I’tikaf Ramadhan di Ciamis, PWM Jabar Soroti Isu Ekologis hingga Transformasi Universitas

Publish

7 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
360
Foto Istimewa

Foto Istimewa

 CIAMIS, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat kembali menggelar agenda rutin tahunan I’tikaf Ramadhan 1447 H.

Kali ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ciamis menjadi tuan rumah dengan memusatkan kegiatan di kampus STIKes Muhammadiyah Ciamis pada Sabtu-Ahad, 7-8 Maret 2026 (18-19 Ramadhan 1447 H).

​Kegiatan yang dikelola secara teknis oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) ini diikuti oleh 170 peserta dari berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah se-Jawa Barat.

Dalam sesi sambutan, Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis menyampaikan kabar gembira mengenai perkembangan amal usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa STIKes Muhammadiyah Ciamis akan segera bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Ciamis.

​Langkah besar ini dilakukan setelah melalui proses penggabungan (merger) bersama Akademi Bisnis Sirnaras.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ciamis, dr. Ridwan Rahman Saleh, memberikan penguatan terkait proses transformasi ini.

​"Kami berharap proses ini berjalan lancar sehingga Ciamis segera memiliki Universitas Muhammadiyah, menyusul jejak kesuksesan Universitas Muhammadiyah Bandung" ujar dr. Ridwan dalam sambutannya.

​Respon Terhadap Krisis Ekologis
​Puncak acara pembukaan diisi dengan pidato kunci dari Ketua PWM Jawa Barat, Prof. Ahmad Dahlan.

Beliau yang baru saja tiba dari Yogyakarta memberikan apresiasi tinggi kepada panitia lokal yang telah menyiapkan acara dengan sangat baik.

​Dalam pidatonya, Prof. Ahmad Dahlan membedah tema besar I’tikaf tahun ini: "Islam dan Kesadaran Ekologis dalam Perspektif Muhammadiyah Jawa Barat".

Beliau menekankan bahwa kesadaran lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari iman, terutama melihat kondisi Jawa Barat belakangan ini.

​"Isu ekologis sangat krusial bagi kita. Fenomena bencana alam yang kerap terjadi akhir-akhir ini akibat curah hujan tinggi dan cuaca yang tidak menentu harus direspons dengan kesadaran teologis dan aksi nyata oleh seluruh warga Muhammadiyah," tegasnya.

​Ketua MPKSDI PWM Jawa Barat, Ust. Dede Kurniawan, dalam laporannya mengingatkan bahwa agenda ini merupakan tradisi yang terjaga konsistensinya.

"I’tikaf Ramadhan ini telah rutin diselenggarakan oleh PWM Jawa Barat selama 40 tahun terakhir sebagai sarana penguatan pembinaan kader," tuturnya.

​Melalui momentum ini, Muhammadiyah Jawa Barat berharap para pimpinan tidak hanya kuat secara spiritual di dalam masjid, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu sosial dan lingkungan di tengah masyarakat


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Pembangunan pertanian pada era modern tidak lagi dapat dipahami hanya s....

Suara Muhammadiyah

12 May 2026

Berita

GOWA, Suara Muhammadiyah - Suara Muhammadiyah. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISI....

Suara Muhammadiyah

30 October 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah De....

Suara Muhammadiyah

12 January 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kepekaan dalam meneropong mas depan, Allahuyarham Kiai Haji A....

Suara Muhammadiyah

22 November 2025

Berita

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Sekitar 500 anak yang berasal dari 30 Taman Kanak-kanak di Kapanew....

Suara Muhammadiyah

20 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah