I’tikaf Ramadhan di Ciamis, PWM Jabar Soroti Isu Ekologis hingga Transformasi Universitas

Suara Muhammadiyah

7 March 2026

590
Foto Istimewa

Foto Istimewa

 CIAMIS, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat kembali menggelar agenda rutin tahunan I’tikaf Ramadhan 1447 H.

Kali ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ciamis menjadi tuan rumah dengan memusatkan kegiatan di kampus STIKes Muhammadiyah Ciamis pada Sabtu-Ahad, 7-8 Maret 2026 (18-19 Ramadhan 1447 H).

​Kegiatan yang dikelola secara teknis oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) ini diikuti oleh 170 peserta dari berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah se-Jawa Barat.

Dalam sesi sambutan, Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis menyampaikan kabar gembira mengenai perkembangan amal usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa STIKes Muhammadiyah Ciamis akan segera bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Ciamis.

​Langkah besar ini dilakukan setelah melalui proses penggabungan (merger) bersama Akademi Bisnis Sirnaras.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ciamis, dr. Ridwan Rahman Saleh, memberikan penguatan terkait proses transformasi ini.

​"Kami berharap proses ini berjalan lancar sehingga Ciamis segera memiliki Universitas Muhammadiyah, menyusul jejak kesuksesan Universitas Muhammadiyah Bandung" ujar dr. Ridwan dalam sambutannya.

​Respon Terhadap Krisis Ekologis
​Puncak acara pembukaan diisi dengan pidato kunci dari Ketua PWM Jawa Barat, Prof. Ahmad Dahlan.

Beliau yang baru saja tiba dari Yogyakarta memberikan apresiasi tinggi kepada panitia lokal yang telah menyiapkan acara dengan sangat baik.

​Dalam pidatonya, Prof. Ahmad Dahlan membedah tema besar I’tikaf tahun ini: "Islam dan Kesadaran Ekologis dalam Perspektif Muhammadiyah Jawa Barat".

Beliau menekankan bahwa kesadaran lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari iman, terutama melihat kondisi Jawa Barat belakangan ini.

​"Isu ekologis sangat krusial bagi kita. Fenomena bencana alam yang kerap terjadi akhir-akhir ini akibat curah hujan tinggi dan cuaca yang tidak menentu harus direspons dengan kesadaran teologis dan aksi nyata oleh seluruh warga Muhammadiyah," tegasnya.

​Ketua MPKSDI PWM Jawa Barat, Ust. Dede Kurniawan, dalam laporannya mengingatkan bahwa agenda ini merupakan tradisi yang terjaga konsistensinya.

"I’tikaf Ramadhan ini telah rutin diselenggarakan oleh PWM Jawa Barat selama 40 tahun terakhir sebagai sarana penguatan pembinaan kader," tuturnya.

​Melalui momentum ini, Muhammadiyah Jawa Barat berharap para pimpinan tidak hanya kuat secara spiritual di dalam masjid, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu sosial dan lingkungan di tengah masyarakat


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Indonesia memiliki nama yang harum dalam gelaran olahraga unt....

Suara Muhammadiyah

27 October 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Progam studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung su....

Suara Muhammadiyah

21 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 432 murid baru SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Tahun ajaran ....

Suara Muhammadiyah

17 July 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Gema perayaan Milad Muhammadiyah ke-113 telah dimulai. Dalam balutan s....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar melalui Majelis Tabl....

Suara Muhammadiyah

15 June 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah