Galon Bekas Diubah Mahasiswa KKN UAD sebagai Pot Tanaman Sayur

Suara Muhammadiyah

31 December 2025

735
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tumpukan galon bekas yang selama ini tidak terpakai di lingkungan RW 12 Celeban, Kelurahan Tahunan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, kini memiliki nilai guna baru.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif ke-102 Unit III A.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memanfaatkannya sebagai pot tanaman sayur dalam program bertajuk “Optimalisasi Galon Bekas sebagai Pot Tanam”.

Kegiatan tersebut bertujuan mengurangi sampah plastik sekaligus mendukung lomba lorong sayur serta mendorong ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Banyaknya galon bekas yang menumpuk di rumah warga menjadi latar belakang dilaksanakannya program ini. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah plastik berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Melalui pemanfaatan galon bekas, mahasiswa KKN mengajak warga untuk mengolah limbah rumah tangga menjadi media tanam yang bermanfaat.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN terlebih dahulu mengumpulkan galon bekas dari setiap rumah warga. Galon-galon tersebut kemudian diolah dengan cara dipotong, dicat agar lebih menarik serta diisi dengan tanah dan pupuk sebelum digunakan sebagai pot tanaman.

Pot yang telah siap selanjutnya dibagikan kembali kepada seluruh rumah warga untuk ditanami berbagai jenis sayuran.

"Melalui program ini kami ingin memberikan contoh kalau sampah galon bekas masih bisa dimanfaatkan kembali dan memiliki nilai guna bagi masyarakat,” ujar A’fif Ulya Hanafi, Ketua Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif ke-102 Unit III A.3, Rabu (31/12/2025).

Kini, pot tanaman dari galon bekas tersebut dimanfaatkan warga untuk menanam sayuran seperti cabai, sawi dan tomat, yang dapat digunakan untuk kebutuhan pangan sehari-hari.

Setiap rumah di RW 12 Celeban Yogyakarta didorong untuk memiliki pot tanaman sebagai bentuk partisipasi aktif dalam lomba lorong sayur.

Ketua RW 12, Ny Rudatin Murniati, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UAD tersebut.

Menurutnya, program ini membantu meningkatkan kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah plastik. “Selain lingkungan menjadi lebih bersih, warga juga mendapatkan manfaat langsung dari hasil tanamannya,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Pemerintah Kota Yogyakarta, sampah plastik masih menjadi permasalahan lingkungan yang memerlukan perhatian serius.

Melalui kegiatan tersebut mahasiswa KKN UAD berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara kreatif dan berkelanjutan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDARLAMPUNG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Aisyiyah Lampung berkerjasama dengan Majelis Ke....

Suara Muhammadiyah

22 May 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Konsep sustainability atau berkelanjutan menjadi sesuatu hal yang perl....

Suara Muhammadiyah

4 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Halal Bihalal dilakukan oleh keluarga besar Masjid Muttaqien ....

Suara Muhammadiyah

14 April 2025

Berita

LAMPUNG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA) Kalirejo mengadakan s....

Suara Muhammadiyah

29 January 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Timur kembali menyele....

Suara Muhammadiyah

10 November 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah