Internasionalisasi Pengabdian, UMY Latih Santri Tailan Selatan dalam Public Speaking Dakwah

Publish

2 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
286
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TAILAN, Suara Muhammadiyah - Upaya internasionalisasi pengabdian masyarakat terus diperluas oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Pada awal Februari 2026, UMY menggelar pelatihan retorika dakwah bagi santri di Sekolah Pharianwittaya, Tailan Selatan, yakni wilayah dengan komunitas Muslim sebagai kelompok minoritas.

Program yang berlangsung pada 9–12 Februari 2026 tersebut digagas melalui skema pengabdian masyarakat dan didanai Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) UMY. Kegiatan ini dipimpin oleh dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UMY, Dr. Imam Suprabowo, S.Sos.I., M.Pd.I., bersama tim yang beranggotakan Wulan Noviani dan Fikree.

Imam Suprabowo menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil para santri yang masih menghadapi tantangan dalam public speaking, mulai dari persoalan kepercayaan diri, penguasaan materi, hingga pemanfaatan bahasa tubuh saat berdakwah.

“Kami memulai dengan pre-test untuk memetakan kemampuan awal dan persepsi siswa terhadap praktik retorika dakwah. Setelah itu, materi difokuskan pada teknik komunikasi efektif dan penguatan metode 3V: verbal, vocal, dan visual,” jelasnya.

Dalam sesi pelatihan, para santri berlatih mengelola ekspresi, intonasi, aksentuasi, volume suara, serta penguasaan panggung melalui mimik wajah, gerak tangan, dan tatapan mata. Setiap peserta juga menjalani praktik individu untuk mengukur peningkatan kepercayaan diri dan efektivitas penyampaian pesan. Program ditutup dengan post-test serta wawancara evaluatif guna melihat dampak pembelajaran secara terukur.

Lebih dari sekadar pelatihan singkat, program ini dirancang berkelanjutan. Tim pengabdian melakukan pendampingan lanjutan bersama guru setempat untuk memonitor praktik dakwah para santri, khususnya selama Ramadan 2026. Skema tersebut diharapkan memastikan keterampilan yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, melainkan terimplementasi dalam aktivitas dakwah nyata.

Pihak sekolah menyambut baik kolaborasi ini. Perwakilan sekolah, Ustaz Fkree Tohlae, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi UMY dalam meningkatkan kapasitas komunikasi siswa. Ia berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan pendakwah muda yang lebih percaya diri dan adaptif di tengah dinamika masyarakat multikultural Tailan Selatan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) secara resmi menerju....

Suara Muhammadiyah

3 February 2026

Berita

MAROS, Suara Muhammadiyah - Memasuki bulan suci Ramadan, Lembaga Pengembangan Cabang – Ranting....

Suara Muhammadiyah

21 March 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, menghad....

Suara Muhammadiyah

25 October 2025

Berita

PINRANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pinrang Barat Kabupaten Pinrang yan....

Suara Muhammadiyah

8 April 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Setelah sekian lama vakum, untuk pertama kalinya pada Sabtu, (11/10/....

Suara Muhammadiyah

18 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah