Semua Orang Punya Kesempatan Berwirausaha

Suara Muhammadiyah

13 November 2024

1613
Sarasehan UMKM. Foto: Cris

Sarasehan UMKM. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam sarasehan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Selasa (12/11) di Balai Kebon Ndalem Jogoyudan, Jetis, Kota Yogyakarta, Dewan Pakar Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata Pimpinan Pusat Muhammadiyah Herry Zudianto menyampaikan semua orang berkesempatan menjadi wirausaha (pengusaha) dengan pelbagai paradigma usaha yang dijalankan.

Menurut Herry, kuncinya terletak pada percaya diri. Ia menegaskan, percaya diri menjadi strategi utama untuk menjalankan usahanya. “Usaha-usaha besar yang dijalankan harus punya rasa percaya diri,” ujarnya.

Herry melihat, wirausaha kontemporer kurang percaya diri dan optimis di dalam menjalankan bisnisnya. Karena itu, Ia memberikan semangat kepada para wirausaha agar menghilangkan skeptis dan pesimis di dalam diri. “Kalau kita tidak begitu, mau kapan usaha kita akan tumbuh dan maju,” tegasnya.

Walikota Yogyakarta periode 2001-2011 itu mengungkapkan, selain percaya diri, di saat bersamaan juga perlu menampilkan kejujuran. Perangai utama yang mesti dijadikan parameter ketika menjalankan bisnisnya. 

“Ini fondasi utama kalau ingin menjadi seorang wirausaha. Kalau tidak jujur, yakin usahanya tidak akan berkembang dan maju,” bebernya.

Wakil Ketua PDM Kota Yogyakarta Muhammad Iqbal menuturkan di dalam memfasilitasi wirausaha menjalankan usaha (UMKM), PDM melakukan pendataan dan pemetaan terhadap para UMKM. Tak kalah pentingnya memberikan pelatihan secara kompehensif.

“Nah, itu nanti tergantung dengan kebutuhannya dari UMKM yang bersangkutan,” ungkapnya.

Melihat para UMKM ini datang dari perempuan, PDM dibawah LPUMKM bekerja sama dengan MEK PDA Aisyiyah. “Kerja sama ini sudah cukup lama. Bagaimana pun juga pembinaan itu memang diperlukan. Makanya, kedekatan dengan pemerintah itu sangat penting, sehingga menjadi pendukung dari UMKM,” jelasnya.

Namun begitu, Iqbal tidak menafikan tantangan yang dihadapi tidak mudah. Yakni produk dari luar dan daya beli. Meskipun begitu, Iqbal sangat optimis dengan UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal dan kunci dalam meningkatkan kemandirian ekonomi. 

“Kalau hitung-hitungan manajemen, UMKM tidak jalan. Tapi faktanya jalan. Artinya ada di luar teori yang menyebabkan UMKM masih bisa bertahan. Makanya saya sangat optimis,” ungkapnya. (Cris/Hafidz)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Institut Parahikma Indonesia (IPI) kini mengalami peralihan di ....

Suara Muhammadiyah

18 December 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menerima be....

Suara Muhammadiyah

16 November 2024

Berita

JAKARTA, Suar Muhammadiyah - Penanganan radikalisme di Indonesia dan Bangladesh melalui tindaka....

Suara Muhammadiyah

4 June 2024

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Gorontalo mulai memperkuat tata ....

Suara Muhammadiyah

23 September 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan....

Suara Muhammadiyah

28 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah