FOLU Goes to School di Gunungkidul: MLH PP Muhammadiyah Dorong Akselerasi Mitigasi Karbon Melalui Laboratorium Ekologi Berkemajuan
GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda keberlanjutan lingkungan melalui penyelenggaraan program FOLU Goes to School bertajuk “Laboratorium Ekologi Berkemajuan: Akselerasi Mitigasi Karbon melalui Sosialisasi dan Restorasi Hutan oleh Satuan Pendidikan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad (7/6) di SMA Muhammadiyah Al Mujahidin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program ini merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah dalam mendukung target pengendalian perubahan iklim dan pengurangan emisi karbon melalui penguatan peran satuan pendidikan sebagai pusat pembelajaran sekaligus praktik nyata pelestarian lingkungan. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini mengajak peserta didik, guru, serta warga sekolah untuk memahami tantangan perubahan iklim dan mengambil langkah konkret dalam aksi mitigasi karbon berbasis komunitas sekolah.
Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi mengenai isu perubahan iklim global, krisis lingkungan, serta pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Materi yang disampaikan menekankan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup melalui perubahan perilaku, penguatan literasi ekologi, serta keterlibatan aktif dalam berbagai gerakan konservasi.
Dalam sambutannya, Sekretaris Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah Djihadul Mubarak menyampaikan bahwa sekolah tidak lagi cukup berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan semata, melainkan harus menjadi ruang pembentukan karakter ekologis yang mampu melahirkan generasi berkemajuan dan berwawasan lingkungan.
“Perubahan iklim merupakan tantangan nyata yang dampaknya dirasakan hingga tingkat lokal. Oleh karena itu, sekolah harus menjadi laboratorium kehidupan yang mampu menumbuhkan kesadaran ekologis sekaligus menghasilkan aksi nyata dalam menjaga bumi. Melalui program FOLU Goes to School ini, kami ingin menghadirkan pendidikan lingkungan yang tidak berhenti pada teori, tetapi diwujudkan dalam tindakan konkret,” ujarnya.
Tema Laboratorium Ekologi Berkemajuan dipilih sebagai bentuk penguatan paradigma pendidikan lingkungan yang mengintegrasikan nilai keilmuan, keberlanjutan, dan praktik langsung di lapangan. Konsep laboratorium ekologi menempatkan lingkungan sekolah sebagai ruang belajar terbuka yang memungkinkan peserta didik memahami hubungan antara manusia dan alam melalui pengalaman nyata.
Sebagai bentuk implementasi dari materi yang telah diberikan, kegiatan dilanjutkan dengan aksi restorasi lingkungan melalui penanaman pohon di kawasan sekolah. Puluhan bibit tanaman produktif dan tanaman keras ditanam secara gotong royong oleh peserta kegiatan yang terdiri dari siswa, guru, kader Muhammadiyah, serta relawan lingkungan.
Aksi penanaman pohon tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan tutupan vegetasi di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas serapan karbon di tingkat lokal. Selain berfungsi sebagai penyerap emisi karbon dioksida, pohon yang ditanam diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis jangka panjang berupa peningkatan kualitas udara, konservasi tanah dan air, serta penciptaan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan sehat.
Kepala SMA Muhammadiyah Al Mujahidin menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolah sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, program ini sejalan dengan komitmen sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan serta memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman dan keberlanjutan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian kegiatan. Para siswa aktif mengikuti sesi diskusi, mengajukan pertanyaan terkait perubahan iklim, serta berpartisipasi dalam proses penanaman pohon. Keterlibatan aktif tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
Melalui penyelenggaraan FOLU Goes to School, Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah berharap sekolah-sekolah Muhammadiyah dapat menjadi pionir dalam gerakan pendidikan lingkungan yang berorientasi pada aksi nyata. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat kontribusi Muhammadiyah dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, pengendalian perubahan iklim, serta target Indonesia menuju sektor kehutanan dan penggunaan lahan yang lebih berkelanjutan.
Kegiatan Laboratorium Ekologi Berkemajuan: Akselerasi Mitigasi Karbon melalui Sosialisasi dan Restorasi Hutan oleh Satuan Pendidikan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal dapat menghadirkan solusi konkret terhadap berbagai tantangan lingkungan. Dengan menanamkan kesadaran ekologis sejak dini dan mengintegrasikannya ke dalam praktik pendidikan, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keberlanjutan bumi bagi generasi mendatang.

