DAMNas IMM Ciputat: Mengawal Narasi Kebenaran di Era Post-Truth

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
53

Stadium General DAMNas 2026: IMM Didorong Menjadi Penjaga dan Produsen Narasi Kebenaran di Era Post-Truth

TANGERANG SELATAN, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Ciputat sukses menyelenggarakan Stadium General Darul Arqam Madya Nasional (DAMNas) 2026 pada Kamis, (07/05), dengan menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. H. Desri Arwen, Dra. Hj. Muhayah, Ari Aprian Harahap, M.Pd.

Kegiatan ini mengangkat isu tantangan era post-truth serta peran strategis kader IMM dalam menjaga dan memproduksi narasi kebenaran di ruang digital.

Dr. H. Desri Arwen menjelaskan bahwa era post-truth ditandai dengan kondisi ketika opini, emosi, dan sentimen kelompok lebih dipercaya dibanding fakta objektif serta data empiris. Fenomena tersebut juga melahirkan apa yang disebut sebagai “matinya kepakaran”, yakni menurunnya otoritas keilmuan akibat derasnya arus informasi di media sosial.

Menurutnya, kader IMM harus mampu menjadi produsen narasi kebenaran dengan menjadikan media digital sebagai ruang dakwah dan perjuangan intelektual. Ia menekankan pentingnya prinsip tabayyun sebagaimana diajarkan dalam QS. Al-Hujurat ayat 6 sebagai fondasi utama literasi digital Islam.

“Media sosial adalah medan tempur intelektual masa kini. Kemenangan wacana hanya akan diraih oleh mereka yang istiqamah memproduksi konten kebenaran secara masif,” tegas Dr. Desri Arwen.

Sementara itu, Dra. Hj. Muhayah menegaskan bahwa kader IMM memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjaga akal sehat masyarakat di tengah maraknya hoaks, manipulasi informasi, dan polarisasi sosial di ruang digital.

“Di tengah derasnya arus informasi, kader IMM tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus hadir sebagai penjaga akal sehat, penyebar pengetahuan, dan pelopor narasi yang mencerahkan masyarakat,” ujar Muhayah.

Ia menekankan bahwa ruang digital bukan sekadar tempat berbagi informasi, melainkan arena perjuangan ide, nilai, dan gagasan. Oleh karena itu, kader IMM dituntut untuk membangun budaya kritis, selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya, serta memanfaatkan media sebagai sarana dakwah, edukasi, dan advokasi sosial yang santun dan argumentatif.

Di sisi lain ada pemaparan dari Ari Aprian Harahap, turut menekankan pentingnya kesiapan kader IMM dalam menghadapi transformasi sosial dan digital yang semakin kompleks. Menurutnya, tantangan era post-truth tidak hanya berkaitan dengan penyebaran hoaks, tetapi juga menyangkut krisis etika, rendahnya budaya literasi, serta melemahnya kesadaran kritis di kalangan generasi muda.

“Kader IMM harus mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya aktif di ruang organisasi, tetapi juga mampu memengaruhi ruang digital dengan gagasan yang mencerdaskan dan membangun optimisme masyarakat,” ujar Ari Aprian Harahap.

Fathny Rezany Zeyin selaku Penanggungjawab acara tersebut berharap seluruh kader IMM mampu memperkuat kapasitas literasi digital, menjaga integritas dalam bermedia, serta mengambil peran strategis sebagai pelopor narasi Islam Berkemajuan di tengah tantangan era post-truth.

Kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi dan penguatan kapasitas kader agar mampu menjawab tantangan zaman dengan semangat intelektualitas, keislaman, dan keberpihakan pada nilai-nilai kebenaran.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto,....

Suara Muhammadiyah

25 April 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. KH Haedar Nashir, M.Si menyatakan....

Suara Muhammadiyah

23 November 2023

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Ratusan peserta pawai goes meriahkan Milad Muhammadiyah ke 113 PCM Cil....

Suara Muhammadiyah

3 December 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah- Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGA....

Suara Muhammadiyah

20 September 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Perubahan zaman yang terus bergulir meniscayakan ritme dunia ker....

Suara Muhammadiyah

11 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah