Dosen UMJ Bimbing KWT Waru Ubah Sampah Jadi Pupuk

Publish

8 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
643
Dok Istimewa

Dok Istimewa

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar di Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor pada Selasa (05/08/2025). Program ini merupakan bagian dari skema pendanaan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat DPPM 2025 dengan fokus pada pengembangan agribisnis pupuk kompos berbasis teknologi dari sampah organik Pasar Parung.

Kegiatan bertajuk 'Pemberdayaan KWT Twenty One Desa Waru Melalui Pengembangan Agribisnis Pupuk Kompos Sampah Organik Pasar Parung Berbasis Teknologi' ini dipimpin oleh Ir. Sukrianto, M.A., bersama tim dosen lainnya: Dessy Iriani Putri, S.P., M.Si., Imam Muhtadin, S.E., M.M., serta dua mahasiswa, Difa Nisdatu Al Zahra dan Nadeerah Camylia.

Program menyasar Kelompok Wanita Tani (KWT) “Twenty One” yang diketuai oleh Siti Hapsah, dengan tujuan mengubah limbah pasar yang selama ini terbuang sia-sia menjadi sumber ekonomi baru. Para peserta dilatih secara langsung mulai dari teori hingga praktik pembuatan pupuk organik, yang ramah lingkungan dan terjangkau. Tim PKM juga menyerahkan bantuan peralatan pencacah limbah serta bahan pendukung seperti EM4, molase, pupuk kandang, dan sekam bakar, sehingga peserta hanya perlu menyiapkan limbah sayuran.

Eti S., Tu TOHAGA Desa Waru, mengapresiasi program ini. “Pasar Parung menghasilkan banyak sampah organik yang selama ini tak termanfaatkan. Program ini menjawab persoalan itu secara nyata,” ujarnya. Senada, Hapsah menekankan manfaat ekonomis pelatihan ini di tengah mahalnya harga pupuk kimia yang kini mencapai Rp35.000 – Rp40.000 per kilogram.

Semangat dan antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan, menandakan bahwa upaya ini tidak hanya menanamkan pengetahuan, tetapi juga membuka jalan bagi kemandirian ekonomi berbasis lingkungan.

Melalui program ini, UMJ membuktikan bahwa transformasi sampah menjadi produk bernilai ekonomi adalah langkah nyata menuju pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan lingkungan dari level akar rumput.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KULONPROGO, Suara Muhammadiyah - Pada Ahad, 04 Agustus 2024, di Masjid Al Ihsan Sidakan Banaran, Gal....

Suara Muhammadiyah

6 August 2024

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA) menjadi tuan rumah diselenggara....

Suara Muhammadiyah

25 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah bersama Majelis Penda....

Suara Muhammadiyah

27 September 2025

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - Dalam perspektif Muhammadiyah, manusia sempurna adalah yang mampu menjal....

Suara Muhammadiyah

23 August 2025

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Pemberdayaan cabang dan ranting merupakan keniscayaan untuk menguatkan s....

Suara Muhammadiyah

30 August 2024