Muhammadiyah Selalu Menyamai Maslahat Bukan Mafsadat

Suara Muhammadiyah

23 August 2024

1616
Ketua PP Muhammadiyah Drs HA Dahlan Rais, MHum saat memberikan arahan di Sarasehan LPCRPM PP Muhammadiyah Regional Jawa. Foto: Cris

Ketua PP Muhammadiyah Drs HA Dahlan Rais, MHum saat memberikan arahan di Sarasehan LPCRPM PP Muhammadiyah Regional Jawa. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Drs HA Dahlan Rais, MHum mengatakan, Muhammadiyah dapat diterima oleh masyarakat karena senantiasa memberikan benih kebermanfaatan (maslahat) secara nyata. Manfaatnya bukan sekadar dirasakan secara personal, namun secara keseluruhan.

“Saya kira Muhammadiyah jangkauannya di tanah air ini merata dan paling baik. Kita di Muhammadiyah itu berorientasi bagaimana kita bisa memberikan manfaat,” ujarnya saat membuka Sarasehan Lembaga Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) PP Muhammadiyah Regional Jawa, Jumat (23/8) di Hotel Madina Inn Yogyakarta.

Di samping itu, program yang dijalankan Muhammadiyah jangan sampai tercerabut dari esensinya. Yakni memberikan manfaat selain daripada masyarakat, lebih-lebih khusus bagi para anggota dan jamaahnya. Muhammadiyah telah mengejawantahkannya secara saksama dengan dikemas lebih menarik.

“Kami berharap bagaimana kemudian kita membuat program menarik. Dan saya kira kita telah melakukan sesuatu hal yang menarik. Salah satunya dengan pelatihan pengembangan masjid,” tuturnya.

Dahlan berpesan, masjid Muhammadiyah harus memiliki karakteristik yang bersih. Menurutnya, kebersihan itu mencerminkan sebuah kemajuan. “Penampilan kita harus bersih, apalagi masjid. Bersih itu luar biasa. Bersih itu sehat. Dan bersih itu ciri kemajuan,” sebutnya.

Selain bersih, Masjid Muhammadiyah mesti nyaman. Masjid yang nyaman akan memberikan ketenangan bagi jamaah dalam menjalankan ibadah. “Nyaman itu termasuk bagian dari kegembiraan. Ada suasana gembira, suasana nyaman, dan ini saya kira harus kita jaga bersama,” pesannya. 

Dalam kesempatan itu, Dahlan meminta ada sebuah pengelompokan cabang dan ranting. Tapi, di saat bersamaan, juga ada pengelompokan masjid. Hal ini bisa dilakukan lewat berdasarkan warna, misal warna hijau, dikategorisasikan masjid di cabang atau ranting selalu aktif. Warna kuning dikategorisasikan sedang (aktif, tapi terkadang tidak aktif). Sementara, warna merah sama sekali tidak aktif.

Dahlan mengajak kepada cabang, ranting, dan masjid Muhammadiyah selalu berinovasi. Ini sebagai usaha membesarkan Muhammadiyah lewat penggunaan teknologi informasi digunakan sebaik-baiknya untuk memberikan pengetahuan kemuhammadiyahan bagi umat dan masyarakat seluas-luasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Azelio Afterisya, siswa kelas XII Teknik 1 SMA Muhammadiyah 25 S....

Suara Muhammadiyah

13 April 2026

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menyelenggarakan acara pemberia....

Suara Muhammadiyah

23 December 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Dr H M R....

Suara Muhammadiyah

18 June 2024

Berita

YIWU, Suara Muhammadiyah - Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) resmi menggelar Open Trip Bisnis Indone....

Suara Muhammadiyah

28 August 2026

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah - Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Eks Karesidenan Kedu berkolabo....

Suara Muhammadiyah

18 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah