Jalankan Amanah Wakaf, Muhammadiyah Jawa Barat Perkuat Kaderisasi Ulama

Suara Muhammadiyah

14 August 2026

249
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat dan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mengadakan serah terima wakaf bagi Pengembangan Pendidikan Ulama Muhammadiyah Jawa Barat (PUPM/PUTM) pada Kamis (13/08/2026).

Acara tersebut berlangsung di lantai satu kampus Universitas Muhammadiyah Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung.

Mudir Pendidikan Ulama Muhammadiyah Jawa Barat Cecep Taufikurohman menceritakan bahwa ikhtiar wakaf ini berawal dari keprihatinan almarhum Drs H Ahmad Yunus (muwakif) pada masa pandemi covid-19 pada 2020.

"Almarhum menyoroti betapa mudahnya Muhammadiyah mencetak ribuan insinyur dan dokter setiap tahun, tetapi masih kekurangan kader kepemimpinan ulama," ujar Buya Cecep, sapaan akrabnya, menceritakan latar belakang wasiat tersebut.

Ia melanjutkan bahwa sebelum wafat, almarhum telah menyiapkan map berisi rencana akta ikrar wakaf sebidang tanah yang kini dialihkan menjadi wakaf tunai atas kesepakatan keluarga.

"Dana hasil penjualan tanah tersebut kini dikelola sebagai wakaf tunai di rekening khusus Majelis Wakaf untuk dibelikan lahan baru yang lebih strategis guna mendukung kaderisasi ulama," tambahnya.

Pada kesempatan ini, mewakili keluarga besar almarhum, Isni Supriati menyampaikan kelegaannya karena dapat menunaikan amanah penting dari almarhum suaminya.

"Tiga hari sebelum masuk rumah sakit, almarhum berulang kali mengingatkan agar map titipan wakaf ini tidak dilupakan karena sangat penting bagi beliau," ungkap Isni dengan penuh haru.

Sementara itu, perwakilan Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM Jabar Mohammad Ramdan Widi Irfan mengapresiasi tata kelola wakaf tunai yang kini makin transparan dan sesuai dengan regulasi perbankan.

"Kepercayaan besar dari pihak wakif ini menjadi amanah bagi kami untuk terus mengoperasikan program wakaf strategis, baik di bidang pendidikan maupun dana abadi," jelasnya.

Dari sisi akademis, Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto menekankan bahwa program pembentukan kader ulama merupakan langkah yang sangat strategis bagi perguruan tinggi.

"Tantangan zaman yang dihadapi umat saat ini memerlukan kehadiran ulama yang mencerahkan serta mampu merespons perkembangan masa kini berdasarkan prinsip Al-Islam dan Kemuhammadiyahan," tutur Rektor.

Acara tersebut diakhiri dengan apresiasi tinggi dari Ketua PWM Jawa Barat Ahmad Dahlan atas komitmen luar biasa dari keluarga almarhum.

"Momen ini sangat mengharukan dan mencatatkan sejarah baru sebagai salah satu pencapaian klaster wakaf tunai terbesar di Jawa Barat," imbuhnya.*(FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Dr Abd Rakhim Nand....

Suara Muhammadiyah

17 August 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Penyesalan terbesar umat manusia apabila telah meninggalkan b....

Suara Muhammadiyah

7 March 2026

Berita

BATANGHARI, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Batanghari, ....

Suara Muhammadiyah

18 September 2024

Berita

 “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan d....

Suara Muhammadiyah

25 September 2023

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah m....

Suara Muhammadiyah

16 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah