Dosen UM Bengkulu Terpilih Menjadi International Advisory Board di Universitas Turkiye

Suara Muhammadiyah

3 January 2025

1083
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TURKIYE, Suara Muhammadiyah - Andi Azhar, dosen sekaligus Kepala Kantor Urusan Internasional Universitas Muhammadiyah Bengkulu, diangkat menjadi anggota Dewan Penasihat Internasional (International Advisory Board) di Faculty of Divinity, Hitit University, Turkiye. Pengangkatan ini merupakan pengakuan atas kontribusi dan pengalaman Andi di bidang pendidikan dan penelitian, khususnya dalam konteks internasionalisasi.

Faculty of Divinity, Hitit University, yang didirikan pada tahun 1992, memiliki visi untuk menjadi lembaga terkemuka dalam standar internasional. Andi Azhar, yang memiliki pengalaman studi dan kerja di Taiwan selama bertahun-tahun, dianggap memiliki kualifikasi dan wawasan yang dibutuhkan oleh Hitit University. Kehadirannya diharapkan dapat membantu mewujudkan visi tersebut.

Sebagai anggota Dewan Penasihat Internasional, Andi Azhar akan bertugas memberikan saran dan masukan terkait pendidikan, penelitian, dan kegiatan lainnya yang mendukung visi global fakultas. Ia juga akan berpartisipasi dalam pertemuan konsultasi yang diadakan setiap enam bulan sekali.

"Saya merasa terhormat dan bersemangat dengan kesempatan ini," ujar Andi Azhar. "Saya berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan Faculty of Divinity, Hitit University dan memperkuat kerjasama antara Indonesia dan Turki di bidang pendidikan."

Pengalaman Andi Azhar selama lebih dari 6 tahun di Taiwan telah memberikannya pemahaman mendalam tentang kerjasama internasional di bidang pendidikan. Ia terlibat aktif dalam berbagai proyek dan program yang melibatkan perguruan tinggi di Taiwan dan Indonesia.

Keterlibatannya sebagai salah satu tim di Taiwan Education Center di Surabaya semakin mempertajam kemampuannya dalam membangun jejaring dan memfasilitasi kerjasama akademik maupun non-akademik lintas negara. Andi Azhar memiliki keahlian dalam mengidentifikasi peluang kerjasama, menjembatani perbedaan budaya, dan merumuskan strategi yang efektif untuk mencapai tujuan bersama.

"Saya percaya bahwa kolaborasi internasional adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian," kata Andi Azhar. "Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, kita dapat saling belajar dan memperkuat kapasitas masing-masing institusi."

Andi Azhar menyadari bahwa tugasnya sebagai anggota Dewan Penasihat Internasional tidaklah mudah. Ia akan menghadapi berbagai tantangan, seperti perbedaan budaya, bahasa, dan sistem pendidikan. Namun, ia optimistis dapat menjalankan tugasnya dengan baik. "Saya akan berusaha untuk beradaptasi dengan cepat dan membangun komunikasi yang efektif dengan para anggota dewan lainnya," ujar Andi Azhar. "Saya juga akan terus belajar dan mengembangkan diri agar dapat memberikan kontribusi yang maksimal."

Andi Azhar berharap pengangkatannya ini dapat menjadi jembatan bagi kerjasama yang lebih erat antara Indonesia dan Turkiye di bidang pendidikan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KORSEL, Suara Muhammadiyah - Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh pelajar Indonesia di ajang in....

Suara Muhammadiyah

14 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiah - Sutradara, produser dan pegiat perfilman Indonesia, Ismail Basbeth m....

Suara Muhammadiyah

12 September 2023

Berita

PALU, Suara Muhammadiyah  - Meskipun microfinance syariah di Tanah Air  memiliki banyak va....

Suara Muhammadiyah

10 December 2023

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG....

Suara Muhammadiyah

12 February 2024

Berita

SIDOARJO, Suara Muhammadiyah — Meneladan Rasulullah tidak cukup hanya dengan mengenang se....

Suara Muhammadiyah

30 August 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah