Helmy Yahya Optimis Gen Z Bisa Jadi Garda Terdepan Kedermawanan Bangsa

Suara Muhammadiyah

21 January 2026

587
Helmy Yahya

Helmy Yahya

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kedermawanan tertinggi di dunia. Di tengah keberagaman generasi yang ada, Generasi Z (Gen Z) justru menunjukkan potensi besar sebagai motor utama gerakan kepedulian sosial di masa depan.

Hal tersebut disampaikan public figure Helmy Yahya saat menjadi pembicara dalam talkshow Kick Off Program Ramadan 1447 H Lazismu yang digelar di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Kamis (15/1).

Helmy menilai, kepedulian sosial Gen Z sangat terlihat dalam berbagai peristiwa kemanusiaan. Salah satu contohnya adalah keterlibatan aktif anak-anak muda sebagai relawan dalam proses pemulihan bencana di Sumatera. Bahkan, banyak di antara mereka yang rela mengabdikan waktu selama berbulan-bulan demi membantu masyarakat terdampak.

“Tinggal bagaimana potensi generasi muda ini lebih diarahkan. Mereka sebenarnya sudah rapi dalam berorganisasi dan memiliki pembukuan yang baik. Ini bisa menjadi kekuatan besar untuk mengamplifikasi gerakan kedermawanan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ia menyoroti masih adanya pandangan meremehkan terhadap Gen Z dari generasi sebelumnya. Padahal, menurutnya, Gen Z memiliki potensi luar biasa untuk berada di garda terdepan perubahan sosial.

Dari sisi ekonomi, meski saat ini daya finansial mereka belum besar, Helmy menyebut sejumlah penelitian memprediksi Gen Z akan menjadi generasi paling sejahtera pada 2030 atau 2035 karena penguasaan teknologi yang lebih unggul.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun ekosistem zakat yang berorientasi pada pemberdayaan. 

Menurut Helmy, penyaluran zakat tidak cukup hanya bersifat konsumtif, tetapi harus disertai edukasi dan bekal keterampilan agar penerima zakat dapat mandiri secara ekonomi.

Ia mengapresiasi langkah Muhammadiyah melalui Lazismu yang dinilai konsisten dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi, termasuk bagi difabel dan lansia.

“Saya senang sekali Muhammadiyah itu concern-nya di pendidikan sama di kesehatan. Nomor tiganya tuh perekonomian,” tutup Helmy. (soleh/diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Di tengah tantangan pendidikan tinggi yang kian kompleks, Universitas M....

Suara Muhammadiyah

16 October 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar menggelar Pela....

Suara Muhammadiyah

16 February 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pu....

Suara Muhammadiyah

6 March 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Atlet dari Pimpinan Cabang Tapak Suci Putera Muhammadiyah (PC TSPM) UM....

Suara Muhammadiyah

9 January 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Alimatul ....

Suara Muhammadiyah

21 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah