Dosen UM Bandung Dorong Pemanfaatan AI untuk Dakwah Digital

Suara Muhammadiyah

13 March 2026

472
Dok Istimewa

Dok Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhamamdiyah (UM) Bandung Agung Tirta Wibawa menekankan bahwa kecerdasan buatan atau AI kini telah menjadi bagian nyata dari kehidupan modern yang tidak bisa dihindari.

"Melalui pemanfaatan AI, para dai khususnya bisa menjadikan teknologi tersebut sebagai partner kerja yang efektif guna memperluas jangkauan dakwah Islam secara digital," ucap Agung dalam kajian Ramadhan di kanal YouTube UM Bandung pada Jumat (13/03/2026).

Agung menjelaskan bahwa AI menawarkan peluang besar untuk meningkatkan produktivitas konten Islami. Terutama pada momen penting seperti bulan Ramadhan.

"Teknologi AI tidak bisa kita hindari ataupun melawannya. Sebaliknya harus kita manfaatkan sebagai alat bantu dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam berdakwah," terangnya.

Agung mengingatkan masyarakat bahwa AI itu hanya alat. Bukan unsur utama. AI menurutnya dapat membantu dai menjadi lebih produktif dan efisien dalam mengembangkan syiar Islam secara masif.

"Adanya AI mampu mempercepat proses penyusunan materi dakwah hingga pembuatan ilustrasi gambar tanpa perlu penyuntingan manual yang rumit," lanjutnya.

Selain itu, teknologi AI juga pada penerapan pembuatan video dapat memungkinkan visualisasi tokoh-tokoh Islam klasik dalam bentuk yang lebih menarik bagi audiens generasi digital.

"Kita bisa menghadirkan konten yang lebih segar dan menjangkau masyarakat yang kini lebih dekat dengan dunia digital daripada media konvensional," jelasnya.

Meskipun memberikan kemudahan, mahasiswa doktoral UIN Sunan Gunung Djati ini memberikan catatan tegas mengenai kewaspadaan dalam penggunaan AI saat ini.

"Terkadang AI menggabungkan informasi yang kurang akurat. Misalnya mencampur referensi Al-Qur'an dengan sumber tidak valid atau salah mengidentifikasi kiasan Arab sebagai hadis," ungkap Agung.

Maka dari itu, menurutnya perlu adanya verifikasi ulang terhadap konten yang dihasilkan AI khususnya pada pengutipan Al-Quran dan Hadis.

"Oleh karena itu, peran manusia tetap tidak tergantikan dalam menyempurnakan konten untuk memastikan kesesuaiannya dengan sumber asli, yakni Al-Qur'an dan Sunnah," tegas Agung.

Meski AI memberikan kemudahan, tetapi Agung berpesan agar para penonton tetap cerdas dan bertanggung jawab dalam penggunaan AI. Tidak perlu berlebihan, apalagi sampai kebergantungan.

"Tentu utamanya dalam pemanfaatan teknologi AI ini adalah inovasi dakwah yang tetap berlandaskan syariat, demi membentuk masyarakat muslim yang lebih taat kepada Allah SWT di era transformasi digital," pungkas Agung.*(FA/FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Tim Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Universitas Muhammadiyah Riau....

Suara Muhammadiyah

3 August 2024

Berita

Rektor UMJ Dilantik Jadi Ketua Umum Fokal IMM Periode 2023-2028  JAKARTA, Suara Muhammadiyah -....

Suara Muhammadiyah

29 October 2023

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Tim Studentpreneur Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Busines....

Suara Muhammadiyah

3 December 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin 'Aisyiyah Wilayah Sulawe....

Suara Muhammadiyah

11 May 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Tiga siswi SMP Muhammadiyah Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakart....

Suara Muhammadiyah

15 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah