Helmy Yahya Optimis Gen Z Bisa Jadi Garda Terdepan Kedermawanan Bangsa

Suara Muhammadiyah

21 January 2026

658
Helmy Yahya

Helmy Yahya

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kedermawanan tertinggi di dunia. Di tengah keberagaman generasi yang ada, Generasi Z (Gen Z) justru menunjukkan potensi besar sebagai motor utama gerakan kepedulian sosial di masa depan.

Hal tersebut disampaikan public figure Helmy Yahya saat menjadi pembicara dalam talkshow Kick Off Program Ramadan 1447 H Lazismu yang digelar di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Kamis (15/1).

Helmy menilai, kepedulian sosial Gen Z sangat terlihat dalam berbagai peristiwa kemanusiaan. Salah satu contohnya adalah keterlibatan aktif anak-anak muda sebagai relawan dalam proses pemulihan bencana di Sumatera. Bahkan, banyak di antara mereka yang rela mengabdikan waktu selama berbulan-bulan demi membantu masyarakat terdampak.

“Tinggal bagaimana potensi generasi muda ini lebih diarahkan. Mereka sebenarnya sudah rapi dalam berorganisasi dan memiliki pembukuan yang baik. Ini bisa menjadi kekuatan besar untuk mengamplifikasi gerakan kedermawanan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ia menyoroti masih adanya pandangan meremehkan terhadap Gen Z dari generasi sebelumnya. Padahal, menurutnya, Gen Z memiliki potensi luar biasa untuk berada di garda terdepan perubahan sosial.

Dari sisi ekonomi, meski saat ini daya finansial mereka belum besar, Helmy menyebut sejumlah penelitian memprediksi Gen Z akan menjadi generasi paling sejahtera pada 2030 atau 2035 karena penguasaan teknologi yang lebih unggul.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun ekosistem zakat yang berorientasi pada pemberdayaan. 

Menurut Helmy, penyaluran zakat tidak cukup hanya bersifat konsumtif, tetapi harus disertai edukasi dan bekal keterampilan agar penerima zakat dapat mandiri secara ekonomi.

Ia mengapresiasi langkah Muhammadiyah melalui Lazismu yang dinilai konsisten dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi, termasuk bagi difabel dan lansia.

“Saya senang sekali Muhammadiyah itu concern-nya di pendidikan sama di kesehatan. Nomor tiganya tuh perekonomian,” tutup Helmy. (soleh/diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Kunjungan Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) dibeberapa kawa....

Suara Muhammadiyah

28 August 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Australia Indonesia Muslim Exchange Program (AIMEP) adakan kunjungan d....

Suara Muhammadiyah

27 September 2023

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah PKU (UMPKU) Surakarta kembali melahir....

Suara Muhammadiyah

18 June 2026

Berita

 PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Senin, 29 Januari 2024 - Di tengah semangat untuk terus menge....

Suara Muhammadiyah

31 January 2024

Berita

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Kaliman....

Suara Muhammadiyah

15 September 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah