Diikuti Ribuan Peserta, KSMN II Ditutup Dalam Suasana Haru dan Penuh Khidmat

Suara Muhammadiyah

24 September 2026

208
KSMN 2

KSMN 2

MALANG, Suara Muhammadiyah – Rangkaian Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) ke-2 Tahun 2026 resmi berakhir pada Rabu, 24 September 2026 di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Upacara penutupan yang dimulai pukul 08.00 pagi berlangsung khidmat dan penuh haru. Hal ini menandai berakhirnya perkemahan selama empat hari yang diikuti 1.523 peserta santri dari 132 regu utusan Pesantren Muhammadiyah se-Indonesia.

Hadir dalam upacara penutupan antara lain Ketua PP Muhammadiyah Dr HM. Saad Ibrahim, MA. Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren PP Muhammadiyah (LP2 PP M) Dr. H. Maskuri, M.Ed, Perwakilan PWM Jawa Timur, Ketua LP2M PWM Jawa Timur Dr Pradana Boy ZTF, serta perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang dan manajemen Coban Rondo.

Mengusung tema "Menyiapkan Kader Pemimpin Bangsa: Santri Muhammadiyah Disiplin, Mandiri dan Berprestasi". KSMN II ini diisi dengan berbagai kegiatan antara lain cek kesehatan gratis, dan perlombaan musabaqah hifdzil Qur’an, musabaqah dirasah Islamiyah, pidato Bahasa Arab, story telling bahasa Inggris, ilqou-i-qissho (menyampaikan cerita bahasa Arab), baris-berbaris dan jelajah alam. kepramukaan Hizbul Wathan serta lomba keterampilan santri.

Dalam amanatnya, Saad Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang telah menjaga disiplin dan kebersamaan. Kemah yang artinya tenda berasal dari Bahasa Arab; Khiyam.

Dalam Surat Arrahman ayat 72 juga disebut khiyam—surga sebagai tempat yang terjaga. Ungkapan dalam percakapan sehari-hari naik surga, bukan turun ke surga. Sebaliknya neraka. Bukan naik neraka, tetapi kecemplung (jatuh) neraka. Kemah saat juga di tempat yang tinggi. Maka makna kemah bagi para santri Muhammadiyah adalah diproyeksikan untuk naik yang tinggi.

Oleh karena perlu dibangun maindset yang jauh ke depan. Mindset “Pemuda hari ini, pemimpin masa depan, harus diubah menjadi pemuda hari ini, pemimpin hari ini dan masa depan. 

"Dari Karanganyar 2024 sebagai KSM pertama, kini di Malang 2026 kita lanjutkan tongkat estafet, Maskuri kepada Suara Muhammadiyah menyampaikan, tujuan kemah ini bukan sekadar berkemah, tapi melatih 20 nilai budaya Pesantren Muhammadiyah: antara lain keikhlasan, taquh fiddin, jujur, disiplin, mandiri dan berpikir maju," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana KSM, Ustadz Ali Ahmadi kepada Suara Muhammadiyah, menyampaikan bahwa kontingen terjauh datang dari Sulawesi Selatan yang berlayar menggunakan kapal KM Dharma Kencana sebanyak 250 orang.

Ali juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta KSM atas kerjasamanya, sehingga KSM dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses. Ali minta maaf atas kekurangan dalam menyambut dan melayani peserta KSM pungkasnya.

Rimun, pendamping regu dari Pesantren Al-Mujahiddin Balikpapan kepada Suara Muhammadiyah menyampaikan, KSM kali ini sangat menyenangkan, karena bisa bertemu dan membangun relasi dengan seluruh santri Muhammadiyah dari seluruh pelosok negeri. Panitia memberikan kesempatan mengasah dan mengembangkan kemampuan santri melalui perlombaan. Terimakasih kepada seluruh panitia yang melaksanakan tugas dengan baik, sehingga KSM berjalan lancar dan sukses.

Salah seorang peserta kemah, sebut saja Feby, mengucapkan syukur yang tak terhingga. Empat hari di Coban Rondo, adalah pengalaman yang tidak akan kami lupakan. Kesan pertamanya sangat luar biasa.

"Kami datang sebagai salah satu dari 1.500 santri yang tidak saling kenal, pulang sebagai satu keluarga. Dinginnya Malang, lelahnya baris-berbaris, antri mandi, shalat jamaah semua itu mengajarkan kami arti disiplin, mandiri dan berprestasi," ujarnya.

Ia juga terkesan dengan keramahan panitia dan pendamping. Tidak ada perundungan, hinaan, umpatan dan lain sebagainya yang berbau negatif. Yang ada hanya bimbingan dan keteladanan.

"Dari Coban Rondo kami belajar, santri Muhammadiyah itu harus kuat kakinya untuk mendaki, kuat hatinya untuk ukhuwah dan kuat pikirannya untuk selalu belajar," tegasnya. (soeman/diko)

 

.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - MI Muhammadiyah Al Tanbih menggelar penutupan MATSAMA (Masa Ta'aruf Sisw....

Suara Muhammadiyah

19 July 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Asrama Ma'had Al Birr Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mera....

Suara Muhammadiyah

30 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Isu kedaulatan dan keamanan maritim kembali mengemuka seiring ....

Suara Muhammadiyah

26 January 2026

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK-SDI) Pimpinan....

Suara Muhammadiyah

24 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Saat ini, jamaah haji asal Indonesia mulai diberangkatkan. Pr....

Suara Muhammadiyah

12 May 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah