Jalankan Amanah Wakaf, Muhammadiyah Jawa Barat Perkuat Kaderisasi Ulama

Suara Muhammadiyah

14 August 2026

316
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat dan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mengadakan serah terima wakaf bagi Pengembangan Pendidikan Ulama Muhammadiyah Jawa Barat (PUPM/PUTM) pada Kamis (13/08/2026).

Acara tersebut berlangsung di lantai satu kampus Universitas Muhammadiyah Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung.

Mudir Pendidikan Ulama Muhammadiyah Jawa Barat Cecep Taufikurohman menceritakan bahwa ikhtiar wakaf ini berawal dari keprihatinan almarhum Drs H Ahmad Yunus (muwakif) pada masa pandemi covid-19 pada 2020.

"Almarhum menyoroti betapa mudahnya Muhammadiyah mencetak ribuan insinyur dan dokter setiap tahun, tetapi masih kekurangan kader kepemimpinan ulama," ujar Buya Cecep, sapaan akrabnya, menceritakan latar belakang wasiat tersebut.

Ia melanjutkan bahwa sebelum wafat, almarhum telah menyiapkan map berisi rencana akta ikrar wakaf sebidang tanah yang kini dialihkan menjadi wakaf tunai atas kesepakatan keluarga.

"Dana hasil penjualan tanah tersebut kini dikelola sebagai wakaf tunai di rekening khusus Majelis Wakaf untuk dibelikan lahan baru yang lebih strategis guna mendukung kaderisasi ulama," tambahnya.

Pada kesempatan ini, mewakili keluarga besar almarhum, Isni Supriati menyampaikan kelegaannya karena dapat menunaikan amanah penting dari almarhum suaminya.

"Tiga hari sebelum masuk rumah sakit, almarhum berulang kali mengingatkan agar map titipan wakaf ini tidak dilupakan karena sangat penting bagi beliau," ungkap Isni dengan penuh haru.

Sementara itu, perwakilan Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM Jabar Mohammad Ramdan Widi Irfan mengapresiasi tata kelola wakaf tunai yang kini makin transparan dan sesuai dengan regulasi perbankan.

"Kepercayaan besar dari pihak wakif ini menjadi amanah bagi kami untuk terus mengoperasikan program wakaf strategis, baik di bidang pendidikan maupun dana abadi," jelasnya.

Dari sisi akademis, Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto menekankan bahwa program pembentukan kader ulama merupakan langkah yang sangat strategis bagi perguruan tinggi.

"Tantangan zaman yang dihadapi umat saat ini memerlukan kehadiran ulama yang mencerahkan serta mampu merespons perkembangan masa kini berdasarkan prinsip Al-Islam dan Kemuhammadiyahan," tutur Rektor.

Acara tersebut diakhiri dengan apresiasi tinggi dari Ketua PWM Jawa Barat Ahmad Dahlan atas komitmen luar biasa dari keluarga almarhum.

"Momen ini sangat mengharukan dan mencatatkan sejarah baru sebagai salah satu pencapaian klaster wakaf tunai terbesar di Jawa Barat," imbuhnya.*(FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Haflah Takharuj k....

Suara Muhammadiyah

2 June 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Pusat Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

24 December 2025

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah – Ribuan warga ‘Aisyiyah memadati Lapangan drh. Soepardi, K....

Suara Muhammadiyah

20 April 2026

Berita

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) memperkuat kolaborasi dengan PT. Pertamina (Perser....

Suara Muhammadiyah

4 August 2026

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun meresmikan Lembaga Bantu....

Suara Muhammadiyah

9 September 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah