FKM Unimus Buka Puasa Bersama, Tekankan Puasa Harus Dijalani dengan Gembira

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
345
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menggelar kegiatan pengajian dan buka puasa bersama, Rabu (4/3) di Ruang Rapat FKM 815 Lantai 8 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 Unimus. Dengan mengusung tema “Puasa Ramadan dengan Gembira untuk Meraih Berkah, Sehat, dan Ketakwaan.”

Dekan FKM Unimus Sayono mengajak seluruh sivitas akademika untuk mensyukuri nikmat Allah dengan terus melakukan kebaikan dalam setiap aktivitas. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan di bulan Ramadan.

“Nikmat Allah itu tidak terhingga. Karena itu kita perlu mensyukurinya dengan melakukan yang terbaik dalam setiap aktivitas. Biasanya pada waktu seperti ini dosen dan tenaga kependidikan sudah pulang untuk berbuka bersama keluarga,” ujarnya.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Agus Siswanto menyampaikan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu ditentukan oleh kekayaan, melainkan oleh kualitas iman dan ketakwaan seseorang.

“Tidak setiap orang bisa menjadi kaya, tetapi setiap orang diberi kesempatan untuk bahagia. Bahagia dan kemuliaan sejati dibangun di atas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar manusia tidak terlarut dalam kesedihan hingga melupakan berbagai nikmat yang telah Allah berikan.“Jangan sampai satu kesedihan membuat kita melupakan seluruh nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita,” pesannya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa esensi takwa adalah kesadaran bahwa manusia tidak pernah benar-benar sendirian, karena Allah senantiasa mengetahui dan melihat setiap perbuatan hamba-Nya.

“Takwa adalah kesadaran bahwa kita tidak pernah benar-benar sendiri. Kita mungkin merasa tidak ada yang melihat, tetapi Allah selalu melihat kita,” jelasnya.

Dalam konteks menjalani Ramadan, Ustadz Agus mengajak jamaah untuk menjalankan puasa dengan penuh kegembiraan dan dilandasi ilmu. Menurutnya, ilmu memiliki peran penting dalam membimbing amal.

“Cara menjalani puasa dengan gembira adalah berpuasa dengan ilmu. Jangan sampai rajin beribadah tetapi tanpa ilmu. Ilmu adalah pemimpin, sedangkan amal adalah makmum yang mengikutinya,” tandasnya. (Agung)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Upaya penguatan kemandirian ekonomi masyarakat di Solo Selatan....

Suara Muhammadiyah

21 November 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Majelis Pembinaan Kader (MPK) PW Aisyiyah Sumatera Utara menggelar....

Suara Muhammadiyah

11 December 2023

Berita

TAMIANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes., melaku....

Suara Muhammadiyah

13 January 2026

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menegaskan k....

Suara Muhammadiyah

16 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Kabar duka datang dari keluarga besar Muhammadiyah. Dr Muhamm....

Suara Muhammadiyah

12 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah