Gandeng UMY, PWM DIY Bekali Seluruh Staf Terkait Manajemen Risiko

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
261
PWM DIY

PWM DIY

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam dunia yang dipenuhi dengan tantangan dan ketidakpastian. Penting bagi sebuah institusi perkantoran, selain memiliki berbagai planning untuk menghadapi masa depan, juga memiliki manajemen risiko sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan terburuk yang terjadi di masa yang akan datang. Menurut Farid, institusi yang memiliki manajemen risiko akan dapat meminimalisir dampak-dampak tak terduka dari dinamika dunia yang penuh dengan gejolak. Pengatar ini ia sampaikan dalam Pengabdian Masyarakat Skema PKM Reguler dengan mengusung tema “Edukasi Manajemen Resiko Staf Administrasi di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY tahun 2026.” 

“Orang yang memahami manajemen risiko, mereka memiliki berbagai plan. Mulai dari plan A, plan B, hingga plan E,” ujar pria dengan nama lengkap Farid Setiawan pada Kamis (5/2). 

Wakil Sekretaris PWM DIY tersebut menegaskan bahwa terselenggaranya kegiatan ini sebagai ikhtiar PWM DIY untuk meningkatkan skill serta kemampuan para pegawainya terkait manajemen risiko di berbagai bidang. Meminjam KH Ahmad Dahlan, tantangan yang dihadapi Muhammadiyah hari ini tentu jauh berbeda dengan yang dihadapi Muhammadiyah 100 tahun lalu. Dinamika sosial, budaya, serta politik hari ini mengharuskan Muhammadiyah beradaptasi dengan berbagai perubahan di berbagai bidang kehidupan. 

“Maka pesan yang paling relevan untuk hari ini adalah teruslah belajar. Tentang apa yang dimaksud dengan manajemen resiko, termasuk bagimana kita mengembangkan budaya yang sadar akan risiko,” tegasnya. 

Ia pun tidak menampik bahwa risiko menjadi sebuah keniscayaan dalam lingkungan kerja sehari-hari. “Kalau kita melihat bagaimana kita berinteraksi, tentu banyak risiko yang kita jumpai. Memberikan pelayanan kepada orang lain juga ada resikonya. Ini bukan untuk dihindari, tapi bagaimana kemudian kita kelola dengan baik,” ungkap Farid. 

Secara lebih detail ia menjelaskan, manajemen risiko dibutuhkan agar permasalahan yang dihadapi dapat terkelola dengan baik, yang kemudian dapat meminimalisir risiko masalah di masa yang akan datang. 

“Ini momentum kita untuk meletakkan diri sebagai manusia pembelajar. Khusus dalam hal manajemen resiko,” tutupnya. 

Gita Danupranata, Wakil Ketua PWM DIY sekaligus Dosen Pengabdi dari UMY mengatakan, seiring dengan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi kepada Muhammadiyah, para staf dan karyawan perlu dibekali dengan pengetahuan serta skill manajemen risiko. Hal ini penting, selain sebagai upaya penyadaran, juga sebagai upaya untuk meningkatkan performa pelayanan kantor PWM kepada masyarakat luas.  

“Hari ini, semua bidang kehidupan hari ini harus memiliki manajemen resiko,” ujar Gita.

Berbekal pengalamannya sebagai BPH di salah satu rumah sakit di Yogyakarta, ia terinspirasi dari bagaimana RS mengelola kamar mandi yang menurutnya memiliki manajemen resiko yang baik serta memenuhi standar SOP yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan ini, Gita berharapan seluruh staf dan karyawan Kantor PWM DIY dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat.  Karena bagaimana pun layanan di Kantor Muhammadiyah maupun AUM memiliki keterkaitan erat dengan reputasi persyarikatan. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Direktur Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) Universitas Muha....

Suara Muhammadiyah

4 February 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammmadiyah - Dalam rangka menyambut Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

22 May 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. H....

Suara Muhammadiyah

1 December 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Sebenarnya semua orang bisa bahagia karena kebahagiaan adalah m....

Suara Muhammadiyah

20 December 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mengadakan acara "2024 UNI....

Suara Muhammadiyah

4 July 2024