Huta Godang Bangkit, FAI UM-Tapsel Mengabdi untuk Pendidikan Pasca Bencana

Publish

3 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
156
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PADANGSIDIMPUAN, Suara Muhammadiyah - Pasca bencana yang melanda Desa Huta Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada 25 November 2025 silam, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan turut andil dalam upaya pemulihan masyarakat melalui aksi pengabdian pendidikan. Pengabdian untuk pendidikan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 2 Januari 2026. Aksi ini menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.

Dalam pengabdian dengan tajuk “kerja nyata, mengabdi untuk semesta” FAI UM-Tapsel bekerja sama dengan Konsorsium Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran Hewan (IKA FKH USK), (Aceh Climate Change Initiative, CRU Aceh, Awal Peduli, Paseban, Ecosystem Impact, AOPGI, FEVCI, PKSL USK, LyPi,) dan PDHI Sumut dalam pelaksanaan Sekolah Darurat. Kerja sama ini merupakan wujud kolaborasi lintas institusi yang menegaskan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam proses pemulihan pasca bencana, khususnya pada sektor pendidikan dan kemanusiaan.

Aksi tanggap darurat ini berlangsung selama 38 hari dengan fokus penyaluran bantuan sosial yang dilakukan oleh IKA FKH Universitas Syiah Kuala dan pemulihan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dilakukan oleh FAI UM-Tapsel. Para dosen dan relawan yang tergabung dalam pengabdian kepada masyarakat ini terus mendamping penyintas banjir agar pulih secara psikologi, khususnya anak-anak agar tetap mendapatkan kegiatan belajar dan bermain. Pendampingan yang dilakukan diharapkan dapat membantu proses pemulihan anak-anak dari trauma pasca bencana banjir.

Selain fokus pada pendidikan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak. Bantuan disalurkan oleh IKA FKH Universitas Syiah Kuala sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga Desa Huta Godang yang sedang berjuang memulihkan kondisi kehidupan mereka.

Dekan Fakultas Agama Islam (Dr. Darliana Sormin, M.A) menyampaikan bahwa kehadiran relawan pendidikan di tengah situasi darurat bukan hanya formalitas semata, tetapi sebagai upaya membangun kembali optimisme anak-anak dan masyarakat sekitar, sekaligus panggilan kemanusiaan untuk membangun solidaritas. 

Selanjutnya Lucky Wahyu selaku perwakilan dari Konsorsium IKA FKH USK, Aceh Climate Change Initiative, CRU Aceh, Awal Peduli, Paseban, Ecosystem Impact, AOPGI, FEVCI, PKSL USK, LyPi,) dan PDHI Sumut menyampaikan bahwa kehadiran kami adalah bentuk dorongan hati nurani, untuk kembali melihat gores senyum di bibir para penyintas banjir. Kemudian beliau mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh donatur yang telah rela memberikan bantuan untuk para penyintas dan mengucapkan motivasi semangat kepada masyarakat Huta Godang.

Masyarakat Desa Huta Godang menyambut hangat kehadiran FAI UM-Tapsel dan IKA FKH Universitas Syiah Kuala. Mereka berharap sinergi dan kepedulian seperti ini terus berlanjut, sehingga proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan, khususnya dalam menjamin masa depan pendidikan anak-anak di desa tersebut.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Oleh: Muhammad Nasri Dini, Kepala SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo, Wakil Ketua Majelis Tabligh PDM Suk....

Suara Muhammadiyah

20 February 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung terus berinovasi dalam str....

Suara Muhammadiyah

20 January 2025

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal ....

Suara Muhammadiyah

4 December 2024

Berita

KUNINGAN, Suara Muhammadiyah - Kegiatan ini merupakan rangkaian Kegiatan Aksi Bergizi Sehat Berkemaj....

Suara Muhammadiyah

8 November 2023

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Kalimantan Se....

Suara Muhammadiyah

2 May 2025