solo, Jawa Tengah pada, Kamis (19/12/2024).

Pada pembukaan kegiatan tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) IPM Riandy Prawita mengatakan program tersebut sudah yang kedua kalinya diselenggarakan di sepanjang tahun ini.

"Kegiatan ini harapannya menjadi contoh bahwa kami bisa berkolaborasi dengan pihak manapun, siapapun. Ini bagian dari ikhtiar kami," katanya.

Riandy mengatakan pada kegiatan yang menjadi rangkaian dari Culture, Literacy, and Art-Based Initiatives on Promoting Inclusive Society atau Clap Project tersebut para peserta yang berasal dari berbagai daerah juga diberikan fasilitas sebagai penunjang pelatihan.

"Tujuannya juga untuk peningkatan kapasitas. Untuk pemateri dari luar Muhammadiyah, malah bagus agar pelajar dapat ilmu baru, agar tidak jago kandang," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti mengatakan sebagai pendiri organisasi Muhammadiyah Ahmad Dahlan memiliki literasi yang luar biasa.

"Ini penting, peradaban ke depan dibangun apabila kita masih mempertahankan literasi itu. Kalau masyarakat gampang terperdaya oleh misleading information atau budaya literasi tidak terbangun maka peradaban Islam nggak tahu kapan lagi bisa bangkit," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya memberikan apresiasi pada program tersebut dengan tujuan untuk membangun peradaban Islam di masa depan.

Muhammad Sayuti mengatakan untuk mewujudkan risalah Islam berkemajuan, Muhammadiyah membutuhkan kader-kader muda.

"Per tahun ada satu juta pelajar Muhammadiyah dan itu adalah potensi yang luar biasa yang harus dibangun, harus diperdayakan, dan dididik untuk masa depan Muhammadiyah," katanya.

Terkait dengan kegiatan tersebut, Project Manager CLAP Uliman Nabila Adinta mengatakan, awalnya ada 60 orang yang mendaftar kegiatan tersebut. Namun setelah melewati proses penjaringan, terpilih 20 orang yang akhirnya mengikuti kegiatan.

"Peserta tersaring melalui beberapa tahapan, ada seleksi administrasi, mengirimkan karyanya, ada yang mengirimkan tulisan, fotografi, video," katanya.

Setelah seleksi administrasi,lanjut Nabila, panitia juga melakukan seleksi wawancara dan ada beberapa asesmen pengetahuan tentang kebudayaan dan kedirian.

"Kemudian akhirnya muncul 20 peserta yang kualifikasinya dari keragaman daerah dan kekaryaan mereka," katanya.

Pada kegiatan yang diselenggarakan selama empat hari tersebut nantinya para peserta akan diajak untuk fieldtrip atau kunjungan lapangan ke beberapa objek, di antaranya Kampung Batik Laweyan, Lokananta, ke Pasar Legi, dan beberapa rumah makan yang khas di Solo.

"Di situ mereka latihan nulis, observasi, dan latihan fotografi. Selanjutnya mereka kami ajak untuk memproduksi karyanya. Harapannya agar mereka campaign lewat media sosial juga," pungkasnya. (am)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MADINA, Suara Muhammadiyah - Ide brilian dari sekelompok anak-anak muda di Ranting Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

8 October 2023

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo terima kunjungan kunjungan studi Kel....

Suara Muhammadiyah

29 February 2024

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - 553 Mahasiswa dari 26 perguruan tinggi di Indonesia sebagai peserta prog....

Suara Muhammadiyah

12 December 2024

Berita

Download Logo Milad Muhammadiyah ke-112 YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pada 18 November 202....

Suara Muhammadiyah

18 November 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Literasi zakat menjadi sangat luar biasa yang mesti terus digenc....

Suara Muhammadiyah

30 July 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah