Konferensi Internasional INSIS - PKM Internasional, Padukan Kegiatan Akademik dan Spritual
ISTANBUL, Suara Muhammadiyah - Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) turut ambil bagian dalam kegiatan International Conference INSIS yang diselenggarakan pada 25 Maret 2026 di Istanbul Sabahattin Zaim University (IZU), Istanbul, Turki.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara FAI UMTS dan FAI Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), yang tidak hanya berfokus pada penguatan akademik, tetapi juga dirangkaikan dengan kegiatan spiritual berupa ibadah umroh ke Arab Saudi.
Partisipasi FAI UMTS dalam konferensi ini melibatkan empat (4) Program studi yang ada yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Ekonomi Syariah (ES), dengan keikutsertaan secara daring maupun luring. Keterliban FAI UMTS dalam konferensii Internasional ini wujud komitmen peningkatan kualitas Fakultas dan memenuhi tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiag berstandar Internasional.
Kegiatan International Conference INSIS secara resmi dibuka oleh perwakilan Dekan IZU University dan Dekan FAI UMSU. Konferensi ini berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh sekitar 100 peserta yang hadir secara langsung di lokasi kegiatan di Istanbul, Turki. Para peserta terdiri dari akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai institusi yang terlibat dalam diskusi ilmiah lintas disiplin.
Sebanyak 11 dosen FAI UMTS mengikuti kegiatan secara langsung di Istanbul. Rombongan tersebut dipimpin oleh Dekan FAI UMTS, Dr. Darliana Sormin, MA, serta turut dihadiri oleh Ketua Badan Pimpinan Harian (BPH) UMTS, Dr. Muhsana Pasaribu, MA. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan kapasitas dosen dalam forum ilmiah internasional.
Adapun dosen yang mengikuti kegiatan offline tersebut adalah Jumaita Nopriani Lubis, M.Pd; Dr. Muksana Pasaribu, MA; Rini Yanti Hasanah, M.Pd; Masdelima Azizah Sormin, M.Pd; Khoiriah Barokah, S.Ag., M.Si; Nur Oloan, SH, M.Kn; Dr. Darliana Sormin, MA; Rini Agustini, M.Pd.I; Adek Kholijah Siregar, M.Pd.I; Mira Rahma Yanti Sormin, MA; dan Rosmaimuna, MA.
Selain dosen, mahasiswa FAI UMTS juga mengikuti konferensi sebagai presenter melalui daring. Tercatat sebanyak 16 artikel ilmiah yang dikirimkan oleh mahasiswa untuk dipresentasikan dalam konferensi tersebut. Sementara itu, secara keseluruhan, empat program studi di lingkungan FAI UMTS mengirimkan sebanyak 32 artikel ilmiah.
Artikel-artikel tersebut akan diterbitkan dalam prosiding internasional dan jurnal internasional bereputasi. Hal ini menjadi capaian penting bagi FAI UMTS dalam meningkatkan rekam jejak publikasi ilmiah serta memperluas kontribusi akademik di tingkat global.
Melalui kegiatan ini, FAI UMTS tidak hanya memperkuat jejaring kerja sama internasional, tetapi juga memberikan pengalaman akademik yang berharga bagi dosen dan mahasiswa. Kolaborasi dengan FAI UMSU dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dalam bentuk program-program akademik lainnya di masa mendatang.
Dengan dipadukannya kegiatan konferensi internasional dan ibadah umroh, kegiatan ini juga memberikan dimensi spiritual yang memperkaya pengalaman peserta. Hal ini sejalan dengan visi FAI UMTS dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman dalam setiap aktivitas akademik.
Keikutsertaan FAI UMTS dalam kegiatan INSIS ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi dan internasionalisasi pendidikan.
PKM Internasional di Arab Saudi
Tidak hanya sampai di situ, FAI UMTS juga laksanakan PKM Internasional di Arab Saudi perkuat sistem pendidikan dan kolaborasi Global.
Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menunjukkan komitmennya dalam melakasanakan tridharma perguruan tinggi bidang pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Saudi Arabia. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa asal Indonesia yang berkuliah di Yaman dan komunitas Pendidikan di Madinah.
PKM Internasional yang dilaksanakan ini adalah rangkaian kegiatan INSIS ke-8 dengan tajuk Rihlah Collaboration dengan tema "Penguatan Jejaring Global dalam Pendidikan Islam." Kegiatan PKM Internasional ini tidak hanya berfokus pada pengabdian, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membentuk strategi kerja sama pendidikan pembentukan sistem atau metode pendidikan lintas negara.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dosen dari berbagai program studi di lingkungan FAI UMTS, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), serta Ekonomi Syariah (ES). Keterlibatan lintas program studi ini mencerminkan pendekatan multidisipliner dalam memahami dan mengembangkan sistem pendidikan yang adaptif terhadap tantangan global.
Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta melakukan observasi langsung terhadap praktik pendidikan di lingkungan setempat, termasuk pengelolaan lembaga pendidikan, strategi pembelajaran, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam kurikulum. Diskusi interaktif bersama mahasiswa internasional dan akademisi lokal menjadi momen penting dalam menggali perbedaan sekaligus persamaan sistem pendidikan antara Indonesia, Yaman, dan Arab Saudi.
Selain observasi, kegiatan ini juga diisi dengan forum diskusi ilmiah dan presentasi gagasan yang membahas inovasi pendidikan, penguatan karakter berbasis nilai religius, serta tantangan transformasi pendidikan di era globalisasi. Para dosen FAI UMTS turut berperan aktif dalam menyampaikan perspektif akademik serta berbagi pengalaman implementasi pendidikan Islam di Indonesia.
Interaksi lintas budaya yang terjadi selama kegiatan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan akademik, tetapi juga memperkuat kompetensi sosial dan komunikasi global. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga adaptif dalam lingkungan internasional.
Melalui kegiatan PKM ini, FAI UMTS menargetkan adanya transfer pengetahuan dan praktik terbaik yang dapat diimplementasikan di lingkungan kampus. Hasil studi banding diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan nilai-nilai keislaman yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman.
Dengan terlaksananya PKM internasional ini, FAI UMTS semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis kolaborasi internasional. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan Islam di tingkat global. (Muhammad)
