Belajar Kearifan Lokal, Siswa SMP Muhammadiyah PK Home Stay di Desa

Publish

13 November 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1418
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mengakrabkan para siswa dengan masyarakat desa menjadi salah satu cara SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengajarkan karakter kearifan lokal. Melalui program home stay tersebut, 124 siswa kelas 7 menginap di rumah penduduk Desa Pilang, Ketitang, Nogosari, Boyolali selama tiga hari dua malam pada Kamis-Sabtu (2-4/11).

Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko, M.Pd., menyampaikan program unggulan sekolah berupa home stay memang didesain untuk mengajak para siswa belajar di masyarakat. Kegiatan tersebut untuk memperkuat karakter kearifan lokal para siswa seperti kemandirian, rasa syukur, dan gaya hidup sederhana.

“Kegiatan home stay rutin dilakukan setiap tahun dan wajib diiikuti siswa kelas 7. Para siswa kita titipkan di rumah orang tua asuh selama tiga hari dua malam untuk mengikuti kegiatan bersama orang tua tersebut seperti mengolah sawah, mencari pakan ternak, membantu memasak, keberihan di rumah, dan sebagainya,” ungkapnya.

Hari pertama home stay, para siswa melakukan ramah tamah dengan orang tua asuh, mengenal profil keluarga, dan mengenal lingkungan masyarakat sekitar. Selain itu, para siswa mengajar santri dan menggelar ragam perlombaan di TPA Masjid Taqwa. Perlombaan tersebut seperti lomba azan, lomba hafalan surat, mewarnai, lomba tafidz, murrotal, dan mewarnai. Agar melatih percaya diri tampil di depan publik, setiap selesai sholat berjamaah secara bergiliran para siswa melakukan ceramah kultum.

Hari kedua, para siswa diajak untuk belajar ke home industri di Desa Pilang. Terdapat home industri pembuatan tempe dan rambak. Mereka naik kereta kelinci sembari menikmati suasana sejuk persawahan. Pemilik home industri pembuatan tempe, Pak Agus, mengaku senang menerima kedatangan para siswa. Pak Agus mengajak para siswa melihat proses pembuatan tempe. Hal serupa juga disampaikan Bu Yuli, pemilik home industri pembuatan rambak. Ia mengajak para siswa praktik memotong adonan rambak.

“Saya jelaskan kepada anak-anak bagaimana cara membuat rambak dari mempersiapkan tepung terigu, tepung tapioka, bumbu ketumbar, membuat adonan hingga memotong adonan rambak,” ungkap Yuli, pengusaha rambak.

Salah satu siswa peserta home stay, Nadira Evaretta Althaf mengaku senang mengikuti home stay. Ia mengaku baru pertama kali menjadi panitia lomba TPA di masjid. “Saya ikut merasakan antusias lomba dengan senang dan bahagia. Karena baru pertama kali untuk menjadi panitia dan mengajari anak-anak TPA. Adik-adik juga langsung akrab dengan kami,” ceritanya.

Sementara itu, Takmir Masjid At Taqwa, Pilang, Supriyatno, merasa senang dan bahagia karena suasana desa menjadi seperti kampung santri. Biasanya suasana sepi, sekarang mendadak desa menjadi ramai aktivitas anak-anak.

Hari terakhir home stay diisi dengan kegiatan pengajian dan bakti sosial. Pengajian akbar digelar di Masjid Taqwa Pilang dengan pembicara Ustadz Muhammad Muslih S.Ag, M.Ag. Peserta pengajian adalah warga masyarakat desa. Adapun, bakti sosial digelar pada Sabtu pagi. Baksos berupa tebus murah paket sembako seharga sepuluh ribu rupiah. Paket sembako bersisi berisi minyak, beras, gula, teh, mi, dan kecap. Para siswa membantu menyalurkan baksos kepada masyarakat. (Aryanto)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

REMBANG, Suara Muhammadiyah- Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq menga....

Suara Muhammadiyah

10 May 2025

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah – Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Daerah ‘Aisyiya....

Suara Muhammadiyah

6 July 2024

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Rumah sakit Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya Kalimantan Teng....

Suara Muhammadiyah

16 January 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Aksi ekologis bersih Pantai Teluk Penyu dalam rangka semarak Milad ke-....

Suara Muhammadiyah

26 May 2026

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah – Gerakan kekebalan siswa meningkat. Hal ini berdasarkan surat dari K....

Suara Muhammadiyah

17 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah