Keluarga Menjadi Benteng Utama bagi Kehidupan Bangsa dan Negara

Suara Muhammadiyah

26 June 2026

224
Foto Istimewa

Foto Istimewa

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah – Keluarga memiliki peran strategis sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat, bangsa, dan negara. Oleh karena itu, penguatan ketahanan keluarga melalui pendidikan dan perkaderan menjadi kebutuhan penting dalam menciptakan generasi yang berkarakter dan berkemajuan.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PP Muhammadiyah, Dr. M. Sholihin Fanani, M.PSDM, saat membuka kegiatan Latihan Instruktur II (LINA II) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) SAMARA Course yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur di Balai Diklat Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML), 26–28 Juni 2026.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang berasal dari Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) se-Jawa Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kader dalam membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dalam sambutannya, Dr. Sholihin Fanani menegaskan bahwa perkaderan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari gerakan Muhammadiyah. Perkaderan formal, nonformal, informal, maupun fungsional memiliki peran penting dalam meningkatkan wawasan organisasi, memperkokoh ideologi, menumbuhkan kreativitas, serta memperluas kolaborasi antarkader.

"Ikutilah proses perkaderan ini dengan sungguh-sungguh dan penuh kegembiraan karena menjadi bekal penting dalam menjalankan peran di tengah masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan SAMARA Course memiliki nilai strategis, khususnya bagi kader Nasyiatul Aisyiyah yang sedang mempersiapkan diri menjadi ibu maupun yang telah menjalankan peran sebagai ibu muda. Seorang ibu merupakan madrasah pertama bagi anak sehingga memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter generasi penerus.

"Keluarga merupakan benteng utama bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Apabila keluarga tumbuh dengan baik, masyarakat akan menjadi baik. Jika masyarakat baik, bangsa dan negara pun akan menjadi kuat," jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa secara teoritis perilaku manusia dipengaruhi oleh tiga lingkungan utama, yaitu keluarga, sekolah, dan lingkungan pergaulan. Keluarga memberikan pengaruh paling besar, yakni sekitar 60 persen, sedangkan sekolah dan lingkungan pergaulan masing-masing berkontribusi sekitar 20 persen.

Besarnya pengaruh keluarga menunjukkan bahwa pendidikan dalam keluarga menjadi faktor utama dalam membentuk karakter anak. Karena itu, pendidikan keluarga melalui program SAMARA dinilai sangat relevan dalam menjawab tantangan kehidupan sosial saat ini.

Dr. Sholihin menambahkan bahwa hingga kini belum terdapat pendidikan formal yang secara khusus mempersiapkan seseorang menjadi pasangan suami istri maupun orang tua. Kehadiran SAMARA Course menjadi langkah nyata untuk membekali kader dengan pengetahuan dan keterampilan membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengutip sabda Rasulullah SAW mengenai empat kunci kebahagiaan rumah tangga, yaitu memiliki istri yang salehah, anak-anak yang saleh dan berakhlak mulia, teman yang berilmu dan gemar menghadiri majelis ilmu, serta sumber rezeki yang dekat dengan tempat tinggal.

 Dr. Sholihin Fanani menyampaikan apresiasi kepada PWNA Jawa Timur atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian LINA II dan Bimtek SAMARA Course dapat berlangsung lancar serta memberikan manfaat nyata bagi penguatan ketahanan keluarga dan kaderisasi Muhammadiyah di Jawa Timur.(Hendra Apriyadi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Dosen PBSI FKIP UHAMKA Giatkan Pelatihan di di SMP Muhammadiyah 1 Kota Tegal  TEGAL, Suara Muh....

Suara Muhammadiyah

24 December 2024

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Tim Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Badan ....

Suara Muhammadiyah

2 October 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Bulan Ramadhan menjadi sangat mulia karena di dalamnya diturunka....

Suara Muhammadiyah

17 March 2025

Berita

KUANSING, Suara Muhammadiyah – Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan Kuantan Singingi kembali mengg....

Suara Muhammadiyah

29 September 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Ratusan murid baru menandatangani ikrar bersama berkarakter santun, se....

Suara Muhammadiyah

27 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah