I’tikaf Ramadhan di Ciamis, PWM Jabar Soroti Isu Ekologis hingga Transformasi Universitas

Publish

7 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
311
Foto Istimewa

Foto Istimewa

 CIAMIS, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat kembali menggelar agenda rutin tahunan I’tikaf Ramadhan 1447 H.

Kali ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ciamis menjadi tuan rumah dengan memusatkan kegiatan di kampus STIKes Muhammadiyah Ciamis pada Sabtu-Ahad, 7-8 Maret 2026 (18-19 Ramadhan 1447 H).

​Kegiatan yang dikelola secara teknis oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) ini diikuti oleh 170 peserta dari berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah se-Jawa Barat.

Dalam sesi sambutan, Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis menyampaikan kabar gembira mengenai perkembangan amal usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa STIKes Muhammadiyah Ciamis akan segera bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Ciamis.

​Langkah besar ini dilakukan setelah melalui proses penggabungan (merger) bersama Akademi Bisnis Sirnaras.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ciamis, dr. Ridwan Rahman Saleh, memberikan penguatan terkait proses transformasi ini.

​"Kami berharap proses ini berjalan lancar sehingga Ciamis segera memiliki Universitas Muhammadiyah, menyusul jejak kesuksesan Universitas Muhammadiyah Bandung" ujar dr. Ridwan dalam sambutannya.

​Respon Terhadap Krisis Ekologis
​Puncak acara pembukaan diisi dengan pidato kunci dari Ketua PWM Jawa Barat, Prof. Ahmad Dahlan.

Beliau yang baru saja tiba dari Yogyakarta memberikan apresiasi tinggi kepada panitia lokal yang telah menyiapkan acara dengan sangat baik.

​Dalam pidatonya, Prof. Ahmad Dahlan membedah tema besar I’tikaf tahun ini: "Islam dan Kesadaran Ekologis dalam Perspektif Muhammadiyah Jawa Barat".

Beliau menekankan bahwa kesadaran lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari iman, terutama melihat kondisi Jawa Barat belakangan ini.

​"Isu ekologis sangat krusial bagi kita. Fenomena bencana alam yang kerap terjadi akhir-akhir ini akibat curah hujan tinggi dan cuaca yang tidak menentu harus direspons dengan kesadaran teologis dan aksi nyata oleh seluruh warga Muhammadiyah," tegasnya.

​Ketua MPKSDI PWM Jawa Barat, Ust. Dede Kurniawan, dalam laporannya mengingatkan bahwa agenda ini merupakan tradisi yang terjaga konsistensinya.

"I’tikaf Ramadhan ini telah rutin diselenggarakan oleh PWM Jawa Barat selama 40 tahun terakhir sebagai sarana penguatan pembinaan kader," tuturnya.

​Melalui momentum ini, Muhammadiyah Jawa Barat berharap para pimpinan tidak hanya kuat secara spiritual di dalam masjid, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu sosial dan lingkungan di tengah masyarakat


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Pada Ahad, 15 Desember 2024, di Ruang Kelas Gedung Fakultas Kedokter....

Suara Muhammadiyah

16 December 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Di balik tingginya antrian lansia di rumah sakit dan banyaknya obat yan....

Suara Muhammadiyah

28 April 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 803 siswa kelas satu hingga kelas enam Sekolah Prestasi....

Suara Muhammadiyah

18 July 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Peran organisasi kewartawanan semakin penting di tengah pesatnya perke....

Suara Muhammadiyah

12 December 2023

Berita

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-112, Lazismu P....

Suara Muhammadiyah

18 November 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah