Helmy Yahya Optimis Gen Z Bisa Jadi Garda Terdepan Kedermawanan Bangsa

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
383
Helmy Yahya

Helmy Yahya

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kedermawanan tertinggi di dunia. Di tengah keberagaman generasi yang ada, Generasi Z (Gen Z) justru menunjukkan potensi besar sebagai motor utama gerakan kepedulian sosial di masa depan.

Hal tersebut disampaikan public figure Helmy Yahya saat menjadi pembicara dalam talkshow Kick Off Program Ramadan 1447 H Lazismu yang digelar di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Kamis (15/1).

Helmy menilai, kepedulian sosial Gen Z sangat terlihat dalam berbagai peristiwa kemanusiaan. Salah satu contohnya adalah keterlibatan aktif anak-anak muda sebagai relawan dalam proses pemulihan bencana di Sumatera. Bahkan, banyak di antara mereka yang rela mengabdikan waktu selama berbulan-bulan demi membantu masyarakat terdampak.

“Tinggal bagaimana potensi generasi muda ini lebih diarahkan. Mereka sebenarnya sudah rapi dalam berorganisasi dan memiliki pembukuan yang baik. Ini bisa menjadi kekuatan besar untuk mengamplifikasi gerakan kedermawanan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ia menyoroti masih adanya pandangan meremehkan terhadap Gen Z dari generasi sebelumnya. Padahal, menurutnya, Gen Z memiliki potensi luar biasa untuk berada di garda terdepan perubahan sosial.

Dari sisi ekonomi, meski saat ini daya finansial mereka belum besar, Helmy menyebut sejumlah penelitian memprediksi Gen Z akan menjadi generasi paling sejahtera pada 2030 atau 2035 karena penguasaan teknologi yang lebih unggul.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun ekosistem zakat yang berorientasi pada pemberdayaan. 

Menurut Helmy, penyaluran zakat tidak cukup hanya bersifat konsumtif, tetapi harus disertai edukasi dan bekal keterampilan agar penerima zakat dapat mandiri secara ekonomi.

Ia mengapresiasi langkah Muhammadiyah melalui Lazismu yang dinilai konsisten dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi, termasuk bagi difabel dan lansia.

“Saya senang sekali Muhammadiyah itu concern-nya di pendidikan sama di kesehatan. Nomor tiganya tuh perekonomian,” tutup Helmy. (soleh/diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pemilu 2024 di depan mata. Pada Rabu (14/2) mendatang, seluru....

Suara Muhammadiyah

12 February 2024

Berita

PADANGPANJANG, Suara Muhammadiyah - Dalam upaya penguatan pemahaman ilmu warisan bagi santri, Pondok....

Suara Muhammadiyah

12 January 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah -  Tim Pengabdian Masyarakat (PkM) Universitas 'Aisyiyah Surakart....

Suara Muhammadiyah

16 July 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menjalin ko....

Suara Muhammadiyah

5 April 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Kampus Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) menjadi saksi bis....

Suara Muhammadiyah

10 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah