Hadirkan Fasilitas Terbaik, PCM Kenjeran Revitalisasi Amal Usaha hingga Bangun Sport Center

Suara Muhammadiyah

28 September 2026

187
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran menggelar Kajian Ahad Pagi Sang Pencerah bertema “Nada, Cinta, dan Luka: Menghadirkan Allah di Setiap Detak” di Jalan Platuk No. 104, Surabaya, Ahad (27/9/2026). 
 
Momentum ini diwarnai dengan laporan capaian Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta peresmian dua fasilitas pendidikan baru bernilai total Rp 5,5 miliar.
 
​Kegiatan penuh khidmat dan kebersamaan yang dihadiri ribuan jamaah tersebut turut dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., beserta jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA).
 
​Dalam sambutannya, Ketua PCM Kenjeran Ali Fauzi, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas lompatan perkembangan lembaga yang dipimpinnya sejak berdiri pada tahun 1993. 
 
Saat ini, PCM Kenjeran mengelola AUM yang melayani masyarakat di berbagai sektor, diantaranya, Bidang Agama: Membawahi 10 masjid di 5 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) yang seluruhnya telah legal memiliki Izin Membangun Bangunan (IMB).
 
Bidang Sosial: Mengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dengan dua gedung asrama putra-putri (20 anak asuh) serta program santunan rutin untuk 23 lansia/jompo.
 
​Bidang Ekonomi & Kesehatan: Mengembangkan Bisnis Center Muhammadiyah dan Rumah Praktik Dokter Mandiri.
 
Bidang Pendidikan: ​Pengelolaan ‘Aisyiyah: 1 TPA, 3 Kelompok Bermain (KB), dan 3 TK dengan total 551 murid.
​Pengelolaan Majlis Dikdasmen: MI Muhammadiyah 25 (651 murid) dan SMP Muhammadiyah 15 Surabaya (760 murid).
 
​Ali Fauzi melaporkan penyelesaian dua sarana strategis pendukung pendidikan di lingkungan SMP Muhammadiyah 15 Surabaya, yakni:
 
​Gedung Baru SMPM 15 Surabaya: Dibangun selama 10 bulan (Desember 2025 – September 2026) dengan biaya sementara Rp 3,5 miliar. Gedung ini difungsikan sebagai ruang perpustakaan dan ruang belajar yang telah dilengkapi fasilitas lift.
 
​Muhammadiyah Sport Center: Pembangunan dilakukan secara bertahap sejak Oktober 2024 hingga September 2026 dengan estimasi biaya mencapai Rp 2 miliar. Fasilitas ini menjadi pusat olahraga pertama yang berdiri di lingkungan sekolah kawasan Surabaya Utara.
 
​Menariknya, seluruh pendanaan pembangunan dua fasilitas strategis tersebut murni bersumber dari dana swadaya, urunan AUM, warga Muhammadiyah, serta infak para pegawai.
 
​"Harapan kami, keberadaan fasilitas gedung baru berlift serta Sport Center ini—yang menjadi satu-satunya di Surabaya Utara—dapat menjadi momentum sejarah baru bagi kemajuan pendidikan Muhammadiyah. Semua ini terwujud atas pengorbanan serta keikhlasan para tokoh pendahulu," ujar Ali Fauzi.
 
Sementara itu, ​Mendikdasmen RI sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menyampaikan apresiasi tinggi atas kemandirian dan kerja keras seluruh elemen Muhammadiyah di Surabaya.
 
​Dengan jumlah siswa SMPM 15 yang telah mencapai 760 orang, Abdul Mu’ti mendorong agar pihak pengelola mulai memikirkan wacana perluasan lokasi atau pembebasan lahan baru untuk mengakomodasi pertumbuhan murid di masa depan. Menurutnya, capaian ini membuktikan filosofi khas di lingkungan warga persyarikatan.
 
​"Muhammadiyah gak usah dibantu, diseneni, pasti jadi—sebuah bentuk optimisme tinggi bahwa dengan kerja keras dan ketulusan, setiap ikhtiar untuk kemajuan umat pasti akan terwujud," tutur Prof. Mu'ti.
 
​Ia menambahkan, sekolah Muhammadiyah kini terbukti hadir sebagai institusi yang inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang, termasuk bagi siswa non-muslim.
 
​"Masuk Muhammadiyah ada dua kemungkinan; warga NU yang masuk Muhammadiyah makin yakin ke-NU-annya, atau menjadi Muhammadiyah karena merasakan langsung bagaimana Muhammadiyah bisa dipercaya dan menjadi mitra bagi semua," jelasnya.
 
​Mengakhiri arahannya, Abdul Mu'ti menekankan pentingnya kontribusi lembaga swasta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Perbedaan latar belakang organisasi, tegasnya, tidak boleh menjadi jurang pemisah melainkan harus disikapi secara dewasa dengan saling menghormati demi kemajuan bangsa dan negara. (Yuda)

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – MONACO atau Moehi National Competition merupakan sebuah acara....

Suara Muhammadiyah

5 July 2025

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) akan menj....

Suara Muhammadiyah

9 November 2023

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Para pelari mengikuti kegiatan Playon Bareng bersama Komunitas Kr....

Suara Muhammadiyah

22 July 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dalam resepsi Milad 111 tahun Muhammadiyah di Soreang, Kabupaten....

Suara Muhammadiyah

26 January 2024

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FI....

Suara Muhammadiyah

28 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah