Haedar Nashir Minta Pilkada 2024 Berjalan Transparan dan Saksama

Suara Muhammadiyah

22 July 2024

1471
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir pada Senin (22/7) menerima Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DIY bersama KPUD Bantul, Bawaslu, Panwas dan juga Pantarlih untuk melakukan proses pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.

Dalam kesempatan itu, Haedar mengimbau agar KPU beserta perangkatnya dari tingkat pusat hingga daerah untuk dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan asas luber jurdil dan bermartabat.

“Tugas ini merupakan amanat, bukan hanya amanat dari rakyat tapi juga amanat Tuhan dalam fungsi untuk menjalankan demokrasi yang merupakan bagian dari tugas kebangsaan,” tutur Haedar.

Haedar menambahkan, amanat yang diberikan harus dijalankan dengan transparan, good governance, terbuka, dan akurat. “Jika tugas yang dijalankan sudah sesuai, maka inshaallah kepercayaan masyarakat akan tinggi,” imbuh Haedar.

Bersamaan dengan itu, Haedar juga berpesan kepada kontestan Pilkada yang nantinya terdaftar secara resmi sebagai calon pimpinan daerah untuk sungguh-sungguh dan diniatkan untuk mengabdi pada rakyat dan mengurus daerah dengan sebaik-baiknya,  bukan untuk mencari kekuasaan atau jabatan semata.

Kalau hanya untuk mencari kekuasaan dan keuntungan materi di balik kekuasaan itu harus diluruskan niatnya. Karena nanti jika tidak tercapai niatnya, dapat memberi peluang dalam menyalahgunakan kekuasaan.

“Jadi saya percaya kepada calon pemimpin daerah untuk benar-benar diniati sebagai tugas kenegaraan. Para pendiri bangsa berjuang untuk Republik ini  dengan nyawa dan darah, sangat keliru jika calon pemimpin dari tingkat pusat hingga daerah itu niatnya untuk mecari kekuasaan dan materi. Setiap pemimpin daerah yang terpilih nantinya harus sudah selesai dengan dirinya, sebab jika tidak selesai dengan dirinya yang akan ditaruhkan adalah rakyat, dan sumber daya alam yang ada di daerahnya,” tegas Haedar. 

Terakhir, Haedar juga berpesan kepada warga masyarakat untuk menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya. “Kita harus belajar berdemokrasi dengan bertanggung jawab, sehingga diharapkan untuk tidak golput,” terang Haedar.

Dalam memilih calon pemimpin. Haedar mengimbau agar masyarakat jangan asal memilih, memilih harus dengan seksama dan jangan memilih karena ada faktor tertentu. “Pilih yang bisa memimpin di daerah itu, warga harus semakin cerdas dan bertanggung jawab dalam memilih, agar bangsa ini dapat naik tingkat menjadi bangsa yang maju,” tutup Haedar. (Adam/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 35 siswa anggota English Club SMA 3 Muhammadiyah Yogyakart....

Suara Muhammadiyah

20 April 2026

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah — Upaya menanamkan karakter Islami melalui seni ditunjukkan Sekol....

Suara Muhammadiyah

19 June 2026

Berita

TULANG BAWANG BARAT, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah ( Lazi....

Suara Muhammadiyah

10 April 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengumumkan Idul Fitri 1 Syawal 1....

Suara Muhammadiyah

6 April 2024

Berita

TANGERANG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kecamatan Solear, Kabupaten Tan....

Suara Muhammadiyah

10 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah