Dosen Muhammadiyah Sabet Riset Terbaik pada Forum Internasional 9th WIEFC

Suara Muhammadiyah

10 February 2026

525
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah- Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhamad Subhi Apriantoro, Lc., M.H., mempresentasikan hasil risetnya tentang persepsi publik terhadap perbankan syariah. Dengan riset tersebut, Subhi berhasil menyabet best paper dalam forum internasional World Islamic Economics and Finance Conference (WIEFC) 2026.

Riset Subhi bertajuk “Public Perception of Islamic Banking: A Social Network Analysis” tersebut ditulis bersama mahasiswanya, Eva Triyulianti. Karya ilmiah itu masuk dalam sesi teknis bertema Digitalization, Public Perception, and Equity Market Performance in Islamic Finance dan tercantum sebagai salah satu makalah terpilih dalam buku program konferensi.

Dalam penelitiannya, Subhi menggunakan pendekatan Social Network Analysis (SNA) untuk memetakan percakapan publik di media sosial terkait perbankan syariah di Indonesia. "Metode ini memungkinkan analisis hubungan antarakun, sentimen, hingga pola diskusi digital secara lebih terstruktur," kata Subhi saat diwawancarai pada Senin (9/2/2026).

Hasil riset menunjukkan sentimen publik terhadap bank syariah bersifat fluktuatif dan sangat dipengaruhi isu aktual. Diskusi juga didominasi kelompok usia 25-34 tahun sebagai demografi paling aktif, serta ditemukan kesenjangan pemahaman antara laki-laki dan perempuan.

Selain itu, penelitian ini memetakan tema pembicaraan, hashtag populer, serta aktor kunci atau influencer yang berperan besar dalam membentuk opini publik tentang layanan keuangan syariah. Menurut Subhi, temuan tersebut bersifat tidak hanya deskriptif, tetapi juga diagnostik karena membantu mengidentifikasi persoalan literasi, tingkat kepercayaan, dan efektivitas strategi komunikasi perbankan syariah di ruang digital.

“Data percakapan media sosial bisa menjadi bahan evaluasi bagi bank syariah dan regulator untuk menyusun strategi komunikasi yang lebih tepat sasaran,” ujar dia. Subhi berharap riset ini dapat menjadi rujukan akademik dalam pengembangan kajian perbankan syariah berbasis data digital sekaligus memperluas penggunaan metode SNA dalam penelitian hukum dan ekonomi syariah.

Subhi juga menekankan pentingnya kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam penelitian. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam publikasi ilmiah dapat memperkuat budaya riset di perguruan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang ekonomi dan hukum Islam.

Konferensi WIEFC yang diikuti Subhi terselenggara di Minhaj University Lahore, Pakistan, 24-25 Januari 2026. Dihadiri para pakar ekonomi Islam dari berbagai negara. 

Melalui temuan tersebut, dirinya berharap hasil penelitian tidak hanya berhenti sebagai luaran akademik, tetapi juga memberi dampak nyata bagi peningkatan literasi keuangan syariah dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan syariah. (Genis/Humas)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar kegiatan Pengembangan....

Suara Muhammadiyah

19 February 2025

Berita

Sebanyak 2.064 Pelajar Siap Berkompetisi dan Bersinar di SMA Muhi Yogya   YOGYAKARTA, Suara M....

Suara Muhammadiyah

21 August 2026

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa program studi Ilmu Keolahragaan S1 Fakultas Kesehatan Masya....

Suara Muhammadiyah

5 June 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Orang pintar tanpa takwa bisa menjadi bencana bagi dunia. Hal itu diteg....

Suara Muhammadiyah

27 February 2026

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - impinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Pahandut kota Pa....

Suara Muhammadiyah

15 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah