Guru: Pelita Bangsa di Tengah Dinamika Zaman

Suara Muhammadiyah

29 November 2025

844
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Buya Ari Widodo, Guru Kampung, Pemerhati Sosial Ekonomi

Guru adalah profesi yang mulia sekaligus sarat tantangan. Di tengah derasnya arus informasi, akselerasi teknologi, dan disrupsi digital yang ditandai dengan era Revolusi Industri 4.0 menuju Society 5.0, peran guru telah bertransformasi secara fundamental. Mereka bukan lagi sekadar sumber tunggal ilmu pengetahuan, melainkan harus menjadi arsitek pembelajaran, fasilitator, motivator, dan inovator bagi peserta didik.

Tuntutan utama terhadap guru masa kini adalah kemampuan untuk mencetak generasi yang memiliki Kecakapan Abad ke-21 atau yang sering disebut 4C: Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaboration. Guru harus menguasai serangkaian peran baru yang tidak dapat digantikan oleh teknologi:

Fasilitator dan Pembimbing Digital: Guru dituntut merancang pengalaman belajar kreatif menggunakan sumber digital untuk memecahkan masalah otentik dan mengembangkan literasi digital yang beretika.

Kreator dan Inovator Pembelajaran: Guru harus memilih model pembelajaran student-centered (seperti project-based learning atau blended learning) untuk merangsang keingintahuan intelektual.

Teladan Karakter dan Soft Skill: Guru harus menjadi role model dalam menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan kesadaran global, menciptakan atmosfer kelas yang memenuhi kebutuhan psikologis siswa.

Evaluator dan Pengembang Profesional: Penilaian fokus pada proses, karakter, dan keterampilan. Guru juga bertanggung jawab mengembangkan diri secara berkelanjutan agar up-to-date dengan inovasi pedagogi terbaru.

Tantangan bagi guru sangatlah besar, menuntut mereka untuk berpikir kritis, adaptif, dan mampu mengelola perubahan agar tetap relevan di era disrupsi ini.

Peringatan HGN menjadi momentum untuk mengingatkan publik bahwa martabat dan kesejahteraan guru adalah tanggung jawab bersama. Di tengah semangat Hari Guru, sangat penting untuk meneladani sosok KH. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, yang merupakan Guru Bangsa dan bapak pembaharuan Islam. Beliau dikenal sebagai guru yang memikirkan metode pendidikan secara serius dan revolusioner.

Kyai Dahlan menekankan pentingnya memadukan ilmu agama dengan ilmu pengetahuan modern. Tujuan pendidikan adalah membentuk manusia muslim yang berbudi pekerti luhur, luas pandangan, menguasai ilmu pengetahuan, serta cakap dalam beramal shaleh. Filosofi ini diimplementasikan dengan menggabungkan kurikulum pesantren dan sekolah umum ke dalam satu institusi.

Implementasi Metode Pembelajaran Aplikatif: Kisah Surat Al-Ma’un

Dahlan dikenal sebagai guru yang tidak menyukai metode hafalan kognitif tanpa pengamalan. Setelah mengajarkan Surat Al-Ma'un, beliau memerintahkan para murid untuk melakukan aksi sosial nyata, seperti membantu fakir miskin. Praktik ini menunjukkan filosofi pendidikan beliau yang menekankan bahwa:

Ilmu adalah Amal Pengetahuan harus diwujudkan dalam tindakan sosial yang memberi manfaat (amal shaleh). Pendidikan Berbasis Karakter: Pembentukan akhlak dan budi pekerti adalah inti, dan keteladanan guru menjadi kunci utama.

 Kyai Dahlan rela berkorban materiil demi mempertahankan sekolah yang didirikannya. Pesan beliau yang terkenal, “Dadiyo Kyai Sing Kamajuan, Ojo Kesel Anggonmu Nyambut Gawe Kanggo Muhammadiyah,” merefleksikan spirit tajdid (pembaharuan) yang tak pernah padam.

Kisah dan filosofi Kyai Ahmad Dahlan menjadi inspirasi abadi, mengingatkan bahwa hakikat mendidik adalah menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas ilmu, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, berakhlak mulia, dan siap memajukan peradaban bangsa.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Menjaga Amanah Kepemimpinan Muhammadiyah di Tengah Godaan Hedonisme Oleh: Faozan Amar, Wakil Ketua ....

Suara Muhammadiyah

22 May 2026

Wawasan

Islam Tidak Pernah Membenarkan KDRT Oleh: Donny Syofyan, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas And....

Suara Muhammadiyah

30 August 2024

Wawasan

Isra’ Mi’raj dan Shalat: Meneguhkan Iman, Mencerahkan Akhlak Penulis: Nur Ngazizah, Kor....

Suara Muhammadiyah

15 January 2026

Wawasan

Aterosklerosis Sebagai Bom Waktu Penulis: Dr. apt. Priyanto, M.Biomed, Dosen Fakultas Farmasi dan S....

Suara Muhammadiyah

6 February 2026

Wawasan

Ayat-Ayat Takdir yang Disalahpami Oleh: Donny Syofyan, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andal....

Suara Muhammadiyah

10 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah