Dukung Pekerja Migran, SARANMU Lampung Siapkan Sekolah Vokasi Profesional

Suara Muhammadiyah

9 January 2026

644
Foto Istimewa

Foto Istimewa

LAMPUNG, Suara Muhammadiyah – Sahabat Migran Berkemajuan Muhammadiyah (SARANMU) Lampung resmi meluncurkan inisiatif baru untuk merevolusi paradigma pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI). Melalui pengembangan sekolah vokasi pra-migran, SARANMU berkomitmen menggeser dominasi pekerja sektor domestik menuju tenaga profesional yang bersertifikasi. Hal tersebut disampaikan Eddy Waluyo Ketua MPM PWM Lampung pada 8 Januari 2025, di Negri Katon, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Eddy Waluyo Ketua MPM PWM Lampung menjelaskan dalam upaya memperluas jangkauan global, SARANMU telah memetakan sejumlah negara tujuan yang memiliki permintaan tinggi terhadap tenaga ahli Indonesia. "Adapun negara-negara tujuan saat ini untuk tenaga pekerja profesional meliputi Arab Saudi, Jepang, Korea Selatan, dan Jerman. Pemilihan negara-negara ini didasarkan pada standar upah yang kompetitif serta sistem perlindungan tenaga kerja yang baik bagi para profesional," jelasnya.

Ida Christina Ketua SARANMU Lampung juga menegaskan bahwa kehadiran lembaga ini bertujuan untuk memutus stigma lama yang mengidentikkan PMI dengan Asisten Rumah Tangga (ART). “Fokus utama kini dialihkan pada pemberangkatan tenaga ahli di bidang kesehatan, pertanian, hingga manufaktur dan engineering,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan langkah strategis yang diambil adalah mendirikan sekolah vokasi pra-migran yang dikhususkan bagi siswa SMK. Program ini dirancang untuk menyiapkan mental dan keahlian teknis siswa sebelum terjun ke dunia kerja internasional. "Kita ingin mengubah mindset. Jika selama ini pengiriman tenaga kerja didominasi sektor domestik, kini kita dorong lulusan SMK dan sarjana dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Lampung untuk mengisi posisi profesional," ungkapnya.

Untuk menjamin kelancaran proses penempatan, SARANMU juga menjalin kerja sama strategis dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dalam proses pemberangkatan yang aman dan sesuai prosedur hukum.

Tri Priyo Saputro Sekretaris SARANMU Lampung juga menambahkan bahwa kontribusi devisa dari Pekerja Migran Indonesia mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp136 triliun pada kuartal II-2025 dari 233 ribu PMI yang ditempatkan tahun 2025 dilihat dari data Bank Indonesia dan Bloomberg Technoz. “Angka ini menjadi alasan kuat bagi penggiat migran dan pemerintah untuk memberikan perhatian lebih serius. Mengingat besarnya devisa yang dihasilkan, kesejahteraan pekerja migran dan keluarganya harus menjadi prioritas utama. Tidak hanya soal keberangkatan, tapi juga perlindungan selama mereka bekerja di luar negeri," tambahnya.

Melalui sinergi dengan jaringan Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Lampung, program ini diharapkan menjadi pilot project dalam menciptakan ekosistem migrasi yang lebih bermartabat, profesional, dan sejahtera bagi seluruh pekerja Indonesia. (pri)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat secara resmi mengeluar....

Suara Muhammadiyah

26 February 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Gebyar Milad Muhammadiyah ke - 113 di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PC....

Suara Muhammadiyah

23 November 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Halal bi halal menjadi tradisi khas di Indonesia setiap Idul Fitri tib....

Suara Muhammadiyah

21 March 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 menjadi ajang apresiasi....

Suara Muhammadiyah

27 August 2026

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukaraja, Kabupaten Bogor, menjadikan....

Suara Muhammadiyah

9 August 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah