Jelang Ramadhan Penutupan Putaran Pengajian Ahad Pagi PCM Pekajangan
Berlangsung Spektakuler dan Antusias Bersama Prof. Masrukhi
PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Menutup putaran terakhir dari 16 ranting di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan, PCM Pekajangan menggelar Pengajian Ahad Pagi yang dilaksanakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pekajangan Barat 3. Kegiatan ini diselenggarakan di SD Muhammadiyah 1 Pekajangan dengan dihadiri 2.500 jamaah warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Pekajangan dan sekitarnya bersama Prof. Dr. KH. Masrukhi, M.Pd., dengan tema “Ramadhan sebagai Pembentukan Pribadi Muslim Berakhlakul Karimah dan Berkemajuan”, Ahad (1/2/2026).
Pengajian tersebut turut dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kabupaten Pekalongan, H. Shofwan Sumadi DPRD Provinsi Jawa Tengah) dan Ahmad Muzaki, SM (DPRD Kabupaten Pekalongan). Acara diawali dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh tim hadroh SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan, dilanjutkan tilawah Al-Qur’an oleh Ustadz Murokip, yang menambah kekhidmatan suasana pengajian.
Ketua PRM Pekajangan Barat 3, Nuhwan Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya SD Muhammadiyah 1 Pekajangan selaku tuan rumah sekaligus penyedia doorprize, RSI Pekajangan, Lazismu Pekajangan, serta para donatur yang telah berpartisipasi.
H. Abdul Shomad, S.E., selaku Ketua PCM Pekajangan menyampaikan bahwa pengajian kali ini berlangsung sangat meriah karena menjadi penutup putaran akhir Pengajian Ahad Pagi dengan jumlah jamaah mencapai sekitar 2.500 orang pada gelombang pertama.
“Dari kehadiran sekitar 600 hingga 2.500-an jamaah selama kurang lebih 1,5 tahun, kita patut bersyukur kegiatan ini semakin disemarakkan. Terima kasih kepada cabang dan ranting lain yang telah hadir menyemarakkan kegiatan ini sekaligus merekatkan tali silaturahmi,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, H. Abdul Shomad juga menawarkan kepada jamaah apakah kegiatan Pengajian Ahad Pagi akan dilanjutkan kembali setelah Idulfitri. Tawaran tersebut disambut antusias oleh jamaah dengan seruan, “Lanjut.”
Sementara itu Ketua PDM Kabupaten Pekalongan, Drs. KH. Mulyono Kastari, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan madrasah tanpa kelas, sertifikat, maupun ijazah, serta sebagai tamu agung yang harus disambut dengan suasana hati yang lapang.
“Ramadhan seharusnya menghasilkan pencerahan, pengendalian emosi, empati kepada sesama, serta penguatan ibadah kita,” ujarnya. Pada kesempatan itu pula, PDM Kabupaten Pekalongan memberikan apresiasi kepada PCM Pekajangan atas upayanya dalam merawat dan menjaga semangat Muhammadiyah.
Mengawali tausiyahnya, Prof. Dr. KH. Masrukhi, M.Pd., yang juga Wakil Ketua PWM Jawa Tengah dan Rektor UNIMUS, mengajak seluruh jamaah untuk bersholawat bersama. Beliau menyampaikan bahwa bulan Rajab merupakan bulan yang mulia, sedangkan Syaban menjadi momentum persiapan menyongsong bulan Ramadhan. Disebutkan pula bahwa ayat perintah puasa Ramadhan turun pada 10 Syaban tahun ke-2 Hijriah, dan pada tanggal 15 Syaban ditetapkan perintah pengalihan arah kiblat ke Masjidil Haram.
Beliau juga menjelaskan bahwa kehidupan Nabi Muhammad SAW, baik di Makkah maupun Madinah, penuh dengan perjuangan. Pada awalnya, puasa dilaksanakan selama tiga hari, yaitu tanggal 13, 14, dan 15, yang dikenal sebagai ayyamul bidh (hari-hari putih), sebagaimana sejarah puasa dalam ajaran Islam yang juga pernah dijalankan oleh nabi sebelum Rasulullah SAW dan akhirnya menjadi puasa sunnah ayyamul bidh.
Mengutip perkataan Ibnu Athaillah as-Sakandari, Prof. Masrukhi menyampaikan bahwa kesadaran ilahiyah harus senantiasa tertanam dalam diri setiap muslim, karena kehidupan manusia sepenuhnya berjalan atas rahmat dan rida Allah SWT.
“Sepanjang bulan Ramadhan, jangan sampai kita lepas dari dzikir sebagai bentuk pengejawantahan dalam menghadirkan Allah SWT dalam setiap aktivitas,” pungkasnya.
Acara Pengajian Ahad Pagi ditutup dengan pembagian doorprize kepada para jamaah, dengan hadiah utama berupa kulkas, mesin cuci, sepeda gunung, serta berbagai hadiah menarik lainnya. (Shofani/MPI PCM Pekajangan)

