GSSMu Ngaglik dan Trash Hero Yogyakarta Edukasi Gaya Hidup Zero Waste

Suara Muhammadiyah

20 October 2026

77
Dok Istimewa

Dok Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah — Siapa bilang menjaga lingkungan harus selalu serius dan membosankan? Lewat kolaborasi bertajuk “Clean Up: Bikin Gaya Hidup Zero Waste”, Gerakan Shadaqah Sampah Muhammadiyah (GSSMu) Ngaglik bersama Trash Hero Yogyakarta dan juga teman-teman IMM UGM mengajak masyarakat melihat kegiatan bersih-bersih dari sudut pandang yang berbeda: lebih seru, menyenangkan, dan penuh kebersamaan!

Bertempat di Lapangan Pemda Sleman, Ahad(18/10/2026), kegiatan ini mengusung konsep unik yang memadukan Fun Clean Up, Piknik, dan Trash Talk. Sebuah pendekatan yang ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak harus dimulai dari langkah besar, tetapi bisa tumbuh melalui aktivitas sederhana yang dilakukan bersama-sama.

Sampah masih menjadi salah satu tantangan lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di tengah kebiasaan masyarakat yang serba praktis, penggunaan kemasan sekali pakai dan pola konsumsi yang menghasilkan banyak sampah menjadi persoalan yang membutuhkan perubahan perilaku.

Melalui kegiatan ini, GSSMu Ngaglik dan Trash Hero Yogyakarta ingin menyampaikan pesan sederhana: sampah bukan hanya urusan petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab setiap orang yang menghasilkannya.

Gerakan bersih-bersih menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran tersebut. Peserta diajak untuk tidak hanya peduli pada sampah yang terlihat di lingkungan sekitar, tetapi juga merefleksikan kebiasaan sehari-hari yang menjadi sumber timbulan sampah.

Sebab, lingkungan yang bersih bukan semata-mata hasil dari rajinnya kita memungut sampah, melainkan juga dari keberhasilan kita mengurangi sampah sejak awal.

Berbeda dari kegiatan bersih-bersih pada umumnya, kolaborasi ini menghadirkan suasana yang lebih santai dan akrab. Melalui Fun Clean Up, peserta diajak terlibat langsung dalam aksi kepedulian lingkungan. Sementara itu, kegiatan Piknik menjadi ruang untuk membangun keakraban dan merayakan kebersamaan dengan tetap menerapkan prinsip ramah lingkungan.

Tak kalah menarik, sesi Trash Talk mengangkat tema “Bikin Gaya Hidup Zero Waste”, mengajak peserta berbincang tentang cara-cara sederhana mengurangi sampah dalam kehidupan sehari-hari. Pesan zero waste juga diwujudkan melalui ajakan kepada peserta untuk membawa tumbler dan wadah guna ulang. Kebiasaan kecil ini menjadi contoh bahwa mengurangi sampah dapat dimulai bahkan sebelum sebuah kegiatan berlangsung.

Ketika Sedekah Sampah Bertemu Semangat Relawan Lingkungan

Kolaborasi GSSMu Ngaglik dan Trash Hero Yogyakarta mempertemukan dua semangat gerakan yang saling melengkapi. GSSMu Ngaglik membawa semangat sedekah sampah, yaitu mengajak masyarakat melihat sampah yang masih bernilai sebagai sarana berbagi manfaat, menumbuhkan kepedulian sosial, sekaligus menjaga lingkungan.

Sementara itu, Trash Hero Yogyakarta dikenal melalui semangat kerelawanan dan aksi bersih-bersih lingkungan yang mengajak masyarakat menjadi bagian dari solusi persoalan sampah.

Pertemuan kedua gerakan ini membawa pesan penting bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi, perubahan perilaku, dan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, GSSMu Ngaglik dan Trash Hero Yogyakarta ingin memperkuat pesan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar agenda sesaat, melainkan kebiasaan yang perlu terus dibangun.

Aksi bersih-bersih memang penting. Namun, yang jauh lebih penting adalah apa yang dilakukan setelah kegiatan berakhir: apakah kita mulai membawa botol minum sendiri, mengurangi plastik sekali pakai, memilah sampah dari rumah, dan mengajak orang-orang terdekat melakukan hal serupa?

Karena pada akhirnya, keberhasilan sebuah gerakan lingkungan bukan hanya diukur dari seberapa banyak sampah yang berhasil dikumpulkan, tetapi juga dari seberapa banyak orang yang tergerak untuk mengubah kebiasaannya.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi semakin banyak komunitas dan masyarakat untuk menghadirkan gerakan lingkungan yang inklusif, kreatif, dan menyenangkan.

Sebab, bumi yang lebih bersih tidak lahir dari satu aksi besar, melainkan dari jutaan kebiasaan kecil yang dilakukan bersama-sama. Bersih lingkungannya, seru kegiatannya, berkelanjutan gerakannya. (HM)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak, RBC Institu....

Suara Muhammadiyah

12 October 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Silaturahmi Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial  (MPKS) Pimpin....

Suara Muhammadiyah

1 September 2025

Berita

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang k....

Suara Muhammadiyah

12 August 2025

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Saad Ibrahim, membuka secara resmi ....

Suara Muhammadiyah

8 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - "Pendidikan, menurut undang-undang, memiliki terminologi yang ....

Suara Muhammadiyah

17 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah