YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mesti menyerap esensi dari semboyan dan cita-cita yang melekat. Yaitu Anggun dalam moral, unggul dalam intelektual.
Semboyan ini, kata Muhammad Ikhwan Ahada, seyogianya harus terus menjadi kompas moral bagi para kader IMM.
“Termasuk, alumni yang kini berdiaspora di berbagai sektor strategis hingga kemanusiaan global,” kata Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY tersebut.
Ikhwan menyamapikan itu saat Musywil Forum Keluarga (Fokal) Alumni IMM DIY di Burza Hotel Yogyakarta, Ahad (28/6).
Seturut dengan itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Irwan Akib sangat bangga dengan kesuksesan para kader IMM di pelbagai daerah.
“Yang kini menempati berbagai kursi strategis, seperti komisioner KPU, Bawaslu, Kompolnas, hingga jajaran kementerian,” tuturnya.
Bersamaan dengan itu, Irwan juga mengingatkan ujian terberat dari jabatan yang diemban menjalankan tugas tersebut adalah ujian moral. “Bukan pada teknis pekerjaan,” ucapnya.
Di sebut Irwan, hulu dari segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) adalah ketidakmampuan seorang pejabat dalam membatasi konflik kepentingan (conflict of interest).
"Kepada seluruh kader, singkirkan kepentingan pribadi atau golongan. Selalu utamakan kepentingan umum dan bangsa di atas segalanya," pesan Irwan.
Ia berpesan kepada Fokal IMM DIY untuk terus hadir dalam berkiprah dalam merawat keberagaman serta menjaga keutuhan bangsa.
“Bagi saya, ini sangat penting dilakukan di era sekarang,” bebernya.
Sementara, Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abidin Fikri menekankan bahwa Pancasila dan UUD 1945 tidak boleh hanya dilihat sebatas idealitas atau rule of law (aturan hukum) semata.
"Pancasila harus membumi menjadi rule of ethics (sumber etika) dan diwujudkan menjadi realitas dalam tata kelola negara," tegas Abidin.
Melalui acara ini, diharapkan tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga momentum memperkuat komitmen kebangsaan para alumni IMM, sehingga mampu melahirkan pemimpin bangsa yang cerdas, berintegritas dalam mengemban amanah di berbagai bidang. (Cris)

