PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Rumah sakit Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangkaian semarak Ramadhan berbagi dengan sesama yang di kemas dalam program kado Ramadhan, Selasa, 3 Maret 2026.
Kegiatan bakti sosial ini bekerja sama dengan Kantor Layanan Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (KL LAZISMU) RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya. Pembagian bakti sosial difokuskan di sekitar lingkungan rumah sakit, Marbot masjid Muhammdiyah se-kota Palangka Raya, tukar parkir serta pedagang asongan, kado Ramadhan yang berisi beras 5 kg, minyak goreng 900 ml, gula 1 kg, teh celup 1 kotak, mie instan 2 pcs.
KL LAZISMU RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya, Muhammad Hifzi Maula, menyampaikan tujuan kegiatan bakti sosial ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan khususnya yang berada di lingkungan rumah sakit serta menyambut semarak Ramadhan yang penuh dengan keberkahan.
"Kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, RS Islam PKU Muhammmadiyah Palangka Raya masih diminati dan dipercaya masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan. Selain itu, dapat memberikan contoh konkret untuk menumbuhkan rasa peduli, berbagi, dan bersedekah kepada sesama," terangnya.
Bakti sosial dimulai dengan pembelian dan pengemasan oleh koperasi Mafaza rumah sakit, dua hari sebelum hari pelaksanaan. Selanjutnya, panitia semarak Ramadhan mendata orang – orang yang menerima kado Ramadhan tersebut.
Salah satu warga penerima kado Ramadhan, lusiana, merasa bersyukur dan berterima kasih atas pemberian kado Ramadhan ini. "Bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami, seperti mendapatkan durian runtuh di tengah harga Ramadhan yang semakin tinggi. Saya doakan semoga kegiatan seperti ini rutin berjalan dan RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya selalu jaya," ucapnya.
Senada dengan Direktur Keuangan, Umum, Ke-Muhammadiyahan Drs. Mulyono, M.Pd., menjelaskan, semangat semangat berbagi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah terutama Amal Usaha Muhammadiyah Kesehatan (AUM-Kes) harus hadir memberi banyak manfaat terutama sosial dan keagamaan yang diterapkan dalam praktik nyata dalam kehidupan.
“Keberlanjutan program semacam ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk berpartisipasi dalam upaya meningkatkan rasa kebersamaan terutama bagi yang membutuhkan,” ucapnya. (mf)

