PACITAN, Suara Muhammadiyah — Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Pacitan menyebabkan kebutuhan air bersih terus meningkat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan mencatat hingga awal Oktober 2026 terdapat 73 desa yang mengajukan bantuan distribusi air bersih.
“Mulai Oktober ini, kita sudah bertambah dibanding bulan kemarin. Jadi, desa yang belum kita dropping itu ada 73 desa, walaupun dalam satu desa itu tidak semua dusun,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pacitan Erwin Andriatmoko, Senin (5/10).
BPBD Pacitan mencatat sebanyak 21.112 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 246 dusun berada dalam kondisi darurat air bersih. Data tersebut menjadi salah satu dasar BPBD dalam menentukan kebutuhan dan prioritas distribusi air ke wilayah terdampak.
“Jumlah jiwa yang ada, dikalikan dengan jumlah literisasi, nanti ketemu pengirimannya berapa hari sekali. Ada yang sehari sekali atau dua hari sekali,” tuturnya.
Ketua Lazismu Pacitan Agus Hadi Prabowo mengatakan penyaluran air bersih menjadi bentuk kepedulian lembaganya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Pada Selasa (6/10), Lazismu menyalurkan bantuan ke Dusun Bedali, Desa Gedompol, dan Dusun Klumpit, Desa Sekar, Kecamatan Donorojo.
“Penyaluran bantuan air bersih pada hari ini merupakan wujud komitmen Lazismu Pacitan dalam merespons krisis air akibat kekeringan yang melanda,” ujar Agus.
Agus berharap bantuan tersebut dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mengurangi beban masyarakat selama menghadapi keterbatasan air. Ia juga mengapresiasi para donatur yang telah mempercayakan dana infak melalui Lazismu.
“Kami berharap distribusi bantuan infaq air bersih ini dapat meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan harian mereka. Terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan infaqnya melalui Lazismu untuk menyapa saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.
Bantuan yang disalurkan ke Dusun Klumpit mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Sekar. Kaur Kesra Desa Sekar, Widi, menyampaikan terima kasih kepada Lazismu Pacitan yang telah membantu warga di tengah kesulitan mendapatkan air bersih.
“Kami mewakili pemerintah desa dan warga Dusun Klumpit, Desa Sekar, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lazismu Pacitan atas kepedulian dan bantuan air bersih yang telah didistribusikan hari ini,” ungkap Widi.
Lazismu Pacitan menyatakan akan terus membuka penghimpunan infak kemanusiaan untuk mendukung penanganan dampak kekeringan sesuai kemampuan lembaga. Donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) 7788812137 atas nama Lazismu Pacitan, dengan konfirmasi melalui layanan Lazismu Pacitan. (Ahyar)

