GRESIK, Suara Muhammadiyah — Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 10 GKB (SMAMIO) menggelar De-Talks (Dakwah and Education Talkshow), Senin (5/1) di Masjid Al Mizan SMAMIO.
Kegiatan ini sebagai pelatihan dakwah remaja yang menjadi agenda pembuka masuk sekolah pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026.
Kegiatan De-Talks bertujuan menumbuhkan semangat dakwah di kalangan pelajar serta membekali siswa dengan pemahaman dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya di era digital. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SMAMIO dengan antusias.
Ketua IPM SMAMIO, Khatarisma Indah menyampaikan, De-Talks merupakan upaya IPM dalam mendorong pelajar agar berani mengambil peran sebagai agen dakwah di lingkungan masing-masing.
"Dakwah pelajar tidak terbatas pada ceramah, tetapi juga dapat diwujudkan melalui sikap, karya, dan pemanfaatan media sosial secara positif," tuturnya.
Sebagai pemateri utama, IPM SMAMIO menghadirkan Ustadz Afkar Jauhara, pegiat dakwah sekaligus konten kreator dakwah asal Surabaya. Dalam pemaparannya, Ustadz Afkar menekankan pentingnya dakwah yang disampaikan secara kreatif, santun, dan sesuai dengan karakter generasi muda.
“Remaja memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor dakwah. Dakwah bisa dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Kepala SMAMIO, Ulyatun Nikmah, MPd mengapresiasi inisiatif IPM dalam menghadirkan kegiatan yang bersifat edukatif dan berorientasi pada pembinaan karakter pelajar.
"Kegiatan De-Talks mampu memberikan dampak positif bagi penguatan nilai keislaman dan kepemimpinan siswa," ucapnya.
Selain penyampaian materi, De-Talks juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi peserta untuk bertanya serta berbagi pengalaman terkait tantangan dakwah di kalangan remaja.

