Semua Orang Punya Kesempatan Berwirausaha

Suara Muhammadiyah

13 November 2024

1491
Sarasehan UMKM. Foto: Cris

Sarasehan UMKM. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam sarasehan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Selasa (12/11) di Balai Kebon Ndalem Jogoyudan, Jetis, Kota Yogyakarta, Dewan Pakar Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata Pimpinan Pusat Muhammadiyah Herry Zudianto menyampaikan semua orang berkesempatan menjadi wirausaha (pengusaha) dengan pelbagai paradigma usaha yang dijalankan.

Menurut Herry, kuncinya terletak pada percaya diri. Ia menegaskan, percaya diri menjadi strategi utama untuk menjalankan usahanya. “Usaha-usaha besar yang dijalankan harus punya rasa percaya diri,” ujarnya.

Herry melihat, wirausaha kontemporer kurang percaya diri dan optimis di dalam menjalankan bisnisnya. Karena itu, Ia memberikan semangat kepada para wirausaha agar menghilangkan skeptis dan pesimis di dalam diri. “Kalau kita tidak begitu, mau kapan usaha kita akan tumbuh dan maju,” tegasnya.

Walikota Yogyakarta periode 2001-2011 itu mengungkapkan, selain percaya diri, di saat bersamaan juga perlu menampilkan kejujuran. Perangai utama yang mesti dijadikan parameter ketika menjalankan bisnisnya. 

“Ini fondasi utama kalau ingin menjadi seorang wirausaha. Kalau tidak jujur, yakin usahanya tidak akan berkembang dan maju,” bebernya.

Wakil Ketua PDM Kota Yogyakarta Muhammad Iqbal menuturkan di dalam memfasilitasi wirausaha menjalankan usaha (UMKM), PDM melakukan pendataan dan pemetaan terhadap para UMKM. Tak kalah pentingnya memberikan pelatihan secara kompehensif.

“Nah, itu nanti tergantung dengan kebutuhannya dari UMKM yang bersangkutan,” ungkapnya.

Melihat para UMKM ini datang dari perempuan, PDM dibawah LPUMKM bekerja sama dengan MEK PDA Aisyiyah. “Kerja sama ini sudah cukup lama. Bagaimana pun juga pembinaan itu memang diperlukan. Makanya, kedekatan dengan pemerintah itu sangat penting, sehingga menjadi pendukung dari UMKM,” jelasnya.

Namun begitu, Iqbal tidak menafikan tantangan yang dihadapi tidak mudah. Yakni produk dari luar dan daya beli. Meskipun begitu, Iqbal sangat optimis dengan UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal dan kunci dalam meningkatkan kemandirian ekonomi. 

“Kalau hitung-hitungan manajemen, UMKM tidak jalan. Tapi faktanya jalan. Artinya ada di luar teori yang menyebabkan UMKM masih bisa bertahan. Makanya saya sangat optimis,” ungkapnya. (Cris/Hafidz)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) bersama Muhammadiyah Disaster....

Suara Muhammadiyah

6 December 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Matematika paling sulit bukanlah kalkulus atau aljabar, melainkan bag....

Suara Muhammadiyah

19 September 2025

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Gorontalo menyelenggarakan acar....

Suara Muhammadiyah

16 September 2024

Berita

LEBAK, Suara Muhammadiyah – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah be....

Suara Muhammadiyah

8 March 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Salah satu tugas Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani ( ....

Suara Muhammadiyah

23 July 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah